MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 16 September 2019 10:39
Sarkoma Ewing Rentan Menyerang Anak-Anak
SARKOMA EWING: Penyakit ini merupakan jenis kanker yang telah lama ditemukan sejak 1921 tapi penyebab pasti belum terpecahkan. Kanker ini menimpa 1:10 orang sehingga masih jarang dijumpai. (DETIKHEALTH.COM)

PROKAL.CO, TERBENTUK dari tumor ganas yang melekat pada tulang atau jaringan lunak di sekitar tulang, jenis kanker ini masih langka terjadi. Sarkoma ewing lebih mudah menyerang anak-anak.

Pada 2016, jejaring media sosial diramaikan dukungan kepada Lolyta (20), gadis berparas cantik yang berjuang melawan sarkoma ewing. Hingga akhirnya meregang nyawa.

Belum diketahui secara pasti penyebab kanker tersebut menimpa usia tumbuh dan berkembang anak yakni 5–15 tahun. Diterangkan dr Fachrizal, setiap jenis kanker memiliki periode umur tersendiri.

“Kondisi tubuh anak yang belum sepenuhnya kuat dalam metabolisme mendukung kuat penyebaran virus tersebut. Ditambah bila daya tahan tubuh sang anak dalam keadaan tidak baik,” jelas dokter spesialis tulang tersebut.

“Kami ada dua pasien kemarin. Anak-anak dan remaja, sejauh ini satu masih tahap penyembuhan dengan kemoterapi. Satu lagi sudah tidak ada (meninggal),” tutur Sulastri, pendiri Rumah Singgah Kanker Samarinda.

Menurut Sulastri, tak terlalu banyak penderita sarkoma ewing di Samarinda. Meski begitu, penyakit tersebut tetap ada. Mutasi genetik pada anak dapat berpengaruh kuat, selebihnya penyebab secara umum belum diketahui pasti.

“Kami enggak tahu kapan kanker itu menjangkiti tubuh anak. Tubuh kita sudah terdapat sel kanker, hanya menunggu aktifnya. Karena itu, faktor gaya hidup yang tidak sehat mampu memicu aktifnya sel kanker,” ucap perempuan yang kesehariannya berperan sebagai pendamping penyintas kanker itu.

Sarkoma ewing dapat berkembang cepat. Penanganan secepat mungkin mampu membantu meningkatkan rasio peluang kesembuhan Namun, orangtua tetap memantau kondisi anak  sekalipun sudah dinyatakan sembuh untuk mencegah kembali berkembangnya sel kanker.

Peran orangtua dan keluarga sangat penting untuk mendeteksi sel kanker sejak dini. Faktor genetik atau keturunan, konsumsi makanan yang mengandung bahan kimia seperti boraks dan formalin, serta virus seperti hepatitis B dan paparan radiasi tertentu, menjadi faktor pemicu terbangunnya sel kanker yang kemudian mengganas.

“Jika anak terdiagnosis sarkoma ewing, orangtua sebagai pelindung pertama harus membuatnya nyaman terlebih dahulu. Sebab, jika kita perlakukan mereka seperti seseorang yang benar-benar sakit, anak akan kehilangan jiwa sehatnya,” ucap Sulastri.

Raga yang kuat terlahir dari jiwa yang sehat. Pepatah yang acap terdengar tersebut dibenarkan Sulastri. Dia mengimbau orangtua agar tidak mudah khawatir berlebih dan segera teliti setiap pergerakan anak baik secara fisik maupun fungsional. jika terdapat kelainan, segera diperiksa. (/syl/rdm/k16)

 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 11:46

Acanthrosis Nigricans, Leher Hitam Tanda Awal Penyakit Bahaya

Leher gelap kerap ditemukan pada orang bertubuh gemuk. Kondisi itu…

Senin, 21 Oktober 2019 11:44
Infeksi Saluran Kemih

Penderita Mayoritas Wanita, Nyeri Terbakar di Vagina

JANGAN sepelekan rasa nyeri ketika buang air kecil (BAK), bisa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:37
Special Fusion Food

Tampilan Lokal, Rasa Internasional

Tak hanya enak, penyajian teranyar dan menciptakan rasa unik sebagai…

Senin, 14 Oktober 2019 13:37

Ginjal Kronis, Cuci Darah Seumur Hidup

Ginjal rentan mengalami gangguan. Andai terjadi, ada banyak risiko mengintai.…

Senin, 14 Oktober 2019 13:36

Konsumsi Obat Tak Tepat Justru Meracuni

GINJAL memiliki kemampuan khusus. Tanpa disadari, bisa saja ginjal sudah…

Senin, 14 Oktober 2019 13:34

Tas dan Sepatu, Semakin Mahal, Semakin Sulit Merawat

Ada berapa pasang sepatu di rumah? Atau khusus kaum hawa,…

Senin, 14 Oktober 2019 13:32

Kenali Kategori Bahan Sepatu, Dari Hewan, Tumbuhan, Minyak Bumi

PERAWATAN adalah hal yang wajib dilakukan demi menjaga barang agar…

Senin, 14 Oktober 2019 13:28

Olahan Nasi Nusantara, Nasi Ulam dan Nasi Bebek

Pernahkah mendengar kalimat, belum makan jika belum makan nasi? Nah,…

Senin, 14 Oktober 2019 13:22

Coffecado dan Lumpia Kaya Isi

USAI mencicipi makanan berat, tak lengkap rasanya apabila tak menikmati…

Senin, 14 Oktober 2019 13:21

Cumi Saus Padang Ambyar

Oleh: Evi Syardayanti, warga Samarinda. Bahan: 500 gram cumi (cuci…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*