MANAGED BY:
SABTU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 16 September 2019 12:32
Lokalisasi Ilegal Tumbuh Liar, Akui Sulit Diawasi
SUSAH DIPANTAU: Lokalisasi Kampung Kajang akan ditertibkan kembali oleh jajaran Satpol PP Kutim. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO,

SANGATTA-Penutupan lokalisasi Kampung Kajang, Sangatta Selatan, dilakukan sejak beberapa tahun silam. Namun, bukan berhenti, justru tumbuh subur. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutim menargetkan, dalam waktu dekat akan menertibkan tempat yang ramai ketika akhir pekan itu.

Pasalnya, aktivitas yang dilakukan membuat human immunodeficiency virus/acquired immunedeficiency syndrom (HIV/AIDS) semakin menyebar.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kutim Bahrani, pihaknya sulit mengawasi penyebaran pekerja seks komersial (PSK) di tempat-tempat terselubung. Penutupan rumah prostitusi itu menjadikan para perempuan malah ekspansi ke tempat yang sulit terdeteksi. "Penyebaran penyakit kan melalui hubungan badan. Tempat induknya ditutup tapi banyak tumbuh yang ilegal. Jadi dampaknya luas kalau mereka masih beraktivitas," ujarnya.

Kini aktivitas WTS kerap memanfaatkan media dalam jaringan (online). Termasuk medsos. Itu menunjukkan penutupan lokalisasi tidak cukup untuk menghentikan praktik prostitusi. Kampung Kajang ditutup, tapi di Sangatta menjamur indekos dan hotel sebagai prostitusi.

"Dengan penutupan, menyulitkan pemantauan karena ada penyebaran itu, memang susah," sambungnya. Hal itu dirasa tak menghentikan kegiatan prostitusi di masyarakat luar lokalisasi. Tidak hanya indekos, hotel, dan warung remang-remang yang menjadi sasaran, demi pencegahan, pihaknya menyosialisasikan pentingnya alat kontrasepsi.

"Kalau bisa tingkatkan iman supaya tidak tergoda. Namun, kalau memang tidak cukup kuat, pakai alat pengaman," jelasnya. (*/la/dra2/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Januari 2021 11:49

Puluhan Ponsel Dibakar, Kalapas: Bisa Jadi Ada Oknum yang Masukkan

Penegakan aturan di lingkungan Lapas Kelas II A Tenggarong terus…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:49

Vaksinasi Tahap II Ditargetkan Februari

TENGGARONG - Kondisi geografis di Kukar yang luas dan beragam…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:48

Bupati Kutai Barat Sembuh dari Covid-19

SENDAWAR - Setelah kurang lebih dua bulan menjalani perawatan dan…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:46

UMK Berau Jadi Rp 3,4 Juta

Gubernur Kaltim mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang penetapan upah minimum…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:45

Pelestarian Terumbu Karang di Berau Bawa Manfaat Ekonomi

TANJUNG REDEB-Upaya pelestarian terumbu karang juga harus membawa manfaat ekonomi…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:38

Tren Kasus Pasien Positif Masih Tinggi, Ada Potensi PPKM Diperpanjang

Paparan virus corona di Kota Taman terus melonjak sejak awal…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:37

Kunjungan Lapas Masih Ditiadakan

BONTANG -  Pemkot Bontang telah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Berlandaskan…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:25

Evaluasi PPKM Dijadwalkan 25 Januari

SATGAS Penanganan Covid-19 telah menjadwalkan evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat…

Jumat, 22 Januari 2021 11:45

Kanwil Kemenkumham Inspeksi Lapas, Ini yang Ditemukan

TENGGARONG – Terungkapnya kasus narkoba jenis sabu seberat 3 kilogram,…

Jumat, 22 Januari 2021 11:44

Di Kubar Harga Sembako Stabil, Cabai Naik karena Faktor Distribusi

Sejak awal Januari 2021, harga sembilan bahan pokok (sembako) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers