MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 23 September 2019 08:47
Tantangan Jadi Daya Tarik

Dari Pameran Besar Seni Rupa di BIGmall

SENI RUPA: Ruji Rahayu dan lukisannya. (SELA)

PROKAL.CO,  Mengayuh Harapan menggantung di tembok Pameran Besar Seni Rupa di BIGmall, Samarinda. Karya tersebut mengantar pelukisnya, Ruji Rahayu bertemu teman lama.

 

PERBINCANGAN melepas rindu tidak terasa panjang. Senyuman merekah dan pelukan hangat pun terjadi. Walaupun lahir dari keluarga seniman, sempat ada keraguan dalam hati Ruji Rahayu akan kemampuannya.

Dulu, masa kecilnya penuh dengan kesulitan. Menjual karya lukisnya pada teman sebaya adalah hal yang biasa. Berawal dari pujian. “Wah gambarmu bagus, katanya,” cerita perempuan itu.

Karena kendala sekolah yang berat, hasil jualannya buat bayar SPP sekolah. Ruji bertekad untuk melanjutkan sekolah. Hingga akhirnya menjadi sarjana seni lulusan Institut Seni Indonesia di Jogjakarta.

Sejak lulus, dia langsung bekerja di Galeri Seni Rupa Jogjakarta. Walaupun jarang mengikuti kompetisi, dia aktif menenggerkan karya-karyanya di pameran. Baik di Bali, Pulau Jawa, maupun Kalimantan.

“Tahun 2009, semenjak pindah ke Pontianak. Jujur memang sedikit kesulitan untuk mengembangkan pribadi saya sebagai perupa,” ungkapnya.

Karena hal tersebut, akhirnya dia memutuskan istirahat selama dua tahun. Tak lama setelah itu, dia mendapatkan kabar akan ada pameran besar koleksi museum. Ruji ditunjuk untuk mengoordinasikan para perupa Kalbar. Dari sanalah, Ruji kembali aktif di dunia seni.

“Di Pontianak memang banyak para seniman pertunjukan, baik itu tari dan teater. Galeri seni rupanya tidak ada,” lanjutnya.

Ruji Rahayu merupakan kelahiran Tulungagung, 27 Agustus 1977. Dia adalah ibu dua anak. Saat proses pembuatan karya Mengayuh Harapan perihal waktu adalah kesulitannya. Sebab, si Sulung dan Bungsu masih membutuhkan perhatiannya.

Sedangkan dalam pembuatan karya hanya diberi batas satu bulan. “Kebanyakan para perupa di sini seumuran saya, yang berasal dari Pontianak ada sekitar 16 orang termasuk saya,” kata Ruji.

Menurut dia, pemilihan karya juga melalui proses seleksi. Kayuh Berimbai adalah temanya. Karena itu, dia memutuskan untuk membuat Mengayuh Harapan dengan objek berupa perahu dari atas.

Ruji menggunakan cat acrylic di atas kanvas. Juga, kulit kayu kapuak sebagai perahu. “Memang dari dulu, saya suka melukis yang ada teksturnya,” jelas dia. Penuh kesabaran dan ketelitian. “Saya gunting perlahan hingga jadi perahu, lalu kayuhnya juga satu demi satu dibuat dari bahan yang sama,” lanjutnya.

Lukisan tersebut secara simbolis menggambarkan perjuangan manusia dalam mengarungi bahtera hidup. Perahu-perahu tersebut mengarah pada satu titik temu para individu dan kelompok. Karena dalam mengarungi kehidupan gelombang rintangan akan terus datang. (*/yui/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers