MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 16 September 2019 12:32
Lokalisasi Ilegal Tumbuh Liar, Akui Sulit Diawasi
SUSAH DIPANTAU: Lokalisasi Kampung Kajang akan ditertibkan kembali oleh jajaran Satpol PP Kutim. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, SANGATTA-Penutupan lokalisasi Kampung Kajang, Sangatta Selatan, dilakukan sejak beberapa tahun silam. Namun, bukan berhenti, justru tumbuh subur. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutim menargetkan, dalam waktu dekat akan menertibkan tempat yang ramai ketika akhir pekan itu.

Pasalnya, aktivitas yang dilakukan membuat human immunodeficiency virus/acquired immunedeficiency syndrom (HIV/AIDS) semakin menyebar.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kutim Bahrani, pihaknya sulit mengawasi penyebaran pekerja seks komersial (PSK) di tempat-tempat terselubung. Penutupan rumah prostitusi itu menjadikan para perempuan malah ekspansi ke tempat yang sulit terdeteksi. "Penyebaran penyakit kan melalui hubungan badan. Tempat induknya ditutup tapi banyak tumbuh yang ilegal. Jadi dampaknya luas kalau mereka masih beraktivitas," ujarnya.

Kini aktivitas WTS kerap memanfaatkan media dalam jaringan (online). Termasuk medsos. Itu menunjukkan penutupan lokalisasi tidak cukup untuk menghentikan praktik prostitusi. Kampung Kajang ditutup, tapi di Sangatta menjamur indekos dan hotel sebagai prostitusi.

"Dengan penutupan, menyulitkan pemantauan karena ada penyebaran itu, memang susah," sambungnya. Hal itu dirasa tak menghentikan kegiatan prostitusi di masyarakat luar lokalisasi. Tidak hanya indekos, hotel, dan warung remang-remang yang menjadi sasaran, demi pencegahan, pihaknya menyosialisasikan pentingnya alat kontrasepsi.

"Kalau bisa tingkatkan iman supaya tidak tergoda. Namun, kalau memang tidak cukup kuat, pakai alat pengaman," jelasnya. (*/la/dra2/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers