MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 18 September 2019 13:29
Asap Semakin Pekat, ISPA Meningkat

Satu Perusahaan Terindikasi Sengaja Membakar Lahan

JALANKAN ARAHAN: Kodim 0909/Sgt melakukan koordinasi dan teleconference bersama kepolisian serta jajaran terkait di lingkungan Pemkab Kutim.

PROKAL.CO, Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum hilang. Akibatnya, penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat.

 

SANGATTA-Kepala Dinas Kesehatan Kutim Bahrani menyampaikan, sepanjang tahun penyakit ISPA selalu muncul. Hanya, saat maraknya karhutla, penyakit itu meningkat. Tak ada angka pasti berapa jumlah pasien yang terserang ISPA. Namun, dia dapat menghimpun data dari praktik dokter yang dikelolanya.

"Tidak terlalu signifikan jumlahnya. Kami belum bisa menghitung. Tolok ukur di praktik saya, yang sebelumnya enam pasien sekarang meningkat jadi delapan orang per harinya," katanya saat dikonfirmasi kemarin (17/9).

Diskes Kutim berencana membagikan masker sebagai upaya mengantisipasi penyebaran ISPA, yang disebabkan meluasnya kabut asap di Kutim.

"Kami masih memantau, kalau udaranya semakin memburuk, pemberian masker secara gratis secepatnya dilakukan. Hanya, belum tahu waktunya, kalau sudah dapat kepastian cuaca, kami turun," terang dia.

Pihaknya fokus memantau Sangatta terlebih dulu. Jika daerah lain membutuhkan, Diskes turun memastikan di kecamatan lain yang terkena dampak serupa. "Kalau penanganan ISPA bisa berobat sendiri di dokter praktik, kecuali ada komplikasi dirujuk ke rumah sakit. Nanti diberi antibiotik sebagai pengobatan," tuturnya.

Terpisah, Direktur RSUD Kudungga Sangatta Anik Istiyandari menerangkan, di rumah sakit belum ada keluhan ISPA. Menurutnya penanganan penyakit seperti itu bisa ditangani oleh RS tipe D. "Kalau di RSUD sejauh ini tidak ada, kami tidak bisa menangani, dengan jaminan kesehatan bisa merujuk ke RS lain," ungkapnya.

Meluasnya karhutla, Dandim 0909/Sgt Letkol Czi Pabate melalui Kasdim Mayor Inf Jon Saragi menyampaikan, darurat asap membuat pihaknya mendapat arahan langsung dari pimpinan melalui telekomunikasi teleconference kemarin. "Kami diminta menurunkan semua kekuatan yang dimiliki untuk mencegah kebakaran lahan. Sebab, kejadian dapat menghambat aktivitas masyarakat, termasuk penyebaran ISPA," ungkapnya.

Dia menjabarkan, titik api tersebar di sejumlah desa. Seperti Sangkima, Rantau Pulung dan Muara Bengkal, yang merupakan daerah paling rawan. Jon menyebut, satu perusahaan terindikasi sengaja melakukan pembakaran lahan.

"Pembakaran itu mayoritas untuk membuka lahan, ada perorangan dan ada juga perusahaan. Ini disayangkan jika terus meluas. Lahan gambut paling mudah terbakar dan cepat menjalar," bebernya. Menjalin mitra dengan kepolisian, serta struktural kecamatan maupun desa, Kodim 0909/Sgt berupaya menekan angka karhutla. Beragam upaya dilakukan. Mensosialisasikan ke masyarakat tentang pencegahan dan penanganan kebakaran lahan.

 

"Kami belum tahu perusahaan apa, yang jelas sawit. Masih kami telusuri,” ujarnya. Salah satu perusahaan berada di Kecamatan Muara Bengkal. “Kalau benar, kami panggil dan ingatkan, tapi ada kepolisian yang menindaklanjuti," pungkasnya. (*/la/dra2)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers