MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 16 September 2019 12:33
Kutai Timur Dikepung Asap Tebal
SETIAP HARI: Kabut asap menyelimuti SMP 4 Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kutim. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) marak terjadi. Dua peristiwa kebakaran lahan terjadi secara bergantian. Di Dusun Kenyamukan, Sangatta Utara pada sore hari, berlanjut di Gang Damai, Km 1 Sangatta Selatan, malam harinya. Akibatnya, asap mengepung Sangatta.

 

KABUT asap tak hanya berasal dari Kutim, melainkan Berau. Pasalnya, dua kabupaten itu memiliki hamparan hutan dan lahan yang terbentang luas. Terlebih musim kemarau, rentan terjadi Karhutla. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kutim Donny Malewa menjelaskan kepada harian ini, beberapa titik api muncul di Sangatta. Menurut dia, ada empat titik rawan, yakni Kenyamukan, Jalan Poros Km 1, Jalan Haji Masdar, dan kawasan Guru Besar.

"Kami berupaya mengingatkan bahaya karhutla, termasuk mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan. Namun, pelaku pembakaran sepertinya tak peduli,” ujarnya. Saat kondisi kemarau, dijadikan kesempatan oknum warga untuk membuka lahan dengan cara murah dan mudah. Padahal membahayakan banyak orang. “Ada empat titik api di Km 1 dan itu lahan gambut. Otomatis api susah padam," sambungnya.

Terpisah, Kasi Penanggulangan Darurat BPBD Kutim Romi menuturkan, pihaknya kerap memadamkan api. Hampir setiap hari ada kebakaran lahan di berbagai lokasi. "Baik di Sangatta Utara maupun bagian selatan. Belum lagi ditambah kecamatan-kecamatan lain di luar Sangatta," katanya.

Penanganan dilakukan tim gabungan, terdiri dari BPBD, Disdamkar Pemkab Kutim, KPHP, TNI, Polri, dan relawan lainnya, serta warga. Beberapa kendala kerap dihadapi. Salah satunya ketersediaan air. Selain itu, kemampuan fisik personel, cuaca panas, serta angin kencang, dan topografi area hutan atau lahan yang terbakar.

"Unit yang biasa turun ke tempat kejadian adalah 1 water tank BPBD, 1 mobil rescue BPBD, 1 pemadam pemkab, ditambah unit roda empat maupun roda dua dari BPDB, KPHP, dan kepolisian," ungkapnya.

Pemadaman menggunakan selang yang terkoneksi ke water tank atau truk pemadam. Selain itu, menggunakan pompa punggung serta alat pemukul ranting kayu secara manual. "Jika situasi lebih parah, pemadam pemkab akan menambahkan unitnya ke titik api," kuncinya. (*/la/dra2/k16)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Atlet Berprestasi Terancam Tidak Ikuti World Cup

SANGATTA - Sering mengharumkan nama Kutim bahkan nama besar Indonesia…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*