MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 19 September 2019 00:32
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Imam Nahrawi Bantah Terima Duit Suap Sebesar Rp26,5 M
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi saat memberikan keterangan terkait penetapan tersangka oleh KPK di Jakarta, Rabu (18/9). KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

PROKAL.CO, v class="content"> JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka suap pemberian dana hibah Komite Olahraga Nasional (KONI). Ia diduga menerima uang sebesar Rp26,5 miliar sebagai bentuk commitment fee pengurusan proposal yang diajukan KONI kepada Kemenpora.

Imam dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tlndak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPJuncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membantah menerima uang senilai Rp26,5 miliar terkait suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Pasalnya, KPK menduga Imam menerima total commitment fee sebesar Rp 26,5 miliar terkait dana hibah KONI.

“Tentu pada saatnya tentu harus kita buktikan bersama sama karena saya tidak seperti yang dituduhkan, kita akan mengikuti sepeti apa di Pengadilan,” kata Imam di kediamannya di Kompleks Menteri Widya Chandra, Jakarta, Rabu (18/9).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku dirinya akan patuh pada proses hukum yang berlaku. Ia juga menegaskan semua pihak harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Terkait akan mengajukan upaya hukum praperadilan atau tidak, Imam tidak menjawab dengan tegas. Menurutnya, dia belum membaca secara lengkap soal penyematan status tersangka terhadap dirinya.

“Saya belum membaca apa yang disangkakan, karenanya yang pasti semua proses hukum harus kita ikuti karena negara hukum, dan sekali lagi saya saya jangan ada unsur unsur di luar hukum,” ucap Imam.

Terkait pemanggilan pemeriksaan sebagai tersangka, lanjut Imam, dirinya hingga saat ini belum menerima surat panggilan dari KPK. Bahkan, pihak keluarganya kini sangat terpukul dengan penetapan dirinya sebagai tersangka.

“Ya tentu keluarga sangat terpukul, tetapi saya yakin keluarga saya tahu bahwa ini resiko jabatan saya sebagai menteri ya, sebagai menteri tentu harus siap dengan segala sesuatu, ya,” sesal Imam. (Muhammad Ridwan/jpc)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 14:03

Polisi Amankan 51 Suporter, Tiga Tersangka

JOGJA - Jajaran Polresta Jogja berhasil mengamankan 51 remaja pasca…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:45

Siapa Pengganti Tito? Ada 3 Jenderal yang Layak

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian dipastikan mengisi slot kursi menteri dalam…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:13

Pelaku Kerusuhan Wamena Bertambah Jadi 19 Orang

WAMENA-Kapolres Jayawijaya AKBP. Tonny Ananda Swadaya mengungkapkan bahwa jumlah tersangka…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:48

Catatan BMKG, 3 Daerah Ini Alami Kenaikan Suhu Paling Signifikan

JAKARTA–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adalahnya suhu panas…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:46

Puting Beliung Berpotensi Terulang di Jawa

FENOMENA angin ribut dan kebakaran di Pulau Jawa adalah bagian…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:34

Enam Bulan Tidak Dapat Air, Sawah Kekeringan

AMLAPURA – Petani di Subak Sri Gangga, Banjar Bukit, Desa…

Senin, 21 Oktober 2019 14:06

Tinjau Ulang Penghitungan Upah Minimum

JAKARTA– Pemerintah perlu meninjau ulang PP No 78 Tahun 2015…

Senin, 21 Oktober 2019 13:34

Amman Abdurrahman Pun Larang Anak Diajak Aksi

JAKARTA— Pelaku penusukan terhadap Mantan Menkopolhukam Wiranto Abu Rara melibatkan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:06

Joki Cilik Tewas, Pemprov Hentikan Sementara Pacuan Kuda

MATARAM-Meninggalnya joki cilik Muhammad Sabila Putra, 10 tahun dalam event…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:13

Waspada Hujan Bawaan Badai Neoguri

Setelah Topan Hagibis menghajar Jepang awal pekan ini, sebuah badai…

Saefuddin Zuhri Daftar ke Partai NasDem

Truk Batu Bara di Jalan Umum Terkesan Dibiarkan

Polres Limpahkan Berkas Kasus Pungli

Penumpang Speedboat Meningkat 50 Persen

Smart SIM Bisa Rekam Catatan Riwayat Tilang

Kaisar Jepang Tampil untuk Dunia

Retakan Republik Mulai Terlihat, Demokrat Perkuat Kasus Pemakzulan

Suara Turun, Trudeau Tetap Menang

Tentara AS ”Kabur” dari Syria, Dilempari Warga dengan Buah Busuk

Polisi Amankan 51 Suporter, Tiga Tersangka
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*