MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 17 September 2019 14:51
Wajib Kontrol Emosi
JANGAN TERPANCING: Kapten Persiba Stefanus Bungaran meminta rekan-rekannya tidak mudah terprovokasi saat melawan Persik Kediri. ANGGI PRADITHA/KP

PROKAL.CO, Bermain di laga away, skuat Persiba Balikpapan harus tahan segalanya. Selain menjaga ritme permainan, pemain harus mengontrol emosi agar tidak merugikan tim.

---

KEDIRI–Ya, saat bertamu di markas Persatu Tuban (14/9), skuat berjuluk Beruang Madu prediksi bisa menang mudah. Tapi apa daya, Persiba justru terjungkal 0-1 dari klub yang menjadi juru kunci Liga 2 wilayah tersebut. Kartu merah yang diterima Septinus Alua pada babak pertama dinilai sebagai penyebab tergerusnya kesolidan Persiba.

Kartu merah tersebut diterima Alua selepas dia bereaksi berlebihan terhadap keputusan wasit Gedion asal DKI Jakarta pada menit 37. Alua tampaknya tidak terima dengan keputusan wasit yang dinilai berat sebelah.

Belajar dari hal tersebut, pemain Persiba wajib lebih sabar dan tidak terpancing emosi lantaran keputusan wasit saat melawan Persik, Kamis (19/9), nanti. “Saya berharap kawan-kawan bisa lebih tenang dan tidak mudah terpancing,” kata kapten Persiba, Stefanus Bungaran.

Meski demikian, Stefanus tidak ingin menyudutkan Alua. Dia mengaku maklum dengan reaksi Alua pada laga melawan Persatu Tuban.

“Saya lebih menekankan ke hasil akhir, kita semua kecewa tidak bisa mengambil poin di Tuban,” ungkap pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini.

Sementara itu, pelatih Persiba Satia Bagdja Ijatna mengaku sudah mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak terprovokasi sebelum laga melawan Persatu. Karena diakui dia biasanya tuan rumah akan memancing emosi sehingga wasit bisa mengambil keputusan.

“Kami sudah antisipasi itu, tapi ternyata tidak dijalankan dengan baik dan akibatnya fatal,” kata pelatih 60 tahun itu.

Soal kinerja wasit yang dinilai berat sebelah, Satia tidak ingin banyak berkomentar. Dia mengatakan, menilai wasit ketika kalah dan tidak berkomentar saat menang bukan sikap fair. (/hul/tom/k8)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers