MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 19 September 2019 11:10
Sukses Berkat Ikuti Insting
Marc-Andre Ter Stegen

PROKAL.CO, Kapten Borussia Dortmund Marco Reus adalah mantan rekan seklub kiper Barcelona Marc-Andre Ter Stegen ketika masih bermain untuk Borussia Moenchengladbach (2010-2012). Der trainer Dortmund Lucien Favre juga semusim menangani keduanya (2011-2012) di M'gladbach. Jadi, pertemuan Dortmund versus Barca kemarin (18/9) menjadi reuni kecil buat ketiganya.

Ter Stegen pun menjadi sosok paling lega tertawanya setelah 'reuni' tersebut. Kiper 27 tahun itu memblokade sepakan penalti Reus di menit ke-57 dan membuyarkan asa Dortmund meraup tiga poin atas Barca.

Ketika diwawancara RAC1 di mixed zone, Ter Stegen mengatakan kesuksesannya memblok Reus lahir karena pemain yang dijuluki Messi Versi Kiper itu karena rasa percaya dirinya. Dan ternyata formulasi itu sukses.

"Bola (eksekusi penalti) Reus sangat sulit dibaca dan kemana dia mengarahkan bola itu selalu berubah-ubah. Akan tetapi saya bergerak ke kiri karena insting saya mengatakan bola akan bergerak kesana," kata Ter Stegen. Di ajang liga Champions, Ter Stegen sudah menghalau empat penalti dari total enam kali yang dihadapi.

Nah, kesuksesan Ter Stegen itu juga menimbulkan pro dan kontra. Dalam aturan baru UEFA di Liga Champions tentang posisi kaki penjaga gawang saat eksekusi penalti maka tak diijinkan kaki kiper berada di luar garis gawang.

AS menunjukkan gambar kalau kaki Ter Stegen ternyata jauh melampaui garis gawang ketika Reus mengeksekusi. Akan tetapi baik wasit Ovidiu Hategan (Rumania) atau Video Assistant Referee (VAR) ternyata tak meminta eksekusi itu diulang dan menganggap sah hadangan Ter Stegen.

Penalti itu diputuskan setelah Hategan menyatakan kalau bek kiri Barca Nelson Semedo melakukan pelanggaran kepada wide attacker muda Dortmund Jadon Sancho.

Squawka membebeberkan Ter Stegen yang dianugerahi pemain terbaik memang tampil superior. Selain memblok satu penalti, Ter Stegen membuat empat saves.

Di sisi lain, kesuksesan Ter Stegen kemarin menjadi pesan penting buat timnas Jerman. Ter Stegen saat jeda internasional mengungkapkan kekesalannya jadi deputi Manuel Neuer di bawah mistar. Ter Stegen ingin der trainer Jerman Joachim Loew lebih adil dalam memberikan kesempatan kepada kiper lain yang penampilannya sama bagusnya dengan Neuer. (dra)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:13

Lerby Kembali!

Lini depan Borneo FC bakal kembali runcing. Lerby Eliandry yang…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:55

Juru Selamat dari La Furia Roja

Spanyol kembali mencatat cerita manis para pelatih pengganti saat kualifikasi…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:40

Begini Siasat Olimpiade Tokyo Melawan Panas dan Badai

TOKYO-Presiden Komite Olimpiade Internasoonal (IOC), Thomas Bach, dalam pidatonya pada…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:07

Perparah Nestapa Setan Merah

LIMA penyelamatan diukir kiper Spanyol David de Gea dari total…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:15

Center Tak Lagi Merisaukan

LOS ANGELES-Saat DeMarcus Cousins divonis mengalami cedera ACL Agustus lalu,…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:14

Marquez Bidik Gelar Lainnya

MOTEGI- Tahun lalu, Marc Marquez datang ke Sirkuit Twin Ring…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:13

Suporter Meninggal, Serangan Rasial, hingga Kontroversi Turki

MATCHDAY ketujuh kualifikasi Euro 2020 grup A antara Bulgaria dan…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:58

Fokus Pulihkan Cedera

Mendapat jatah libur, pemain Mitra Kukar memilih pulang ke kampung…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:57

Dukung Hasil Emergency Meeting

Isu penundaan kompetisi Liga 1 2019 akhirnya menuju kepastian. Emergency…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:56

Selingi Libur dengan Tarkam

ADA banyak cara mengisi waktu libur yang diberikan manajemen Mitra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*