MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 16 September 2019 10:35
Panic Attack, Sering Dikira Serangan Jantung
TEKANAN: Banyaknya tugas yang menumpuk dari berbagai sumber akan menjadi tekanan bagi seseorang. (SAIPUL ANWAR/KP)

PROKAL.CO, Serangan cemas yang tiba-tiba serta ada fase puncaknya. Namun akan hilang dengan sendirinya. Banyak orang yang salah kaprah ketika panic attack menyerang. Mereka mengira bahwa itu adalah serangan jantung atau heart attack.

 

SERANGAN panik dan serangan jantung memiliki gejala serupa. Timbul mendadak diikuti irama jantung cepat. Satu hal mendasar yang membedakan kedua kondisi ini terletak pada denyut jantung.

“Serangan jantung memiliki gejala berupa denyut jantung tidak teratur dan berhenti tiba-tiba. Sedangkan serangan panik, denyut jantung secara perlahan kembali normal,” jelas psikiater Eka Yuni Nugrahayu.

Gangguan kecemasan mencakup enam macam gangguan psikis.  Terdiri dari serangan panik atau panic attack, generalized anxiety disorder (GAD), post-traumatic disorder (PTSD), social anxiety disorder, obsessive-compulsive disorder (OCD), dan fobia.

“Ketika otak memberikan stimulus seolah-olah ada yang mengancam. Maka tubuh akan merespons dengan adanya perasaan panik dan tidak berdaya,” tambah psikolog klinis Ayunda Ramadhani.

Gejala yang ditandai dengan adanya perasaan panik berupa jantung berdebar cepat, napas pendek, keringat dingin, pusing, serta mual. Merupakan salah satu gejala dari gangguan panik, serta takut, tidak berdaya, diikuti dengan perubahan fisiologis.

Dalam kehidupan, wajar sekali merasakan panik. Namun dengan alasan wajar. Serangan panik bisa dialami sesekali dalam hidup, dan akan hilang saat keadaan atau situasi pemicunya berakhir. Namun, jika serangan panik terjadi secara berulang dan untuk jangka waktu lama, maka kondisi itu disebut gangguan panik.

“Panic attack berbeda dengan gangguan panik. Gangguan panik adalah panic attack yang terjadi secara berulang-ulang selama sebulan atau lebih. Serta diikuti gejala-gejala lain. Sedangkan panic attack bisa terjadi karena kelelahan fisik,” jelas psikiater Eka Yuni Nugrahayu.

Salah satu penyebab panic attack karena adanya stres berat. Bisa dari pekerjaan, perubahan tanggung jawab, keluarga, dan kemarahan terhadap sesuatu atau seseorang.

Panic attack biasanya datang saat kondisi sangat lelah, tertekan, berada di keramaian, terpapar senyawa biologis penyebab panik (zat panikogen) yang banyak terdapat pada kafein dan nikotin jika dikonsumsi secara berlebih.

Dalam berbagai sumber menyebutkan bahwa panic attack paling banyak menyerang perempuan. “Di Samarinda, panic attack justru lebih banyak menyerang laki-laki. Dalam sebulan terdapat 2-5 orang yang datang untuk berkonsultasi,” terang Eka.

“Dulu di Samarinda jarang ditemukan pasien panic attack. Sebab kurangnya pemahaman dan mengira bahwa itu adalah serangan jantung,” lanjut dia. Berbeda dengan sekarang, masyarakat sudah mulai mengetahui dan memahami perbedaannya.

Langkah pertama ketika panic attack menyerang, menghindari dan mencari tempat yang aman dan nyaman. Lalu lakukan relaksasi. Dengan mengatur pola nafas tiga hitungan, berhenti sebentar selama empat hitungan, lalu dihembuskan tiga hitungan (3-4-3).

Pada umumnya pederita panic attack takut sendirian. Jadi, sebaiknya ditemani untuk melakukan relaksasi dan menanamkan dalam pikiran bahwa “ini hanya sementara”. Jangan menyimpulkan keadaan diri. Sebaiknya konsultasi ke tenaga ahli terkait. Yang bisa mendiagnosa seseorang menderita panic attack adalah psikolog klinis dan psikiater.

Pengobatannya dengan terapi kognitif perilaku atau CBT (cognitive behavioral theraphy). Dengan menanamkan pada pasien bahwa ancaman itu tidak nyata dan tidak berbahaya. (*/sla*/rdm2)

 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 11:46

Acanthrosis Nigricans, Leher Hitam Tanda Awal Penyakit Bahaya

Leher gelap kerap ditemukan pada orang bertubuh gemuk. Kondisi itu…

Senin, 21 Oktober 2019 11:44
Infeksi Saluran Kemih

Penderita Mayoritas Wanita, Nyeri Terbakar di Vagina

JANGAN sepelekan rasa nyeri ketika buang air kecil (BAK), bisa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:37
Special Fusion Food

Tampilan Lokal, Rasa Internasional

Tak hanya enak, penyajian teranyar dan menciptakan rasa unik sebagai…

Senin, 14 Oktober 2019 13:37

Ginjal Kronis, Cuci Darah Seumur Hidup

Ginjal rentan mengalami gangguan. Andai terjadi, ada banyak risiko mengintai.…

Senin, 14 Oktober 2019 13:36

Konsumsi Obat Tak Tepat Justru Meracuni

GINJAL memiliki kemampuan khusus. Tanpa disadari, bisa saja ginjal sudah…

Senin, 14 Oktober 2019 13:34

Tas dan Sepatu, Semakin Mahal, Semakin Sulit Merawat

Ada berapa pasang sepatu di rumah? Atau khusus kaum hawa,…

Senin, 14 Oktober 2019 13:32

Kenali Kategori Bahan Sepatu, Dari Hewan, Tumbuhan, Minyak Bumi

PERAWATAN adalah hal yang wajib dilakukan demi menjaga barang agar…

Senin, 14 Oktober 2019 13:28

Olahan Nasi Nusantara, Nasi Ulam dan Nasi Bebek

Pernahkah mendengar kalimat, belum makan jika belum makan nasi? Nah,…

Senin, 14 Oktober 2019 13:22

Coffecado dan Lumpia Kaya Isi

USAI mencicipi makanan berat, tak lengkap rasanya apabila tak menikmati…

Senin, 14 Oktober 2019 13:21

Cumi Saus Padang Ambyar

Oleh: Evi Syardayanti, warga Samarinda. Bahan: 500 gram cumi (cuci…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*