MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 18 September 2019 13:01
Kinerja CPO Sedikit Membaik
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA-Meskipun harga minyak kelapa sawit terus melemah, namun industri pengolahan nonmigas Kaltim triwulan II 2019 menunjukkan peningkatan, khususnya untuk industri crude palm oil (CPO). Peningkatan kinerja industri CPO tercermin dari kenaikan pertumbuhan volume ekspor CPO Kaltim, dari sebesar 60,19 persen year on year (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi sebesar 61,31 persen (yoy) pada triwulan II 2019.

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim Muhammad Sjah Djafar mengatakan, peningkatan kinerja industri CPO triwulan II 2019 juga didorong oleh implementasi kebijakan biodesel 20 persen (B20) yang dilakukan oleh pemerintah. Selain B20, uji coba untuk bahan bakar B30 juga terus dilakukan, sehingga memberikan optimisme bagi industri CPO dalam negeri di tengah tren harga komoditas internasional yang terus mengalami penurunan.

“Tren penurunan harga CPO masih terus berlanjut di tengah over supply CPO di pasar dunia,” katanya. Dia menjelaskan, harga CPO internasional triwulan II 2019 tercatat USD 567,95 per metrik ton (mt). Harga tersebut turun minus 16,68 persen (yoy), dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan harga CPO dimanfaatkan oleh sebagian negara mitra dagang, dalam melakukan stockpiling.

Tiongkok merupakan negara tujuan utama CPO asal Kaltim, dengan pangsa ekspor mencapai 38,48 persen dari total ekspor CPO Kaltim. Pada triwulan II 2019 ekspor CPO ke Tiongkok tumbuh sebesar 62,12 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya 3,93 persen (yoy).

“Peningkatan tensi dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat berdampak pada pembatasan pembelian produk-produk dari Amerika Serikat, termasuk minyak kedelai atau soybean,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah Tiongkok melakukan subsitusi edible oil dari semula minyak yang berbahan dasar kacang kedelai menjadi minyak kelapa sawit. Selain Tiongkok, ekspor CPO triwulan II 2019 ke pasar Eropa juga tumbuh 91,73 persen (yoy) meningkat dari triwulan sebelumnya sebesar 42,80 persen (yoy). “Sayangnya, peningkatan ini belum bisa menjadi penahan di tengah lemahnya harga CPO saat ini,” pungkasnya. (ctr)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:40

Investasi Terhambat, Konsumsi Tersendat

JAKARTA– Kondisi ekonomi global belum juga menunjukkan sinyal yang membaik.…

Senin, 21 Oktober 2019 10:12

Terdampak Perang Dagang AS-Tiongkok, Kinerja Ekspor Kaltim Melemah

SAMARINDA – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang…

Senin, 21 Oktober 2019 10:11

Tekan Biaya Investasi dengan Konsorsium

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama dengan PT…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:14

Nikmati Diskon Natal dari Sekarang

SAMARINDA – Tak perlu menunggu akhir tahun untuk menikmati diskon…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:03

April 2020, Ponsel BM Tak Lagi Bisa Beredar

JAKARTA– Rencana penegakan peraturan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI)…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:26

Ekspor CPO ke India Bisa Membesar

SAMARINDA – Pengusaha kelapa sawit tampaknya bisa memperbesar ekspor crude…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Perusahaan Kaltim Minat IPO, Sudah Ada 12 Perusahaan yang Serius

BALIKPAPAN – Bursa Efek Indonesia (BEI) Balikpapan terus mendorong minat…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:33

10 BUMN Bantu Merpati Terbang Lagi

JAKARTA– Sepuluh badan usaha milik negara (BUMN) bersinergi untuk membangkitkan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:18

Tanpa IKN, Investasi Hilirisasi Harus Masuk

SAMARINDA – Tumbuhnya sektor lain selain pertambangan batu bara diharapkan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:17

Apindo Berencana Bangun Kawasan Ekonomi, Lirik Lahan 10 Hektare di Kawasan IKN

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim bertekad untuk berkontribusi dalam pembangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*