MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 14 September 2019 23:35
Berseragam Minta Jatah, Perompak Sipil Juga Berkeliaran
Tug boat penarik ponton batu bara kerap jadi sasaran pemalakan.

PROKAL.CO, Terbongkarnya pemalakan yang dilakukan oknum aparat berseragam di perairan Sungai Mahakam, bukan cerita baru. Praktik itu justru sudah terendus sejak 2016, harian ini mendapat banyak informasi terkait hal tersebut.

 

Tulisan yang dimuat Jumat, 15 Juli 2016 lalu, di halaman utama itu mengulas keterlibatan oknum aparat dalam serangkaian pemalakan kapal di Sungai Mahakam. Tulisan itu dikuatkan dengan pengakuan seorang petinggi Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) Samarinda dan 13 pelaut, yang namanya enggan ditulis dengan alasan keselamatan.

Entah sudah berapa banyak perompak ditangkap, diproses, dan dimasukkan ke penjara karena memeras kapal-kapal yang melintas di sungai. Dari sekian banyak kasus perompakan, semua pelaku adalah warga sipil yang mengaku anggota organisasi masyarakat (ormas).

Meski tidak ada kekerasan yang dilakukan perompak, namun kegiatan itu sangat meresahkan karena awak kapal harus merogoh kocek lebih untuk membayar upeti kepada pemalak yang menghampiri.

"Kami biasa menyebutnya ngopek (istilah memberi upeti). Bisa berbentuk solar atau uang," kata pelaut yang meminta namanya dirahasiakan. Tidak semua kapal yang berlayar di Sungai Mahakam menjadi sasaran. Perompak dan pemalak berseragam hanya mendatangi kapal-kapal yang sedang membawa muatan.

"Kapal batu bara atau muat BBM seperti LCT. Kalau kosongan tidak didatangi," ujarnya. Perompak sipil tidak jarang melakukan barter dengan awak kapal, tapi cara itu hanya untuk memanipulasi agar tidak terlihat memeras di mata petugas yang tengah berpatroli.

Sumber itu pun menyebut, alasan adanya upeti di Sungai Mahakam juga tidak sepenuhnya kesalahan oknum aparat, tapi juga ada kesalahan yang dilakukan awak kapal.

"Biasanya kapal itu tidak lengkap surat izin berlayarnya atau pernah kedapatan menjual solar, dan itu paling banyak terjadi," tuturnya.

Sebelumnya, video aksi palak oknum berseragam beredar di media sosial (medsos). Seseorang mengunggah video rekaman closed circuit television (CCTV) dari salah satu kapal jenis tugboat (TB) yang menjadi sasaran meminta jatah.

Tidak diketahui pasti di mana lokasi terjadi, tapi dari sekian banyak komentar yang menyebut aksi palak oknum aparat itu kebanyakan menyebut peristiwa itu terjadi di Sungai Mahakam.

Tampak dalam video berdurasi 57 detik itu, terlihat enam oknum aparat menggunakan tiga speedboat yang berbeda silih berganti menghampiri kapal.

Seorang anak buah kapal (ABK) terlihat dalam video yang telah dibagikan sebanyak 1.881 kali, 257.656 tayangan, 799 tanggapan, dan 466 komentar itu tengah memberikan kertas berwarna putih yang diyakini amplop kepada aparat. (dra/dns/k8)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:07

Makmur: Seluruh AKD Bergerak Cepat Melakukan Tupoksi

DPRD Kaltim melalui rapat paripurna keempat, Selasa (15/10), mengumumkan alat…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:15

Makmur : Gedung DPRD Kaltim, Rumah Aspirasi Bagi Seluruh Masyarakat

SAMARINDA-  Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK menegaskan, DPRD Kaltim merupakan…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:12

Bidangi Masalah Ekonomi dan Perusda, Ini Rencana Baharudin Demmu

SAMARINDA- Mendapat tugas dan mandat sebagai Wakil Ketua Komisi II…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:58

“OTT” di APT, Nyaris Setengah Kilogram Narkoba Diambil di Bandara

Langkah kaki Suryani pelan, menuju musala di kompleks Bandara Aji…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:57

Plafon SD 011 Runtuh, Perlu Rehab Total, Salah Satu Gedung Tak Laik

Ingar bingar suara anak-anak yang tengah asik bermain di halaman…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:57

Paving Block Penutup Parit Ambles

SAMARINDA-Pengguna paving block atau bata beton di jalur lingkaran bustan…

Rabu, 16 Oktober 2019 16:21

Mahasiswa Desak Kejaksaan Usut Kasus Pembangunan Terminal Peti Kemas Kariangau

SAMARINDA- Puluhan mahasiswa, yang mengatasnamakan Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kaltim,…

Rabu, 16 Oktober 2019 00:14

Pekan Ini, AKD Tuntas dan Bisa Langsung Laksanakan Tugas

SAMARINDA. DPRD Kaltim menggelar rapat pimpinan fraksi-fraksi dan kelompok kerja…

Rabu, 16 Oktober 2019 00:03

Pimpin Komisi III, Ini Kata Veridiana

SAMARINDA. Kali pertama dalam kurun lebih dari 20 tahun, Alat…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:31

HAYUU KAM..!! PDAM Samarinda Bakal Ungkap Perusahaan Penunggak

PDAM Tirta Kencana merilis tunggakan pembayaran rekening air se-Samarinda. Nilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*