MANAGED BY:
SENIN
01 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 17 September 2019 16:35
Fokus Tingkatkan Neraca Perdagangan
Tutuk SH Cahyono

PROKAL.CO, SAMARINDA-Kaltim merupakan salah satu daerah yang neraca perdagangannya selalu positif. Neraca positif artinya terjadi surplus perdagangan jika nilai ekspor lebih tinggi dari impor, dan sebaliknya untuk neraca negatif. Namun sayangnya, nilai neraca perdangan Kaltim terus merosot, meskipun masih surplus.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat 78 persen ekspor Kaltim masih berasal dari pertambangan batu bara. Saat ini harga emas hitam terus melemah, tercatat harga batu bara acuan (HBA) hanya USD 65,79 per metrik ton. Nilai itu melemah dibandingkan pada Agustus mencapai USD 81,48 per metrik ton. Jika dilihat trennya sejak 2011, harga batu bara tertinggi pada Februari yang mencapai USD 127 per metrik ton, sedangkan terendah mencapai USD 50,92 per metrik ton.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono mengatakan, setiap bulan neraca perdagangan di Kaltim selalu surplus. Sehingga Bumi Etam terlihat dari sisi perdagangan sangat baik. Padahal ekspor Kaltim hanya mengandalkan satu komoditas yaitu batu bara, terlihat dari dominasi secara strukturnya.

“Walaupun selalu surplus, namun neraca perdagangan Kaltim selalu naik-turun. Hal itu disebabkan masih bergantungnya terhadap satu sektor,” ungkapnya usai Pengukuhan Kepala KPw-BI Kaltim, di Jalan Gajah Mada, Samarinda (16/9).

Dia menjelaskan, Kaltim harus memikirkan alternatif komoditas yang bisa menstabilkan neraca perdagangan. Pertumbuhan yang selalu surplus harus diimbangi dengan kestabilan, sehingga tidak boleh fluktuatif. Saat ini masih fluktuatif karena mengikuti harga batu bara yang juga naik-turun. Kalau Bumi Etam relatif mengekspor komoditas mentah dan belum terproses dengan baik, secara alamiah neraca perdagangan akan terus mengecil.

“Sehingga hilirisasi mutlak dibutuhkan Kaltim agar seluruh komoditas mentah yang diekspor memiliki nilai tambah,” ujarnya.
Menurutnya, dengan hilirisasi nilai ekspor bisa lebih stabil. Kuncinya hilirisasi jika ingin neraca perdagangan Kaltim tetap surplus dan stabil.

Namun, hal itu tidak bisa terjadi dengan sendirinya Bumi Etam butuh membuka investasi seluas-luasnya dari luar daerah. Sebab, Kaltim belum memiliki teknologi untuk memproses komoditas yang ada. Proses menjadi daerah yang maju pasti diawali dengan penguatan-penguatan teknologi.

“Kita harus datangkan teknologi hilirisasi itu, permudah investor agar mau ke Kaltim. Investor datang bawa uang, sisanya dipermudah agar hilirisasi berjalan,” tutupnya. (ctr)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers