MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 10:49
Pedagang Sex Toys Ditangkap, Padahal Lagi Laris-larisnya Dibeli Pria dan Perempuan Paruh Baya
Tersangka dengan barang bukti sex toy diamankan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Melakoni pekerjaan sebagai pedagang sex toys alias alat bantu pemuas hasrat, juga obat kuat, Wibisono (40), warga Jalan Prapatan Dalam, Prapatan, Balikpapan Kota diamankan Satuan Reskrim Polres Balikpapan. “Baru empat bulan jualan,” katanya, Kamis (19/9).

Wibi mengaku dirinya tak kesulitan mendapatkan pasokan. Banyak distributor alat bantu seks yang memasang lapak di internet. Beragam merek dengan bermacam alat untuk keperluan memuaskan hasrat baik pria maupun wanita. “Beli melalui internet,” ujarnya. 

Dalam sebulan, dia menyebut mengantongi untung dua kali lipat dari modal. Terakhir sebelum ditangkap, dia menerima pendapatan bersih Rp 5 juta. Tak hanya dari alat, dirinya juga menerima pesanan untuk obat kuat yang kebanyakan berasal dari Tiongkok. “Pengirimannya lewat ekspedisi,” ucapnya. 

Untuk memudahkan penjualan, dirinya membuat laman penjualan alat bantu seks, dan tak jarang mengunggahnya ke media sosial. Harganya dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Di mana salah satu tujuan pemasarannya adalah remaja dan orang tua. “Tapi yang beli kebanyakan paruh baya. Ya laki-laki dan perempuan,” ungkapnya. 

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta melalui Wakapolres Kompol Andre Anas menyebut, Wibisono ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap pada Rabu (18/9) lalu. Setelah tim siber melakukan patroli di dunia maya mendapati adanya dugaan penjualan alat dan obat tanpa izin.

 “Muatan penjualan terindikasi memuat dan melanggar kesusilaan. Dan berpotensi diakses oleh anak di bawah umur khususnya remaja,” ucap Andre. 

Untuk itu, penyidik mengenakan Pasal 45 junto Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain itu, karena tak memiliki izin, pihaknya juga menjerat tersangka dengan Pasal 106 Undang-Undang Nomor 07 Tahun 2014 tentang perdagangan dan atau Pasal 533 ayat 3 KUHP. 

“Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan atau denda Rp 1 miliar. Tersangka juga akan kami jerat dengan undang-undang kesehatan karena menjual produk tanpa izin dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).,” sambungnya. (rdh/ms/k18)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 13:32

Idola Publik Tak Masuk List Menteri

JAKARTA – Audisi Menteri yang dilakukan Presiden Joko Widodo dua…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:43

Ini Dia 34 Menteri Kabinet Indonesia Maju, Jokowi Tegaskan 6 Pesan buat Menterinya

Akhirnya Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin mengumumkan nama-nama menteri…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:26

Pipa Pertamina Terbakar Imbas Proyek Kereta Cepat, 1 Pekerja asal China Tewas

CIMAHI – Pipa minyak milik Pertamina terbakar hebat, yang terjadi…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:24

Se Indonesia, Segini Nih Luas Lahan yang Terbakar saat Karhutla Lalu

JAKARTA  -- Luas lahan terbakar dalam bencana Karhutla di seluruh…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:22

Anggaran Pesantren Harus Sama dengan Pendidikan Umum

JAKARTA– Undang-Undang Pesantren sudah disahkan. Sekarang tinggal menunggu pelaksanaan dari…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:10

Imbas OTT KPK, Proyek Tahun Jamak Diminta Diaudit

BALIKPAPAN–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diminta mengaudit proyek-proyek…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:45

Pengusaha Ngaku Sulit Ikuti Kenaikan UMP

Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) telah disahkan sebesar 8,51 persen.…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:42

Ternyata Setelah Politik, Inilah Hoax yang Paling Banyak

JAKARTA– Isu kesehatan kerap jadi “gorengan” penyebaran hoax. Entah soal…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:39
Skema Pengelolaan Bandara Terkait IKN di Kaltim

Balikpapan Fokus Rute Internasional, Samarinda Domestik

BALIKPAPAN–Konektivitas transportasi udara di Kaltim jadi prioritas pemerintah pusat. Imbas…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:38

Prabowo Jadi Menteri Pertahanan, PDIP Bilang Tak Ganggu Koalisi

JAKARTA - Partai Gerindra akhirnya masuk ke koalisi pemerintah. Sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*