MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 16 September 2019 12:32
Asap Makin Pekat, Sekolah Libur Tiga Hari
Agus Tantomo

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB-Kabut asap yang semakin pekat, membuat Wakil Bupati Berau Agus Tantomo memanggil pihak Dinas Pendidikan (Disdik) dan kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Berau, sekitar pukul 15.00 Wita kemarin (15/9).

Pertemuan yang digelar di rumah dinas wakil bupati itu khusus membahas kondisi udara Berau yang sudah beberapa hari terpapar kabut asap pekat. Wabup meminta kadisdik untuk memerintahkan semua sekolah meliburkan aktivitas belajar-mengajar selama tiga hari, terhitung sejak hari ini (16/9).

“Benar, diliburkan tiga hari,” ujar Agus. Meliburkan para pelajar selama tiga hari masih bisa diperpanjang jika kondisi asap yang menyelimuti Bumi Batiwakkal semakin pekat. “Bisa bertambah, lihat kondisi nantinya,” sambungnya.

Kebijakan itu harus diambil lantaran kabut asap pekat membuat udara Berau tidak sehat. “Saya tidak ingin anak-anak sekolah mengalami sakit,” katanya.

Kebijakan untuk meliburkan seluruh pelajar di Berau juga mengantisipasi peningkatan penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), khususnya dari kalangan pelajar.

Dikatakan Humas RSUD dr Abdul Rivai Erva Anggriana, pasien dengan keluhan penyakit ISPA memang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. "Saya belum lihat angka pastinya. Selama kabut asap, penyakit terbanyak diderita pasien di RSUD adalah ISPA," ujarnya. Dijelaskannya pula, asap yang diduga dari aktivitas pembakaran hutan dan lahan mengandung gas dan partikel kimia. Material tersebut memicu dampak buruk yang nyata pada manula, anak-anak atau bayi, dan pengidap penyakit paru.

Jadi, kabut asap yang saat ini merajalela membawa partikel berukuran kecil yang masuk melalui saluran pernapasan. "Mereka yang mengidap asma, terutama anak-anak, adalah kelompok paling rentan terhadap ancaman kabut asap," tambahnya.

Sisi lain, Bandara Kalimarau lumpuh selama tiga hari. Kondisi asap yang pekat mengurangi jarak pandang. Dampaknya, terjadi penumpukan penumpang. Tak sedikit calon penumpang yang tidak bisa terbang, memilih menempuh jalur darat dari Balikpapan untuk ke Berau atau sebaliknya.

Titik-titik karhutla di Berau mulai berkurang. Namun, asap pekat tak kunjung hilang. Pasalnya, sumber asap ada dua, dari Berau tapi ada pula kiriman. Dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (*/hmd/mar/*/oke/udi/dra2/k16)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Atlet Berprestasi Terancam Tidak Ikuti World Cup

SANGATTA - Sering mengharumkan nama Kutim bahkan nama besar Indonesia…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*