MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Senin, 16 September 2019 11:31
Pemerintah Menyiapkan Kaltara Jadi Penyangga Pangan Ibu Kota Negara Baru

PROKAL.CO, Ibu kota negara pindah ke Kaltim. Namun pemerintah menyiapkan Kaltara sebagai daerah penyangga pangan ibu kota. Agar tak mengandalkan impor.

 

M RIDUHAN, Balikpapan

 

MENEMPATKAN Kaltara sebagai lokasi daerah memproduksi pangan dianggap langkah strategis. Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Justan Riduan Siahaan berharap, ke depan Indonesia bisa meniadakan impor beras atau pangan lainnya. Distribusi pangan ke ibu kota negara yang baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara serta sekitarnya bisa terpenuhi.

Justan menyebut ada tiga kabupaten yang sudah dipilih pihaknya. “Yakni Bulungan, Malinau, dan Nunukan," katanya. Soal konsep, dia menjelaskan, pembangunan daerah penyangga pangan ibu kota baru, yaitu dengan sistem klaster. Khusus untuk Bulungan, pembangunannya berupa wilayah sentra produksi padi, cabai, dan bawang merah. “Sama halnya dengan Nunukan,” ucapnya.

Untuk Malinau, kata dia, akan digarap menjadi sentra produksi padi dan jagung. Karena itu, dia minta, untuk kepala dinas di masing-masing kabupaten untuk aktif berkomunikasi. Jangan bekerja sendiri-sendiri. “Tapi harus kerja bersama dengan semua pihak. Termasuk pihak legislatif," ujarnya.

Justan menegaskan, untuk kabupaten lain yang tidak terpilih sebagai penyangga pangan ibu kota baru, bukan berarti kabupaten tersebut tidak diperlukan. Kementan menegaskan tetap membantu. “Sehingga daerah di luar klaster juga mampu menyediakan pangan,” ujarnya.

Dia membeber, Kementan selama lima tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla menunjukkan prestasi menggembirakan. Meski secara anggaran pada 2014-2019 trennya turun 33,65 persen. Namun sektor pertanian justru ekspor dan produk domestik bruto (PDB) pertanian meningkat.

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata kenaikan ekspor pertanian per tahun sebesar 2,4 juta ton. Dan tercatat dalam lima tahun terakhir, ekspor naik 9 juta ton. Pada 2013, total ekspor hanya 33 juta ton, namun pada 2018, mencatat nilai tertinggi, yakni 42,5 juta ton. “Nilai PDB pertanian pun naik, yakni dari target PDB 3,5 persen, pertanian mampu menembus 3,7 persen,” bebernya.

BPS pun mencatat, kinerja Kementan itu mampu menurunkan inflasi bahan makanan yang sangat signifikan, dari 10,57 persen pada 2014 menjadi 1,69 persen pada 2018. Begitu pun penduduk miskin di perdesaan menurun dari 14,17 persen pada 2014 menjadi 13,2 persen pada 2018.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun mencatat, investasi sektor pertanian meningkat tajam. Pada 2013 hanya Rp 29,3 triliun, namun tahun 2018 naik menjadi Rp 61,6 triliun sehingga naik 110 persen. “Kepada para petani, banggalah bisa memenuhi pangan Indonesia. Bahkan pangan kita sudah banyak diekspor,” sambungnya.

INVESTASI PANGAN

Kamar Dagang Indonesia (Kadin) menyebutkan, sektor pertanian merupakan penyumbang tertinggi penanaman modal dalam negeri (PMDN). Selama ini, yakni Rp 7,1 triliun. Populasi 260 juta jiwa dan tingkat konsumsi pangan yang tinggi menjadi pendorong investasi di sektor pangan terkerek.

Perwakilan Kadin, Suharyo Husein pada Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Investasi Bidang Tanaman Pangan di Depok, Kamis malam (12/9) lalu menyebut ada beberapa usulan kebijakan untuk menderaskan investasi khususnya di bidang tanaman pangan.

Misalnya, penyediaan lahan bagi perluasan produksi, menyediakan infrastruktur pendukung, mempercepat perluasan dan peningkatan kapasitas pelabuhan, peningkatan produktivitas, menghapus bea masuk atas impor beberapa produk dan penguatan kemampuan pemasaran. “Contoh konkretnya bentuk food estate terutama corn estate sebagai salah satu alternatif,” bebernya.

Namun kata dia, selama ini terdapat beberapa variabel yang menjadi penghambat investasi. Yakni inkonsistensi regulasi, pajak, tenaga kerja, ketersediaan lahan dan kualitas infrastruktur. “Teknologi dan akses terhadap teknologi, pembiayaan dan iklim usaha. Itu yang harus kita cari solusinya,” terangnya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi menyatakan pihaknya bertekad memperluas investasi di bidang tanaman pangan. Tercatat, neraca perdagangan sektor pertanian surplus USD 11 miliar. Kendati demikian, Kementan tetap mendorong investasi dan ekspor sektor pertanian. “Petani kalau disuruh membangun usaha taninya sendiri pasti kesulitan, maka perlu adanya investasi untuk membangun sektor tanaman pangan,” ungkapnya.

Kepala Subdirektorat Fasilitasi Promosi Luar Negeri BKPM Sri Endang Novitasari mengungkapkan pentingnya meningkatkan arus investasi langsung yang berorientasi ekspor. Pasalnya, investasi dapat membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan volume ekspor. “Sektor pertanian menyumbang investasi sebanyak Rp 600 triliun atau sekitar 17,5 persen dari total realisasi investasi,” ungkapnya.

Sementara realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan pada Januari sampai Juni 2019 naik 11,7 persen. Capaian itu lebih tinggi dari kenaikan tahun 2018 sebesar 9,5 persen. “Secara total, realisasi investasi pada 2014-Juni 2019 total Rp 3.372,4 triliun naik 206 persen dari periode 2010-2014 sebesar Rp 1.634 triliun,” jelas Sri. (rom/k15)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 12:03

Truk vs Motor, 1 Satu Tewas

KECELAKAAN melibatkan truk dan sepeda motor terjadi kemarin (12/12). Satu…

Kamis, 12 Desember 2019 13:41

Percobaan Penculikan Hebohkan Dunia Maya

BALIKPAPAN – Percobaan penculikan anak terjadi di Jalan PJHI Batakan…

Kamis, 12 Desember 2019 13:20

Abrasi dan Sampah Hantui Pantai Manggar

BALIKPAPAN - Mendekati pergantian tahun, gelombang di Pantai Manggar masih…

Kamis, 12 Desember 2019 12:26

Inflasi Balikpapan Diprediksi Tak Sampai 2 Persen

BALIKPAPAN – Memasuki perayaan Natal dan tahun baru, permintaan barang…

Rabu, 11 Desember 2019 12:16

Natal dan Pergantian Tahun Rawan Kejahatan

BALIKPAPAN-Polda Kaltim menganalisis potensi kerawanan keamanan jelang perayaan Natal dan…

Rabu, 11 Desember 2019 12:06

Investor Siap Asal Tata Kelola Jelas

Potensi PDAM bertransformasi sebagai BUMD juga dibahas dari sudut pandang…

Rabu, 11 Desember 2019 12:05

Diskusi Publik PDAM, Potensi Jadi Persero

Untuk menghasilkan laga kuncinya PDAM harus dikelola profesional dan mandiri.…

Rabu, 11 Desember 2019 12:02

Demi Hewan Peliharaan, Rela Rogoh Kocek Jutaan

Memiliki hewan peliharaan menjadi hobi sebagian orang. Tak jarang mereka…

Rabu, 11 Desember 2019 11:58

SOK JAGO ACUNG PEDANG..!! Enam Preman Pandansari Digulung Polisi

BALIKPAPAN - Tim Opsnal Polsek Balikpapan Barat mengamankan enam orang…

Selasa, 10 Desember 2019 11:46

Somber Bakal Dihidupkan Lagi, Tapi Tunggu Ini

Pelabuhan Somber akan digunakan untuk kapal tujuan Palu dan Mamuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.