MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 17 September 2019 14:51
Wajib Kontrol Emosi
JANGAN TERPANCING: Kapten Persiba Stefanus Bungaran meminta rekan-rekannya tidak mudah terprovokasi saat melawan Persik Kediri. ANGGI PRADITHA/KP

PROKAL.CO, Bermain di laga away, skuat Persiba Balikpapan harus tahan segalanya. Selain menjaga ritme permainan, pemain harus mengontrol emosi agar tidak merugikan tim.

---

KEDIRI–Ya, saat bertamu di markas Persatu Tuban (14/9), skuat berjuluk Beruang Madu prediksi bisa menang mudah. Tapi apa daya, Persiba justru terjungkal 0-1 dari klub yang menjadi juru kunci Liga 2 wilayah tersebut. Kartu merah yang diterima Septinus Alua pada babak pertama dinilai sebagai penyebab tergerusnya kesolidan Persiba.

Kartu merah tersebut diterima Alua selepas dia bereaksi berlebihan terhadap keputusan wasit Gedion asal DKI Jakarta pada menit 37. Alua tampaknya tidak terima dengan keputusan wasit yang dinilai berat sebelah.

Belajar dari hal tersebut, pemain Persiba wajib lebih sabar dan tidak terpancing emosi lantaran keputusan wasit saat melawan Persik, Kamis (19/9), nanti. “Saya berharap kawan-kawan bisa lebih tenang dan tidak mudah terpancing,” kata kapten Persiba, Stefanus Bungaran.

Meski demikian, Stefanus tidak ingin menyudutkan Alua. Dia mengaku maklum dengan reaksi Alua pada laga melawan Persatu Tuban.

“Saya lebih menekankan ke hasil akhir, kita semua kecewa tidak bisa mengambil poin di Tuban,” ungkap pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini.

Sementara itu, pelatih Persiba Satia Bagdja Ijatna mengaku sudah mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak terprovokasi sebelum laga melawan Persatu. Karena diakui dia biasanya tuan rumah akan memancing emosi sehingga wasit bisa mengambil keputusan.

“Kami sudah antisipasi itu, tapi ternyata tidak dijalankan dengan baik dan akibatnya fatal,” kata pelatih 60 tahun itu.

Soal kinerja wasit yang dinilai berat sebelah, Satia tidak ingin banyak berkomentar. Dia mengatakan, menilai wasit ketika kalah dan tidak berkomentar saat menang bukan sikap fair. (/hul/tom/k8)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:13

Lerby Kembali!

Lini depan Borneo FC bakal kembali runcing. Lerby Eliandry yang…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:55

Juru Selamat dari La Furia Roja

Spanyol kembali mencatat cerita manis para pelatih pengganti saat kualifikasi…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:40

Begini Siasat Olimpiade Tokyo Melawan Panas dan Badai

TOKYO-Presiden Komite Olimpiade Internasoonal (IOC), Thomas Bach, dalam pidatonya pada…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:07

Perparah Nestapa Setan Merah

LIMA penyelamatan diukir kiper Spanyol David de Gea dari total…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:15

Center Tak Lagi Merisaukan

LOS ANGELES-Saat DeMarcus Cousins divonis mengalami cedera ACL Agustus lalu,…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:14

Marquez Bidik Gelar Lainnya

MOTEGI- Tahun lalu, Marc Marquez datang ke Sirkuit Twin Ring…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:13

Suporter Meninggal, Serangan Rasial, hingga Kontroversi Turki

MATCHDAY ketujuh kualifikasi Euro 2020 grup A antara Bulgaria dan…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:58

Fokus Pulihkan Cedera

Mendapat jatah libur, pemain Mitra Kukar memilih pulang ke kampung…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:57

Dukung Hasil Emergency Meeting

Isu penundaan kompetisi Liga 1 2019 akhirnya menuju kepastian. Emergency…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:56

Selingi Libur dengan Tarkam

ADA banyak cara mengisi waktu libur yang diberikan manajemen Mitra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*