MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Rabu, 18 September 2019 13:18
Kereta Tergelincir, Pemerintah Enggan Berspekulasi
MASIH DISELIDIKI: Petugas keselamatan berupaya mengevakuasi penumpang dan kereta yang tergelincir, kemarin pagi. ANTHONY WALLACE/AFP

PROKAL.CO, Kereta penumpang tergelincir di Hong Kong, Selasa (17/9). Pada jam sibuk pagi hari. Kecelakaan itu menyebabkan delapan orang terluka dan 500 penumpang dievakuasi.

Gambar-gambar dari tempat kejadian menunjukkan tiga gerbong telah meninggalkan rel dan secara zig-zag dekat Stasiun Hung Hom di Kowloon, persimpangan sibuk yang menyediakan layanan ke daratan Tiongkok.

Penumpang harus meninggalkan kereta melalui pintu yang rusak dan melintasi jalur East Rail untuk menyelamatkan diri. Menurut pihak berwenang, delapan penumpang dilaporkan cedera ketika tiba di persimpangan stasiun.

Penyebab kecelakaan masih diselidiki, tetapi tidak ada dugaan kejahatan terjadi, setelah serangan sebelumnya yang dilakukan oleh demonstran pro-demokrasi pada sistem angkutan massal kota itu.

“Kami tidak akan mengesampingkan kemungkinan apapun, tetapi pada tahap ini kami tidak akan berspekulasi pada dugaan tertentu,” kata kepala transportasi kota, Frank Chan dalam konferensi pers seperti dilansir Guardian.

Karena kecelakaan itu, menurut MTR Corporation, layanan kereta api antara dua stasiun di jalur itu ditangguhkan. Hong Kong berada pada bulan keempat pergolakan politiknya, yang telah membuat jutaan demonstran turun ke jalan, dalam tantangan terbesar bagi pemerintahan Tiongkok, sejak penyerahan kota itu dari Inggris 1997.

Pergolakan poltik itu dipicu oleh undang-undang yang telah dicabut, yang memungkinkan ekstradisi ke daratan Tiongkok. Aksi protes berubah menjadi aksi kekerasan, dengan bentrokan antara polisi dan demonstran menjadi sering terjadi.

MTR Corporation telah menjadi sasaran para demonstran sejak perusahaan itu menolak untuk menyerahkan rekaman CCTV para polisi yang memukuli demonstran dan penumpang kereta bawah tanah itu bulan lalu.

Para pengunjuk rasa melampiaskan kemarahan mereka dengan merusak pintu masuk dan mesin tiket serta menghancurkan jendela di beberapa stasiun. Maret lalu, lokomotif MTR tergelincir dan menabrak kereta lain selama pengujian sistem pensinyalan baru. Kedua kereta itu rusak parah dan dua pengemudi kereta menderita luka ringan. Tidak ada penumpang di kereta saat itu. (fay/jpg/dwi/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:55

Panggilan Suara WA Kena Pajak, Warga Lebanon Demo

BEIRUT– Unjuk rasa menggoyang pemerintahan Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad…

Senin, 21 Oktober 2019 13:51

Tawarkan Tranquility Rp 2,8 Triliun

KUALA LUMPUR– Genting Group melelang Tranquility. Dulu superyacht itu bernama…

Senin, 21 Oktober 2019 13:42

Johnson Optimistis Ratifikasi Tepat Waktu, UE Pantau Sikap Parlemen Inggris

LONDON– Kalah dalam pemungutan suara soal British Exit (Brexit) pada…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:25

Kaum Hawa Juga Bisa

Duo astronot asal Amerika Serikat (AS) Jessica Meir (kiri) dan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:24

Gencatan tanpa Jeda Senjata

RAS AL AIN – Talk is cheap. Bicara memang mudah.…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:32

Agenda Politik Lam Berantakan

HONGKONG – Chief Executive Hongkong Carrie Lam terpaksa kembali membatalkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:30

Kirim Surat Kasar ke Erdogan, Trump Bikin Geram

ANKARA– Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence tiba di…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:50

Empat Benua Buru El Chapo Asia

SYDNEY– Tse Chi Lop sedang menjadi pusat perhatian. Tapi, tidak…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:26

Turki Ogah Gencatan Senjata

ANKARA– Sanksi Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) tidak…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:06

Cegah Munculnya Sulli-Sulli Lain, Korsel Bahas Perundang-undangan Berantas Perundungan

SEOUL– Meninggalnya Sulli masih jadi isu panas di Korea Selatan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*