MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 17 September 2019 17:20
Baru Dua Bulan Bebas, Ditangkap Lagi
TERUNGKAP: Polisi menunjukkan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan tersangka. Rifqi/KP

PROKAL.CO, TENGGARONG - Tim Alligator Polres Kukar membekuk terduga pelaku jambret dan curanmor yang kerap beraksi di daerah ini. Salah satu tersangka yang ditangkap ternyata baru bebas dari masa hukuman kasus yang sama di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Andika Sena menjelaskan, kedua tersangka yang ditangkap, yaitu berinisial RT untuk tersangka curanmor sedangkan PA untuk kasus penjambretan. Rilis yang digelar Senin (16/9) diketahui RT merupakan residivis yang baru menyelesaikan masa hukuman di Kalsel, Juni 2019.

RT selama ini berdomisili di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong. Dia diamankan ketika memperbaiki sepeda motor di sebuah bengkel di kawasan Jalan Gunung Belah, Kelurahan Loa Ipuh pada (5/9) lalu.

“Tersangka ini juga pernah beraksi di Balikpapan tapi lebih banyak di Tenggarong. Jumlah TKP sementara sebanyak empat lokasi,” terang kasat.

Beberapa lokasi yang menjadi tempat tersangka beraksi di antaranya, jalan poros Maluhu, Gunung Belah, dan Jalan Stadion. Modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu memodifikasi kabel kontak sepeda motor agar bisa menyala.

Pengungkapan yang dipimpin Kanit Alligator Polres Kukar Ipda Sang Made Satria itu pun tak mendapat perlawanan dari tersangka. “Tersangka juga bisa beraksi saat di keramaian acara kuda lumping. Ada tiga kendaraan yang diamankan,” tambahnya.

Sementara tersangka PA diamankan pada Kamis (12/9). Dia seorang pelatih renang. PA yang kerap menyasar korban dari kalangan ibu-ibu itu pun sedikitnya sudah empat kali beraksi. Sejumlah barang bukti berupa ponsel berhasil diamankan petugas.

Lokasi tempat tersangka beraksi antara lain Jalan Danau Semayang dan Jalan Danau Lipan. “Target sasarannya adalah ibu-ibu saat membawa tas. Uang tunai yang didapat saat beraksi bisa Rp 1 juta hingga 1,5 juta,” tambahnya.

Tersangka RT akan diancam dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara sedangkan tersangka PA diancam dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. (qi/kri/k16)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:17

Berau Optimistis Jadi Penyuplai Utama Daging Sapi

TANJUNG REDEB-Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau optimistis kabupaten paling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*