MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 16 September 2019 10:44
Dipuji Tidak Terbang, Dicaci Tidak Tumbang

Jenny Marini

KEWAJIBAN: Selama menjadi general manager Hotel Horison Samarinda, Jenny membeberkan jika contoh yang berusaha dia tularkan dan diharapkan dapat menjadi contoh yang baik untuk perempuan lainnya. Yakni, perempuan boleh bekerja, hingga menjadi pemimpin. Namun, tak boleh meninggalkan kewajiban utama sebagai ibu dan istri. (IST)

PROKAL.CO, Ragu melangkah keluar, menghadapi hal yang belum pasti. Semua orang terlena dengan zona nyaman. Namun tidak dengan Jenny Marini. Meski karier di dunia perhotelan belum sampai empat tahun, dia ditawari menduduki posisi tertinggi.

 

DIA Diberi kabar akan menduduki posisi GM periode selanjutnya. Kaget, tak sangka, senang, namun di satu sisi Jenny Marini galau sebab itu merupakan posisi yang memiliki tanggung jawab besar.

“Respons pertama saat diberitahu ya pastinya kaget. Mengingat saya tidak punya banyak pengalaman di bidang perhotelan. Ditambah, saya termasuk pemain baru dalam dunia ini. Alasan GM sebelumnya mengatakan jika melihat bukan karena skill melainkan karakter unggul, katanya sih,” ucapnya saat disambangi tengah pekan lalu.

Mendapat tawaran tersebut, Jenny tak langsung memberi jawaban. Dia meminta saran suami. Jenny mengira jika suami akan melarang, mengingat kewajiban dan tanggung jawab yang besar akan diikuti dengan jadwal kerja yang semakin padat.

Tidak sesuai bayangan, dirinya malah mendapat restu bahkan dukungan. Mendapat respons baik, Jenny berusaha memantapkan diri sebelum akhirnya menerima tawaran menjadi GM Hotel Horison Samarinda.

“Saya menganggap ini cara Allah untuk memaksa saya lebih mengasah kemampuan. Sebab, jika terus berada di zona nyaman pasti saya enggak bisa mengukur seberapa jauh kemampuan yang saya punya,” jelasnya.

Pada Juli 2017, dirinya resmi naik jabatan. Meski sukses memantapkan diri, Jenny tetap saja merasa gundah dan khawatir jika dirinya membuat salah. Mendapat kritikan merupakan hal yang berusaha dia hindari. Tak hanya itu, dirinya juga mengaku kurang bisa bersosialisasi dengan baik.

Kandati demikian, Jenny memiliki jiwa yang suka dengan tantangan. Walhasil, dengan kekurangan yang dia miliki, dirinya tetap bisa mencari solusi untuk berubah menjadi lebih baik.

“Kritik itu hal yang baru saja saya sadari manfaatnya. Hal yang seharusnya tidak saya hindari tapi dicari. Misal, harus inisiatif tanya testimonial kepada tamu duluan. Jika sudah ketemu kurangnya, kemudian dibenahi sesegera mungkin,” beber perempuan kelahiran 1981 itu.

Begitu banyak pengalaman yang bisa dipelajari. Khususnya perihal stigma kepemimpinan yang sering dikaitkan dengan gender. Jenny tidak begitu fokus terhadap stigma tersebut. Melainkan berusaha menjalankan kewajiban dengan baik. Sebab, dengan hasil karya dan dedikasi tinggi, dirinya yakin stigma itu akan hilang dengan sendirinya.

“Awalnya juga sedikit kaku karena saat acara besar pertemuan GM hotel se-Kalimantan, mayoritas laki-laki. Bahkan meski statusnya bersaing, tapi mereka semua tidak pernah pelit ilmu. Jadinya saya bisa belajar dari GM hotel lainnya yang lebih banyak pengalaman,” ujarnya.

Terus menjadi orang yang haus ilmu merupakan karakter yang terus dia tanamkan dan pertahankan. Jenny menjelaskan jika ada satu prinsip yang selalu dia pegang teguh, yakni dipuji tidak terbang, dicaci tidak tumbang.

“Bahkan, dalam waktu dekat saya akan membentuk tim khusus yang akan saya bentuk agar memiliki mental baja dan bisa menggantikan saya kelak. Jabatan cuma titipan, jadi saling berbagi harus tetap saya lakukan,” pungkasnya. (*/nul*/rdm2)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 11:46

Acanthrosis Nigricans, Leher Hitam Tanda Awal Penyakit Bahaya

Leher gelap kerap ditemukan pada orang bertubuh gemuk. Kondisi itu…

Senin, 21 Oktober 2019 11:44
Infeksi Saluran Kemih

Penderita Mayoritas Wanita, Nyeri Terbakar di Vagina

JANGAN sepelekan rasa nyeri ketika buang air kecil (BAK), bisa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:37
Special Fusion Food

Tampilan Lokal, Rasa Internasional

Tak hanya enak, penyajian teranyar dan menciptakan rasa unik sebagai…

Senin, 14 Oktober 2019 13:37

Ginjal Kronis, Cuci Darah Seumur Hidup

Ginjal rentan mengalami gangguan. Andai terjadi, ada banyak risiko mengintai.…

Senin, 14 Oktober 2019 13:36

Konsumsi Obat Tak Tepat Justru Meracuni

GINJAL memiliki kemampuan khusus. Tanpa disadari, bisa saja ginjal sudah…

Senin, 14 Oktober 2019 13:34

Tas dan Sepatu, Semakin Mahal, Semakin Sulit Merawat

Ada berapa pasang sepatu di rumah? Atau khusus kaum hawa,…

Senin, 14 Oktober 2019 13:32

Kenali Kategori Bahan Sepatu, Dari Hewan, Tumbuhan, Minyak Bumi

PERAWATAN adalah hal yang wajib dilakukan demi menjaga barang agar…

Senin, 14 Oktober 2019 13:28

Olahan Nasi Nusantara, Nasi Ulam dan Nasi Bebek

Pernahkah mendengar kalimat, belum makan jika belum makan nasi? Nah,…

Senin, 14 Oktober 2019 13:22

Coffecado dan Lumpia Kaya Isi

USAI mencicipi makanan berat, tak lengkap rasanya apabila tak menikmati…

Senin, 14 Oktober 2019 13:21

Cumi Saus Padang Ambyar

Oleh: Evi Syardayanti, warga Samarinda. Bahan: 500 gram cumi (cuci…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*