MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 17 September 2019 14:39
Napoli vs Liverpool
Jebakan San Paolo
MITOS NEGERI PIZZA: Dries Mertens berambisi bisa menjegal langkah awal sang juara bertahan yang dipimpin Virgil van Dijk dkk. AFP

PROKAL.CO, Jangan memulainya dengan melawan klub Italia. Ya, klub dari Italia bak pantangan untuk klub-klub juara bertahan Liga Champions jika mau membuka fase grup Liga Champions dengan sempurna. Faktanya dalam sedekade terakhir sudah ada dua korban klub Italia, Chelsea dan Barcelona.

 

BARCA contohnya. Tiga kali La Blaugrana, julukan Barca, tersendat di matchday pertama karena klub Serie A. Ditahan Inter Milan tanpa gol (2009–2010), dua musim setelahnya gagal menang lawan AC Milan setelah ditahan 2-2 di Camp Nou. Lalu, di Olimpico, Barca juga tidak mampu mengalahkan AS Roma dan tertahan 1-1 pada musim 2015–2016.

The Blues pun demikian. Mereka diredam Juventus 2-2 dalam laga pembuka fase grup 2012–2013. Nah, dini hari nanti, jebakan Napoli di San Paolo, Naples, sudah menanti Liverpool sebagai pemilik Si Kuping Lebar, sebutan trofi Liga Champions. “San Paolo benar-benar tricky bagi kami,” sebut full-back kanan Liverpool Trent Alexander-Arnold, dikutip Liverpool Echo.

Arnold berkaca dari yang didapat musim lalu. Di balik jalannya menuju final, San Paolo satu dari empat tempat Jordan Henderson dkk terkapar. Bahkan, Napoli jadi klub pertama yang menodai musim The Reds di Liga Champions 2018–2019. Liverpool keok 0-1 pada matchday kedua fase grup.

TAA, inisial namanya, tidak mau situasi musim lalu terulang. “Kami belajar dari kesalahan dan kami balik ke sana dengan gameplan yang lebih baik, aku harap kami beruntung,” tuturnya. Pelajaran itu adalah “membunuh” Lorenzo Insigne dkk sejak awal laga. Pasalnya, saat itu, tidak satu pun shots on goal yang dilakukan pemain Liverpool. “Kami ingat, Juergen berkata ke kami bahwa itulah laga terburuk kami musim lalu,” sambung nomine Golden Boy 2018 itu.

Full-back kiri Liverpool Andy Robertson mengklaim, Liverpool musim ini tidak sama dari musim lalu. Saat itu, klaim Robertson, Liverpool telat panas di fase grup. Buktinya, tidak sekali pun Liverpool memenangi laga tandang selama fase grup musim lalu. “Kini, kembali ke final pada musim ini harus kami bayangkan sejak awal fase grup. Kembali, dibuka dari Naples,” sambung Robbo, sapaan akrab Robertson, dikutip Evening Standard.

Bukan pekerjaan mudah. Catatan musim ini menunjukkan, mulai mencetak gol pada menit-menit 25 ke bawah bukan tugas yang gampang dalam lima laga terakhir Liverpool. Paling cepat baru mampu menjebol gawang lawan pada menit ke-28. Itu pun baru dilakukan saat menang 3-1 kontra Newcastle United, akhir pekan kemarin (14/9).

Gelandang Napoli Piotr Zielinski bukan menganggap laga kontra Liverpool sebagai laga yang susah lagi. Kepada Radio Kiss Kiss Napoli, Zielinski mengaku sudah paham karakter dari skuat asuhan Klopp itu. “Musim ini kami juga sudah menunjukkan kemampuan kami menekuk juara Eropa itu,” klaim Zielinski. Walaupun, kemenangan 3-0 itu terjadi hanya dalam pramusim di Edinburgh, 28 Juli lalu.

Bayang-bayang kekalahan pertama fase grup Liga Champions di Naples juga pernah jadi mimpi buruk Kloppo, sapaan akrab Klopp. Tepatnya pada 2013–2014. Saat itu, Klopp jadi der trainer Borussia Dortmund yang notabene datang sebagai finalis edisi sebelumnya, kalah 1-2 di tangan Napoli.

Dan, Lorenzo Insigne jadi pembeda saat menit ke-67. Insigne kali ini berambisi kembali menjadi momok bagi tim asuhan Klopp. “Sebab sampai sekarang aku masih membayangkan pada musim ini mengulangi tendangan bebas yang manis ke gawang tim asuhan Klopp,” harapnya di dalam konferensi pers di Castel Volturno, tadi malam. (ren/jpg/ndy/k8)


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 13:42

Penerjemah Dadakan Conte

PROSES adaptasi striker Inter Milan Romelu Lukaku di Italia bakal…

Rabu, 23 Oktober 2019 13:41

Promes Mengejar Kluivert

AMSTERDAM– Quincy Promes menjadi rekrutan termahal Ajax Amsterdam pada musim…

Rabu, 23 Oktober 2019 13:40

Williamson Absen 6-8 Pekan

ROOKIE paling menjanjikan di NBA 2019-20, Zion Williamson harus menepi…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:33

Biang Rusuh, Hukuman Berat Menanti Tolle

JOGJAKARTA- Mendapat kartu merah. Disambung dengan melakukan tendangan kungfu kepada…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:31
INTER MILAN vs BORUSSIA DORTMUND

Menantang Sial Melawan Klub Jerman

MILAN- Inter Milan dengan allenatore Antonio Conte boleh berkoar bahwa…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:29

Koeman Bisa Datang, Urusan Grizi Beres

PRAHA – Lika-liku transfer Barcelona untuk penyerang Antoine Griezmann menemui…

Selasa, 22 Oktober 2019 14:12

Siap Sumbang Poin di Australia

MOTEGI -Meski masih gagal meraih poin, pembalap Repsol Honda Jorge…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:20

Tepis Isu Penjualan Saham

CEO Manchester United Ed Woodward menjadi sasaran sumpah serapah fans.…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:55

Sudah Kalah, Tidak Lolos, Rusuh Pula

JOGJA- Ketika peluit tanda sepak mula dibunyikan, laga PSIM Jogja…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:51
Galatasaray vs Real Madrid

Ke Istambul dengan Raport Merah

ISTANBUL – Real Madrid sebagai raja Liga Champions terancam tersingkir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*