MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 17 September 2019 17:17
Pemkab Akan Tanggung BPJS untuk PTT
Amir F

PROKAL.CO, TANA PASER - Iuran perbulan pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pegawai non - PNS atau pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Paser yang selama ini belum tercover oleh pemerintah daerah, rencananya akan dibayarkan oleh Pemkab Paser layaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Amir Faisol saat ditemui Kaltim Post. 

" Iya rencananya akan dicover. Namun saat ini kita bersama Bappeda tengah mendata jumlah seluruh PTT. Karena kita ketahui mereka masih sebagai peserta mandiri, sehingga pendataan yang benar sangat diperlukan agar tidak terdouble yang sudah menjadi peserta mandiri," kata Amir, kemarin (16/9). 

Ditanya apakah akan diambil melalui pemotongan gaji perbulan PTT, Amir menyebut Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) rencananya akan menganggarkan khusus di luar gaji perbulan yang diterima. Namun dia belum bisa menyebut berapa angka pastinya dan akan di kelas berapa nanti PTT akan dibayarkan. Dari data Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Paser berjumlah 4.620 orang.  

Sebelumnya kepala BPJS Paser Noormini, disebutkannya saat ini PTT di Paser yang jumlahnya hampir 4 ribu pegawai, seharusnya mendapatkan fasilitas kelas II berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dari hasil beberapa kali rapat dengan Pemkab Paser, dia mengusulkan agar pemkab bisa mengalokasikan anggaran untuk PTT. Tapi kini masih terkendala ketersediaan anggaran.  

" Jika mengikuti Perpres, dianggarkan 3 persen dengan gaji standar UMK. Namun kita ketahui gaji PTT di sini belum mencapai UMK. Saat ini masih proses restrukturisasi data," ujar Noormini. 

Pada 2020 mendatang, yang sudah pasti iurannya ditanggung oleh negara ialah untuk kepala desa (kades) kades perangkat desa. Awalnya dialokasikan di APBD Perubahan melalui dana desa, namun belum siap. Jadi saat ini masih sebagai peserta mandiri. 

Untuk di Paser, Noormini menuturkan ada 42.083 jiwa yang belum tercover kesehatannya oleh BPJS Kesehatan. Sementara untuk peserta yang tercover ada 217.333 jiwa. Perubahan data terus terjadi karena adanya verifikasi ulang, baik itu ada warga yang pindah, meninggal maupun perubahan status sosialnya dari mandiri sebelumnya, kini ke perusahaan atau instansi.  

Pemerintah akan menerapkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2020 terhadap peserta non Penerima Bantuan Iuran (PBI) yakni dari Rp 80.000 menjadi Rp160.000 untuk kelas I dan dari sebelumnya Rp51.000 menjadi Rp110.000 untuk kelas II, dan untuk iuran kelas III diusulkan sebesar Rp 42.000 dari Rp 25.500. (/jib)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 12:20

Kutim Masih Kekurangan Armada Pemadam

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta permukiman di Kutim harus…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:19

Air Isi Ulang Belum Terjamin Higienis

SANGATTA-Bagi masyarakat Kutim yang terbiasa mengisi ulang air minum (galon),…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:18

Turun Naik Penjualan Roda Dua

TANJUNG REDEB–Turunnya harga batu bara turut berimbas terhadap perekonomian di…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:18

Pasar SAD BerLabel SNI

TANJUNG REDEB–Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Berau berencana…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:15

Truk vs Logging, Dua Warga Kalsel Tewas

SENDAWAR- Tabrakan hebat antara truk Mitsubishi nomor polisi KB 8231…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:13

Pemprov Berharap Aparat Bertindak

TENGGARONG- Aktivitas truk disinyalir mengangkut batu bara dan sawit yang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:27
Ketua DPRD Kaltim Tinjau Jalan dan Jembatan di Kabupetan Berau (1)

Jembatan Kelay dan Sambaliung Terancam Roboh

TANJUNG REDEB – Mengetahui adanya sejumlah jalan dan jembatan yang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:14

Bidukbiduk Mau Dijadikan Kawasan Industri, Pariwisatanya Bagaimana?

TANJUNG REDEB – Tak mau hanya menjadi penyedia bahan baku,…

Senin, 21 Oktober 2019 13:12

Sampah dan Eceng Gondok Jadi Momok

Sampah berhamburan di Sungai Sangatta sangat menyulitkan operator ponton yang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:07

Razia Odol Sering Kucing-Kucingan, Truk Pengangkut Batu Bara Masih Marak di Samboja

TENGGARONG- Aktivitas truk milik perusahaan pengangkut batu bara dan sawit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*