MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 16 September 2019 10:24
Menyapa Semesta dari Gunung Batur

“Ibu” Gunung Agung

KAGUM: View Gunung Abang dan Danau Batur tampak memesona dapat dinikmati pendaki dari Gunung Batur ketika beristirahat sejenak setelah melakukan summit.

PROKAL.CO, Gunung Batur di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli termasuk destinasi terbaik untuk menikmati sunrise dari dataran tinggi Pulau Bali. Dikenal sebagai salah satu gunung di Indonesia yang memiliki kaldera terluas. Puncak Gunung Batur menyuguhkan keindahan Danau Batur yang disandingkan dengan kukuhnya view Gunung Abang tepat berada di seberang dan Gunung Agung di belakangnya.

 

Oleh: Irfan Aditama

 

TERBUKTI bahwa Bali bukan hanya tentang pantai indahnya, kehidupan malam, dan kultur yang mengesankan. Tapi juga lanskap memukau.  Informasi di Museum Geopark Batur yang ada di Bangli menuliskan jika Bali berada di jalur cincin api sehingga tidak mengherankan ada banyak gunung api di pulau seribu pura itu. 

ALTERNATIF: Ada juga pendaki yang naik saat pukul 09.00 Wita pagi menuju Gunung Batur. Namun kurang disarankan karena cuaca panas yang menyengat ketika berada di ketinggian.

Di antaranya yaitu Gunung Batur dan Gunung Agung. Kedua gunung tersebut dianggap sebagai lingga buana atau lingga alam yang memiliki arti penting dalam kehidupan religi masyarakat Bali. 

Gunung Batur adalah salah satu gunung purba. Keberadaannya lebih tua dari Gunung Agung. Kedua gunung tersebut memiliki ikatan erat, Gunung Agung muncul di "pangkuan" Gunung Batur pasca meletus ribuan tahun lalu. 

 

DIHORMATI: Pemandangan Gunung Batur berdiri gagah. Gunung ini pun dipercaya masyarakat Hindu yang tinggal di Kecamatan Kintamani begitu suci.

 

Jadi, bisa dikatakan Gunung Agung adalah anak Gunung Batur. Di wilayah Gunung Batur juga ada danau dengan nama yang sama, terletak di area tinggi, yaitu 1.050 meter diatas permukaan laut (mdpl) dengan luas 16 kilometer persegi dengan kedalaman rata-rata 50,8 kilometer.

Memanfaatkan momen HUT ke-74 RI pada 17 Agustus lalu, saya tertarik melakukan pendakian di gunung dengan ketinggian 1.717 Mdpl tersebut. Gunung Batur merupakan gunung tertinggi ketiga di Pulau Bali setelah Gunung Abang 2.152 Mdpl dan Gunung Agung 3.142 Mdpl.

 Berangkat menggunakan mobil carteran dari kawasan Kuta sekitar pukul 20.00 Wita malam menuju pos pendaftaran Gunung Batur di Desa Toya Bungkah Kecamatan Kintamani, daerah terdekat di bawah lereng Gunung Batur. 

 

DUDUK SANTAI: Menikmati kehangatan udara pagi nan segar bercengkerama dengan pendaki lain dengan latar kaldera Batur dan Gunung Abang.

 

Perjalanan panjang nan dingin berlangsung selama hampir 4 jam melintasi kawasan Gianyar dan Tampak Siring. Kami tiba di pos sekitar pukul 24.00 Wita. Kondisi Pos masih gelap dan kosong belum ada pendaki lain yang mendaftar.  

Beruntung walau sepi, ada satu petugas yang berjaga. Saya bersama tiga rekan langsung melakukan pendaftaran dengan membayar tiket masuk Rp 5 ribu per orang. Setelah mendaftar, kami menyempatkan istirahat selama tiga jam di salah satu pondok yang disiapkan pihak pengelola. Sekitar Pukul 03.00 Wita sudah mulai terdengar suara keramaian langkah kaki pendaki, kami terbangun dari istirahat. 

Pendakian dimulai pukul 03.15 Wita. Jalur tracking Gunung Batur sangat jelas. Bahkan sekitar 3 kilometer di awal pendakian jalur yang dilewati masih beraspal dengan rimbunnya pohon pinus di sebelah kiri dan kanan. Terangnya cahaya rembulan dan angin dingin menemani perjalanan. 

Dari mulai pendakian hingga sampai puncak, jalurnya sangat jelas dan terdapat beberapa penunjuk arah. Walau dikatakan pendek, namun menuju puncak Gunung Batur cukup berat karena medannya menanjak dengan kemiringan 50 derajat tanpa bonus landai. 

SUNRISE: Ciri khas Gunung Batur yaitu kilauan cahaya matahari yang terbit dari ufuk timur, sungguh memanjakan mata.

 

Nah, pendaki tidak perlu takut mendaki sendirian karena setiap harinya terdapat banyak sekali pendaki mulai masyarakat lokal, wisatawan domestik, maupun wisatawan luar negeri.

 Malam menjelang subuh, kami sudah berada di pundak Gunung Batur. Saat menoleh ke bawah dari di posisi yang lumayan tinggi, akan terlihat cahaya-cahaya berbaris mengular seperti kunang-kunang di sepanjang jalur pendakian. Takjub! 

Berasal dari senter yang dibawa para pendaki, banyak sekali jumlahnya. Tidak heran saya menemukan banyak pendaki bule. Pendakian Gunung Batur merupakan salah satu paket wisata favorit wisatawan asing. Mereka ditemani guide, kemudian dilanjutkan berendam di permandian air panas sekitar Gunung Batur. 

Tepat pukul 06.15 Wita pagi, saya bersama rekan pendakian menginjakkan kaki di puncak Gunung Batur. Perjalanan membutuhkan 3 jam dari mulai titik start pendakian hingga summit

Di Puncak, ada pura yang dibangun untuk bersembahyang. Matahari mulai mengintip dari ufuk timur. Masih malu-malu menyapa. Sambil menunggu terang, saya menyempatkan mencicipi teh hangat. 

SUBUR: Di bawah lereng Gunung Batur, banyak sekali ditemukan masyarakat menanam bawang dan tomat.

Di sekitar puncak, terdapat satu warung yang menjual makanan maupun minuman seperti mi instan, jagung, ubi rebus, teh, dan lainnya. Ya, walau harganya lebih mahal, tapi sesuai dengan effort para pedagang yang telah membawa dagangannya ke puncak. 

Pukul 06.30 Wita akhirnya sunrise dapat disaksikan dengan mata telanjang. Seakan-akan posisi matahari bersanding dekat dengan para pendaki. Lelah tubuh maupun kaki seketika lenyap terbayar dengan pemandangan magis nan syahdu melihat cahaya keemasan bercampur gradasi biru langit. Semakin dramatis.

Ditambah lagi kabut-kabut tipis memayungi daratan tinggi Batur. Setelah sunrise, saya dan rombongan langsung turun. Sebab banyak spot bagus untuk dinikmati dan berfoto di sepanjang jalur pendakian yang tidak sempat dilihat ketika naik ke puncak karena gelap. Salam Lestari! (*/rdm)

 


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 10:24

Menyapa Semesta dari Gunung Batur

Gunung Batur di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli termasuk destinasi terbaik…

Selasa, 10 September 2019 20:37

Surga di Timur Indonesia

Oleh: Felix Kodi   Tempat wisata satu ini akan memanjakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*