MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 18 September 2019 10:42
Satwa pun Terdampak Karhutla

Berharap Tak Seperti Kejadian 2015

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA - Masalah tak hanya terjadi pada manusia. Satwa pun terdampak dalam karhutla ini. Salah satunya adalah orangutan. CEO Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Jamartine Sihite menyatakan bahwa asap mengganggu orangutan. ”Manusia ini bisa teriak. Bisa pakai masker. Satwa tidak,” ungkapnya.

Dia berharap karhutla tahun ini tidak lebih parah dari 2015. Jamartine ingat kejadian empat tahun lalu di mana api dekat dengan kandang orangutan yang akan dilepasliarkan. Jaraknya sekitar 300 meter. Ini membuat panik dan resah. ”Kalau foto yang di media sosial itu foto 2015. Fotonya saat orangutan “sekolah” di alam,” ungkapnya. 

Di media sosial memang ramai foto orangutan yang berada di tengah hutan yang telah terbakar. Foto tersebut viral dan mampu mengetuk hati warga net. Melihat hal ini, Jamartine berpikir positif bahwa niat mereka yang menyebarkan foto itu adalah untuk mengingatkan agar kejadian 2015 tak terjadi lagi. Meski kejadian itu sudah lampau, tak semestinya diabaikan. 

Pengalaman lainnya adalah BOSF mengevakuasi gerombolan orangutan yang berpindah tempat karena tertitorinya terbakar. Kejadian 2015 itu membuat 80an anak orangutan terpisah dari orang tuanya. Ini karena saat berpindah, jarak pandang mengganggu navigasi orangutan. ”Padahal induk orangutan tak pernah meninggalkan anaknya,” bebernya. 

Bahkan saat itu lahan milik BOSF di Kalimantan Tengah terbakar. Pascaterbakar, lahan itu ditanami oleh orang tidak dikenal. Hal ini sudah dilaporkan kepada kepolisian namun hingga sekarang tak ada tindakan hukum. 

Sekarang, meski tak separah dulu, Jamartine masih khawatir. Terutama terkait kesehatan orangutan di tempat rehabilitasinya. ”Kami berikan protein dan obat-obatan,” ungkapnya. Secara genetik, manusia dan orangutan mirip. Sehingga penyakit yang diakibatkan oleh asap juga sama.  

Dia juga mengkhawatirkan setelah kejadian kebakaran hutan ini akan mempengaruhi ekosistem. ”Banyak reptil yang mati. Seperti ular itu,” imbuhnya. Sedangkan burung dapat terbang mencari tempat yang aman. 

Selain itu, pascakebakaran pohon tidak berbuah. Hal ini tentu mengurangi ketersediaan pangan bagi satwa liar. Jamartine hanya berharap agar pemerintah serius menangani karhutla. Menurutnya langkah pencegahan harus diupayakan. (lyn)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 13:08

Dewas dan Direksi TVRI Tidak Harmonis sejak 2007

JAKARTA- Pemecatan Helmy Yahya dari posisi Direktur Utama TVRI memunculkan…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Tingkat Kemiskinan Kaltim Diklaim Rendah

SAMARINDA – Meski mengalami peningkatan sebanyak 990 orang, Pemprov Kaltim…

Senin, 20 Januari 2020 11:01

Lima WNI Diculik di Laut Malaysia, Pelaku Diduga Kelompok Abu Sayyaf

JAKARTA- Warga negara Indonesia (WNI) kembali menjadi korban penculikan di…

Senin, 20 Januari 2020 10:29

Atasi Banjir Samarinda, Beli Alat di Belanda

Sepekan sudah banjir menggenangi Samarinda. Aneka gangguan kesehatan menghantui. Sementara…

Senin, 20 Januari 2020 10:27

Perlu Fokus Membenahi Drainase

BANJIR masih menjadi masalah klasik bagi Samarinda. Bencana itu seperti…

Senin, 20 Januari 2020 10:26
Setelah Keraton Agung Sejagat “Runtuh

Tukang Loak Itu Pun Batal Jadi Jenderal Bintang Tiga

Seragam yang gagah, jabatan mentereng, iming-iming bayaran, dan cerita tentang…

Senin, 20 Januari 2020 10:24

Pemancing Waspada, Gelombang Masih Berbahaya

BALIKPAPAN-Selama sepekan terakhir, sebagian wilayah Kaltim masih merasakan potensi hujan…

Minggu, 19 Januari 2020 11:21

Lapan Garap Pesawat Amphibi, Target 2024 Bisa Terbang Perdana

JAKARTA– Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) terus menggarap proyek…

Minggu, 19 Januari 2020 10:39

Banjir Surut, Tapi Tetap Waspada Karena Samarinda Masih Potensi Hujan Lebat

 Samarinda - Empat hari sudah warga Jalan Pakis Merah, Kelurahan Sempaja…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:50

Perpanjangan Runway Bandara Ini Masih Abu-Abu

SAMARINDA–Untuk menunjang transportasi di ibu kota negara (IKN), landasan pacu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers