MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 19 September 2019 12:56
Polisi Dinilai Sering Kecolongan
PENGAWASAN: Demi menjaga keamanan dan kondusivitas terhadap aksi premanisme di Sungai Mahakam, jajaran kepolisian melakukan patroli menggunakan speedboat. ILUSTRASI

PROKAL.CO, SENDAWAR - Tidak sedikit para pelaku kriminalitas memanfaatkan aksinya lewat jalur Sungai Mahakam. Sistem pengawasan yang diterapkan polisi, dianggap masih lemah sehingga potensi kriminalitas tak terbendung di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Apalagi, jalur tersebut masih menjadi primadona warga dari Kutai Barat (Kubar) menuju Mahulu. Kondisi ini sempat meresahkan masyarakat di dua kabupaten tersebut. Kurangnya tindakan preventif kepolisian terkait hal ini.

"Banyak dari mereka (pelaku kejahatan, Red) memanfaatkan situasi seperti ini (kurang pengawasan). Coba lihat sekarang narkoba banyak beredar di sini, (Ujoh Bilang)," ujar Uvang kepada media ini kemarin.

Berbeda dengan Hamzah, pria yang berdomisili di Kampung Tering Lama itu meminta agar kepolisan mengambil langkah preventif terhadap pelaku kriminalitas di Sungai Mahakam. 

"Adanya praktik jual beli kendaraan bodong (curian) dibawa pakai kapal. Informasinya dari Samarinda, yang ditakutkan kalau motor curian itu dari Mahulu, lalu dibawa ke luar, kan bahaya. Jadi saya minta, khususnya pemerintah bersama kepolisian segera ambil tindakan," ungkap dia.

Rupanya tanggapan warga terdengar ke telinga kepolisian. Kapolres Kubar I Putu Yuni Setiawan telah memerintahkan kapolsek Long Iram memperketat pengawasan, sehingga tidak kecolongan. "Posko kami yang rute Mahulu-Kubar berpusat di Long Iram," kata pria berpangkat melati dua itu kepada media ini.

Bahkan, dengan kondisi kemarau saat ini, pihaknya memperketat sarana angkutan barang dan penumpang dari Samarinda. Terlebih, sekarang distribusi sembako dan BBM hanya bisa menggunakan speedboat dan perahu kecil. "Kapal motor hanya bisa sampai Long Iram, karena dangkal Sungai Mahakam melebihi ambang batas," kata dia.

Sasaran pengawasan kali ini adalah pendistribusian BBM. "Jangan sampai ada permainan mengangkut BBM dan kebutuhan pokok masyarakat secara estafet ke Mahulu,” cetusnya. Ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat di lima kecamatan Mahulu terpenuhi.

Terpisah, Wakil Ketua II DPRD Kubar, H Aula ikut bicara. Pengawasan sektor sungai harus diperketat untuk menekan angka kriminalitas di dua kabupaten perbatasan Kaltim itu. Masuknya barang terlarang akibat tingkat pengawasan sangat rendah. 

"Saya kira modus penyelundupan barang haram (narkoba) beragam. Pelaku jaringan narkoba tidak habis akal untuk menggunakan modusnya untuk penyelundupan. Jadi kami harus memperketat dan lebih selektif lagi," ujar politisi Partai Hanura di ujung telepon. (rud/kri/k16)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Atlet Berprestasi Terancam Tidak Ikuti World Cup

SANGATTA - Sering mengharumkan nama Kutim bahkan nama besar Indonesia…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*