MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 19 September 2019 13:14
Kasus Kebakaran Terus Meningkat

Antisipasi lewat Kampung Cegah Dini

TANGANI: Salah satu staf Damkar Samarinda sedang mempraktikkan cara memadamkan api di Kantor Kecamatan Samarinda Ilir, Jalan Kehewanan, Rabu (18/9). FAREZZA AFIA/LJKP

PROKAL.CO, SAMARINDA–Kasus kebakaran kerap menjadi momok bagi masyarakat. Penyebabnya dari arus pendek listrik dan tabung gas. Sebanyak 400 kasus kebakaran telah terjadi sejak awal tahun hingga Agustus. Kebakaran tersebut didominasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Akan tetapi yang tidak kalah penting kebakaran rumah juga menjadi momok tersendiri. Dalam kurun tiga bulan sejak Mei hingga Juni tercatat 70 kasus kebakaran rumah.

Tak ingin melihat jumlah kasus kebakaran meningkat pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda lakukan sosialisasi dalam rencana pembentukan kampung cegah dini.

Kepala Dinas Damkar Samarinda Nursan memaparkan, adanya lonjakan kasus kebakaran pada 2019, sehingga pihaknya membuat usulan pembentukan kampung cegah dini. "Secepat mungkin warga yang berada dalam binaan dapat membantu memadamkan tanpa menunggu bantuan pemadam," tuturnya, di sela kegiatan sosialisasi Pembentukan Kampung Cegah Dini Bencana Kebakaran berbasis masyarakat di kantor kecamatan Samarinda Ilir, Rabu (18/9).

Nursan mengatakan, pada 2019, tingkat kasus kebakaran telah meningkat. Sedangkan pada 2018 sebanyak 390 kasus. Dia berharap dengan adanya kampung cegah dini ini mengurangi tingkat kebakaran.

Sementara itu, ada lima daerah permukiman di Samarinda yang kerap terjadi kebakaran, dan masuk dalam zona merah. Yaitu, Kampung Baqa, Sungai Dama, Pasar Segiri, Jalan Lambung Mangkurat, dan Biawan.

Dia mengaku terus menggalakkan kampung cegah dini ke semua kelurahan. Saat ini yang sudah terbentuk adalah posko kebakaran yang dikelola relawan. Setiap posko punya waktu 6–7 menit untuk datang ke lokasi setelah ada pemberitahuan kebakaran. “Namun biasanya yang membuat tim Damkar atau relawan lambat datang ke TKP adalah kerumunan warga yang menonton. Untuk itu, kami berharap warga mengerti, kebakaran bukan untuk ditonton. Dan kami harus sigap untuk memadamkan," harapnya. (*/eza/dns/k8)


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 22:39

Saefuddin Zuhri Daftar ke Partai NasDem

SAMARINDA- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Saefuddin Zuhri resmi mendaftar…

Selasa, 22 Oktober 2019 18:48

BNNK Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu asal Berau

PROKAL.CO, SAMARINDA - Tim Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Samarinda…

Selasa, 22 Oktober 2019 14:18

Rencana Induk Lalin Tunggu Revisi RTRW

SAMARINDA – Laju pertumbuhan kendaraan bertolak belakang dengan lebar jalan…

Selasa, 22 Oktober 2019 14:16

Nyaris Gagahi Anak Tiri

  TENGAH malam pada Selasa (15/10) lalu, saat ketiga penghuni…

Selasa, 22 Oktober 2019 14:16

Vonis Bebas Pelatih Tarung Derajat Dianulir MA

SAMARINDA – Asep Gunaepi tak lama menghirup udara bebas. Sembilan…

Selasa, 22 Oktober 2019 14:15

Dishub Bakal Berdayakan Jukir Liar

  SAMARINDA – Minimnya kantong parkir membuat Dinas Perhubungan (Dishub)…

Selasa, 22 Oktober 2019 14:14

Flyover Rusak Lagi, Pemkot Nyatakan Masih Aman Dilintasi

Flyover kembali mengalami penurunan. Pemkot Samarinda melalui DPUPR sudah menurunkan…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:34

Ancam Pakai Pisau Dapur, Ayah Tiri Ini Cabuli Gadis 17 Tahun

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sungguh tega dilakukan Wb (42), warga Jl…

Selasa, 22 Oktober 2019 11:34

Gimana Ngga Tinggi Emisinya, Kendaraan Tak Layak Dibiarkan Jalan

  SAMARINDA - Gas buang dari kendaraan menjadi faktor utama…

Selasa, 22 Oktober 2019 11:30

PARAH..!! Masih Remaja, Cewek Ini Sudah 25 Kali Mencuri

SAMARINDA – Masih berusia 15 tahun, seorang remaja berinisial FD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*