MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 18 September 2019 13:20
Penanganan Karhutla, Polres Kirim 100 Personel untuk 10 Polsek
TAMBAH PASUKAN: 100 personel di Polres Paser disebar ke 10 kecamatan untuk penanganan maraknya Karhutla di Kabupaten Paser, kemarin (17/9). Polres Paser For Kaltim Post

PROKAL.CO, TANA PASER – Semakin besarnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Paser, membuat sejumlah instansi ekstra kerja keras menurunkan tambahan personel ke titik hotspot yang hampir menyebar di 10 kecamatan di Bumi Daya Taka. Khususnya di kepolisian, Kapolres Paser AKBD Roy Satya Putra menyebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwa secara tegas mengamanatkan terkait pencegahan dan pengendalian karhutla, yakni jangan menunggu api membesar, di mana pencegahan ditingkatkan laghi. Api sekecil apa pun segera padamkan.

“ Kita usahakan jangan sampai kejadian kita baru gerak. Seluruh pihak jangan meremehkan hotspot, kita semua harus waspada. Presiden menyampaikan bahwa upaya pencegahan dilakukan dengan patroli dan deteksi dini,” kata Roy, kemarin (17/9).

Roy menyebut sebagai upaya serius polres menangani karhutla, pihaknya mengirim 100 personel dan disebar masing-masing 10 personel di 10 polsek yang ada di Paser. Mengingat bulan ini merupakan musim kemarau yang panjang, sehingga tidak menutup kemungkinan masyarakat akan membuka lahan dengan cara membakar lahan, karena itu dia memerintahkan personel untuk rutin melaksanakan patroli dan sosialisasi ke masyarakat tentang Karhutla.

"Jangan biarkan kita di kepung asap tetapi kitalah yang harus mengepung. Kepada bhabinkamtibmas agar mengecek langsung apabila ada hotspot dan jangan menunggu sampai api membesar,” pesannya.

Untuk itu penanganan dan penanggulangan karhutla harus dilakukan secara sinergi oleh semua pihak. Upaya preventif yang dilakukan saat ini oleh polres, dengan melaksanakan patroli, memasang spanduk imbauan, melakukan penyuluhan terus menerus ke masyarakat oleh tim terpadu Karhutla.

Penyebab utama karhutla adalah dari faktor alam dan manusia, untuk faktor alam akibat dari musim kemarau yang berkepanjangan, sedangkan faktor manusia adalah adanya kegiatan peladangan yang berpindah dan pembukaan perkebunan dengan membakar lahan.

Terpisah Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Paser Katsul Wijaya mengatakan pada Rabu (Hari ini, Red) pihaknya akan mengumpulkan seluruh stakholder di Paser untuk membahas penanganan dan pencegahan karhutla. Karena para pejabat di Paser sebagian masih ada di luar daerah, sehingga rapat belum bisa dilaksanakan pada hari Senin atau Selasa, meskipun kondisi asap yang menyelimuti Kota Tana Paser dan sekitarnya pada subuh hari cukup parah.

“ Status Siaga Darurat sudah ditetapkan Pemkab Paser sejak 15 Juli lalu  hingga 12 Oktober, kita mengimbau masyarakat agar mengurrangi aktivitas di luar rumah dan memakai masker tiap bepergian. Masalah karhutla ini harus dibantu oleh masyarakat sendiri penyelesaiannya di lapangan, karena sulit sekali kita mencari pelaku pembakarannya,” ujar Katsul. (/jib)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 12:20

Kutim Masih Kekurangan Armada Pemadam

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta permukiman di Kutim harus…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:19

Air Isi Ulang Belum Terjamin Higienis

SANGATTA-Bagi masyarakat Kutim yang terbiasa mengisi ulang air minum (galon),…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:18

Turun Naik Penjualan Roda Dua

TANJUNG REDEB–Turunnya harga batu bara turut berimbas terhadap perekonomian di…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:18

Pasar SAD BerLabel SNI

TANJUNG REDEB–Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Berau berencana…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:15

Truk vs Logging, Dua Warga Kalsel Tewas

SENDAWAR- Tabrakan hebat antara truk Mitsubishi nomor polisi KB 8231…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:13

Pemprov Berharap Aparat Bertindak

TENGGARONG- Aktivitas truk disinyalir mengangkut batu bara dan sawit yang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:27
Ketua DPRD Kaltim Tinjau Jalan dan Jembatan di Kabupetan Berau (1)

Jembatan Kelay dan Sambaliung Terancam Roboh

TANJUNG REDEB – Mengetahui adanya sejumlah jalan dan jembatan yang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:14

Bidukbiduk Mau Dijadikan Kawasan Industri, Pariwisatanya Bagaimana?

TANJUNG REDEB – Tak mau hanya menjadi penyedia bahan baku,…

Senin, 21 Oktober 2019 13:12

Sampah dan Eceng Gondok Jadi Momok

Sampah berhamburan di Sungai Sangatta sangat menyulitkan operator ponton yang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:07

Razia Odol Sering Kucing-Kucingan, Truk Pengangkut Batu Bara Masih Marak di Samboja

TENGGARONG- Aktivitas truk milik perusahaan pengangkut batu bara dan sawit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*