MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Rabu, 18 September 2019 13:40
Lagi-Lagi Sabu dari Malaysia
Sabu Rp 9 M Terobos Kaltim, Mau Diedarkan di Samarinda dan Sulawesi
Narkoba jenis sabu asal Tawau, Malaysia kembali menyerbu Kaltim. Sabu dikirim melalui perbatasan di Kaltara lewat jalur laut. Barang haram ini kemudian singgah di Kabupaten Berau. Tepatnya di Kecamatan Teluk Bayur.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Narkoba jenis sabu asal Tawau, Malaysia kembali menyerbu Kaltim. Sabu dikirim melalui perbatasan di Kaltara lewat jalur laut. Barang haram ini kemudian singgah di Kabupaten Berau. Tepatnya di Kecamatan Teluk Bayur. 

Saat sabu sudah di Teluk Bayur, dikirimlah Ponda selaku kurir sabu. Warga Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu berangkat dari kampungnya menuju Berau dengan misi membawa barang tersebut ke Samarinda. Di ibu kota Kaltim itu, seseorang sudah menunggunya.  

Singkat kata, pada Kamis (12/9) malam, sabu sudah di tangannya. Ponda tak sendiri. Ada rekannya, Ridha, warga Berau yang bertugas sebagai pemandu selama proses pengiriman. “Ya saya tahu ransel itu isinya sabu,” katanya ketika diwawancarai media ini, kemarin. 

Pria 29 tahun itu mengaku baru kali ini bekerja sebagai kurir. Dia tergiur dengan janji bayaran tinggi jika berhasil mengantarkan barang haram tersebut ke Samarinda. “Akan diupah Rp 50 juta untuk sekali antar,” sambungnya. 

Namun, nasib berkata lain. Rupanya aktivitas Ponda dan Ridha sudah diendus polisi. Pukul 23.50 Wita, di Jalan Lamin RT 18 Kelurahan Teluk Bayur, di rumah persembunyian sementara, keduanya ditangkap jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim. 

“Kami menangkap keduanya dengan barang bukti 6 kilogram sabu yang dibungkus dalam enam paket kemasan teh,” ucap Diresnarkoba Kombes Akhmad Shaury didampingi Kasubdit I AKBP Karyoto, kemarin (17/9).  

Shaury menyebut, setelah menangkap kedua pelaku, jajarannya segera melakukan pengembangan. Tim lantas bergerak ke Samarinda. Menemui seseorang yang disebut-sebut sebagai penghubung antara Ponda dan Ridha. “Di Samarinda kami menangkap Salman (30),” lanjutnya.

 Interogasi lanjutan menemukan pelaku lain. Tim dari Ditresnarkoba kemudian menangkap Asdar, warga Samarinda yang disebut pihak yang akan menerima sabu dari Ponda. Dari Asdar ini sabu kemungkinan akan dipecah kembali untuk dijual eceran, dan sebagian akan diedarkan ke Sulawesi. “Kami tetapkan keempatnya sebagai tersangka,” ucapnya.  

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 dan subsider Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancamannya minimal 20 tahun penjara,” tegas Shaury. 

Soal nilai barang bukti sabu yang disita, dia memperkirakan mencapai Rp 9 miliar. Di mana untuk 1 kilogramnya bernilai Rp 1,5 miliar. Terkait kesamaan produk kemasan teh yang digunakan sama dengan kasus yang sebelumnya diungkap, pihaknya masih melakukan pengembangan. “Yang pasti dari pengakuan tersangka, sabu ini asalnya dari Tawau,” jelasnya. (rdh/ms/k15)

 

Sabu Malaysia Terobos Kaltim

 

Tersangka

1. Ponda alias Eki (29) asal Bone, Sulsel

Peran : Kurir sabu

2. M Ridha (26) asal Berau, Kaltim

Peran : Pemandu untuk Ponda

3. Salman (30) asal Samarinda, Kaltim

Peran : Penghubung antara Ponda dan Ridha

4. Asdar alias Coba (32) asal Samarinda, Kaltim

Peran : Penerima sabu

 

Kronologis :

- Kamis (12/9), sebelum tengah malam, Ditresnarkoba Polda Kaltim menangkap Ponda dan Ridha di Jalan Lamin RT 18, Teluk Bayur, Berau.

- Diresnarkoba Kombes Akhmad Shaury menyebut sudah menerima informasi adanya percobaan penyelundupan ini.

- Dari ransel milik pelaku, polisi menemukan paket sabu dalam kemasan teh Guanyinwang.

- Interogasi terhadap Ponda dan Ridha diketahui ada seorang penghubung di Samarinda.

- Tim bergerak ke Samarinda dan menangkap Salman.

- Hasil pemeriksaan terhadap Salman, polisi menangkap Asdar yang akan memecah sabu ke dalam paket lagi untuk dikirim ke Sulawesi.

 

Barang Bukti :

1. Tas ransel hitam

2. Kantong plastik biru

3. Enam bungkus kemasan teh merek ‘Guanyinwang’ berisikan masing-masing 1 kilogram sabu.

4. Empat unit handphone milik tersangka

5. Uang Rp 950 ribu milik Ponda


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 13:34

DIKIT BANGET..!! Kuota CPNS Balikpapan Hanya 250 Orang

BALIKPAPAN— Ada kabar terbaru soal seleksi calon pegawai negeri sipil…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:34

Tahun Depan, UMK Naik 8,5 Persen

BALIKPAPAN – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan kenaikan upah minimum…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:32

KIA untuk Murid SD Diproses Kolektif

BALIKPAPAN - Sesuai aturan pemerintah yang memberlakukan kartu identitas anak…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:30
Menengok Siswa-siswi Berprestasi Asal Balikpapan (1)

Ketagihan Matematika, Kantongi 5 Medali Emas Internasional

Usia yang masih muda tak menciutkan semangatnya mengukir prestasi. Sederet…

Senin, 21 Oktober 2019 11:06

November, Roda Tiga Siap Dibagikan

Urusan mengelola sampah harus inovatif. Terbaru, kendaraan roda tiga yang…

Senin, 21 Oktober 2019 11:06

Genangan dan Jalan Rusak Dikeluhkan

BALIKPAPAN— Kondisi Kota Minyak sekitar 85 persen merupakan daerah perbukitan…

Senin, 21 Oktober 2019 11:05

Penjahat Narkoba Melawan, Tembak di Tempat

BALIKPAPAN – Peningkatan kasus penyalahgunaan narkotika yang kian tinggi, membuat…

Senin, 21 Oktober 2019 11:04

Level Air Sisa 8,6 Meter, Hujan Ngga Ngefek di Waduk Manggar

Sepekan terakhir Balikpapan sering diguyur hujan. Sayangnya itu belum berpengaruh…

Senin, 21 Oktober 2019 09:44

KABAR BAIK..!! Proyek Coastal Area Kembali Bergairah

Pemindahan ibu kota ke Kaltim membuat Balikpapan diuntungkan. Proyek yang…

Senin, 21 Oktober 2019 09:38
Muhammad Dendy, Penyandang Disabilitas Tuli di Pemuda Pelopor

Kenalkan Bahasa Isyarat hingga Tak Ingin Disebut Tuna Rungu

Berbeda tak lantas membuatnya merendah. Meski jadi satu-satunya wakil dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*