MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 16 September 2019 13:19
Minimnya Peran Aktif Partai dalam Pilwali

Koalisi Sekadar Tiket Berlaga

Lutfi Wahyudi

PROKAL.CO, Pilkada tinggal setahun lagi, partai-partai mulai menyortir kandidat yang akan dipilih untuk diusung dalam laga akbar demokrasi itu. Di Kota Tepian, empat partai memanaskan mesinnya lebih dulu membuka penjaringan.

 

DI lain sisi, koalisi partai jadi harga mutlak lantaran tak ada parpol yang berhasil menyabet 20 persen keterwakilan atau sembilan kursi di Basuki Rahmat, markas DPRD Samarinda.

Banyak tidaknya partai berkoalisi, tidak menjamin produk hasil pilkada akan bersandar pada kebutuhan membenahi problematika Samarinda.

“Karena partai saat ini cenderung menempatkan diri sebagai kendaraan untuk berlaga dalam pilkada saja. Tidak mengawal penuh selepas terpilih,” ucap pengamat politik asal Universitas Mulawarman Lutfi Wahyudi, (15/9).

Koalisi untuk mengusung pastinya berangkat dari kepentingan partai ketika jadi kendaraan untuk berlaga. Karena itu, menyatukan banyak kepentingan akan lebih sukar dan melemahkan peran partai yang berujung jadi sekadar kendaraan politik. Kompromi kebijakan pun akhirnya hanya berlaku ketika pengusungan tersebut.

“Ini kadang tidak berlaku lama. Ketika calon yang diusung terpilih membuat kebijakan bisa saja partai pengusung paling getol menyoal,” sebutnya. Kepentingan jangka pendek ini muncul karena rendahnya kualitas kaderisasi partai menelurkan kandidat berkualitas.

Hal itu terlihat jelas ketika partai yang ada memilih membuka penjaringan. Padahal, tutur dia, puak punya fungsi rekrutmen politik sehingga kader yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam menangani persoalan di Samarinda dapat disorong untuk berlaga di pilkada. Upaya seperti ini bukan hal susah jika dijalankan 2–3 tahun sebelum pemilu bergulir.

Seminimal mungkin, ada upaya dari partai untuk menginventarisasi sosok yang siap diusung. Tentunya, memiliki visi, solusi, atau konsep yang matang membangun daerah dengan rekam jejak yang berkompeten pula. “Bukannya pasif dan menunggu dilamar seperti membuka penjaringan,” sambungnya.

Celakanya, hal ini memiliki efek domino yang memperkeruh pengetahuan politik. Panggung politik pun menciptakan figur yang maju dengan menawarkan solusi membenahi Samarinda dengan slogan yang artifisial, bukan kerja nyata si figur yang selama ini mampu dilakukan. “Bukan pula klaim telah berhasil bangun ini itu, serta gaji untuk warga. Ini tidak menyasar kebutuhan pokok membenahi persoalan Samarinda,” sebutnya.

Pada akhirnya, pilkada akan selalu menyajikan pertarungan individual para calon dengan mengandalkan popularitas, elektabilitas, dan kualitas. “Tapi, soal kualitas selalu nomor buncit. Bahkan sering terlupakan,” katanya.

Lutfi berharap, akan muncul banyak figur yang resmi bertarung di pemilu. Semakin banyak pilihan, akan lebih menyehatkan demokrasi dan memberi pengetahuan politik ke masyarakat karena tersedianya alternatif. “Malah lebih baik karena ada pilihan,” tutupnya. (*/ryu/dns/k8)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:07

Makmur: Seluruh AKD Bergerak Cepat Melakukan Tupoksi

DPRD Kaltim melalui rapat paripurna keempat, Selasa (15/10), mengumumkan alat…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:15

Makmur : Gedung DPRD Kaltim, Rumah Aspirasi Bagi Seluruh Masyarakat

SAMARINDA-  Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK menegaskan, DPRD Kaltim merupakan…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:12

Bidangi Masalah Ekonomi dan Perusda, Ini Rencana Baharudin Demmu

SAMARINDA- Mendapat tugas dan mandat sebagai Wakil Ketua Komisi II…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:58

“OTT” di APT, Nyaris Setengah Kilogram Narkoba Diambil di Bandara

Langkah kaki Suryani pelan, menuju musala di kompleks Bandara Aji…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:57

Plafon SD 011 Runtuh, Perlu Rehab Total, Salah Satu Gedung Tak Laik

Ingar bingar suara anak-anak yang tengah asik bermain di halaman…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:57

Paving Block Penutup Parit Ambles

SAMARINDA-Pengguna paving block atau bata beton di jalur lingkaran bustan…

Rabu, 16 Oktober 2019 16:21

Mahasiswa Desak Kejaksaan Usut Kasus Pembangunan Terminal Peti Kemas Kariangau

SAMARINDA- Puluhan mahasiswa, yang mengatasnamakan Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kaltim,…

Rabu, 16 Oktober 2019 00:14

Pekan Ini, AKD Tuntas dan Bisa Langsung Laksanakan Tugas

SAMARINDA. DPRD Kaltim menggelar rapat pimpinan fraksi-fraksi dan kelompok kerja…

Rabu, 16 Oktober 2019 00:03

Pimpin Komisi III, Ini Kata Veridiana

SAMARINDA. Kali pertama dalam kurun lebih dari 20 tahun, Alat…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:31

HAYUU KAM..!! PDAM Samarinda Bakal Ungkap Perusahaan Penunggak

PDAM Tirta Kencana merilis tunggakan pembayaran rekening air se-Samarinda. Nilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*