MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Rabu, 18 September 2019 14:03
TERLALU..!! Sudah Mencabuli, Juga Ancam Penjarakan Orangtua Korban

Akui Perbuatan, Oknum Aparat Cabul Ditetapkan Tersangka

Plh Kabid Humas Polda Kaltim AKBP Adi Aryanto menyebut saat ini terduga pelaku pencabulan telah ditetapkan sebagai tersangka.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Setelah sepekan kasusnya bergulir, Polda Kaltim akhirnya bersuara terkait dugaan pencabulan yang melibatkan oknum aparat berinisial EA (28), Selasa (17/9). Plh Kabid Humas Polda Kaltim AKBP Adi Aryanto menyebut saat ini terduga pelaku pencabulan telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ditahan di rutan polda,” katanya. Adi yang kesehariannya bertugas sebagai Kasubdit Multimedia Humas Polda Kaltim itu membenarkan jika tersangka merupakan anggota aktif di Polda Kaltim dengan pangkat brigadir polisi. “Di lingkungan tempat tinggalnya, tersangka menjadi guru mengaji bagi anak-anak,” sebutnya.

Kata dia, tersangka sudah mengakui perbuatannya. Melakukan pelecehan seksual terhadap lima korban yang melapor. Mereka berinisial SN (10), IM (12), NA (9), SA (7), dan KI (11). Modusnya, para korban yang mengaji di rumah tersangka dipanggil ke dalam kamar.

Lalu para korban diminta melakukan masturbasi alat vital tersangka. Tak hanya itu, tersangka juga diketahui mencumbu hingga meremas payudara korban. Juga menggesek-gesekkan kemaluan tersangka ke tubuh korban. Bahkan ada korban yang diajak ke hotel dengan dalih memfotokopi piagam korban. “Belum sampai pada hubungan badan,” ucapnya.

Kepada para korbannya, pelaku memberikan uang. Dari Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu. Tetapi dari pengakuan tersangka pula disebut adanya ancaman. Bila korban tak mau menuruti permintaan, korban mengancam akan mengazab korban tujuh turunan. Hingga akan memenjarakan orangtua jika korban menolak. “Dilakukan saat istri tersangka sedang tidak di rumah,” lanjutnya.

Saat ini tersangka, sebut dia, sedang menjalani proses pemeriksaan kejiwaan. Hasilnya belum diketahui. Namun dari pemeriksaan sementara, tersangka menyadari perbuatannya. “Dia (tersangka) mengaku khilaf,” kata Adi.

Adi menegaskan, Polda Kaltim memberikan atensi kepada kasus ini. Dan akan memproses dua peradilan. Baik secara internal dan pidana umum terhadap tersangka. Sementara EA dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancamannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tegasnya. (rdh/rom/k18)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 13:34

DIKIT BANGET..!! Kuota CPNS Balikpapan Hanya 250 Orang

BALIKPAPAN— Ada kabar terbaru soal seleksi calon pegawai negeri sipil…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:34

Tahun Depan, UMK Naik 8,5 Persen

BALIKPAPAN – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan kenaikan upah minimum…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:32

KIA untuk Murid SD Diproses Kolektif

BALIKPAPAN - Sesuai aturan pemerintah yang memberlakukan kartu identitas anak…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:30
Menengok Siswa-siswi Berprestasi Asal Balikpapan (1)

Ketagihan Matematika, Kantongi 5 Medali Emas Internasional

Usia yang masih muda tak menciutkan semangatnya mengukir prestasi. Sederet…

Senin, 21 Oktober 2019 11:06

November, Roda Tiga Siap Dibagikan

Urusan mengelola sampah harus inovatif. Terbaru, kendaraan roda tiga yang…

Senin, 21 Oktober 2019 11:06

Genangan dan Jalan Rusak Dikeluhkan

BALIKPAPAN— Kondisi Kota Minyak sekitar 85 persen merupakan daerah perbukitan…

Senin, 21 Oktober 2019 11:05

Penjahat Narkoba Melawan, Tembak di Tempat

BALIKPAPAN – Peningkatan kasus penyalahgunaan narkotika yang kian tinggi, membuat…

Senin, 21 Oktober 2019 11:04

Level Air Sisa 8,6 Meter, Hujan Ngga Ngefek di Waduk Manggar

Sepekan terakhir Balikpapan sering diguyur hujan. Sayangnya itu belum berpengaruh…

Senin, 21 Oktober 2019 09:44

KABAR BAIK..!! Proyek Coastal Area Kembali Bergairah

Pemindahan ibu kota ke Kaltim membuat Balikpapan diuntungkan. Proyek yang…

Senin, 21 Oktober 2019 09:38
Muhammad Dendy, Penyandang Disabilitas Tuli di Pemuda Pelopor

Kenalkan Bahasa Isyarat hingga Tak Ingin Disebut Tuna Rungu

Berbeda tak lantas membuatnya merendah. Meski jadi satu-satunya wakil dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*