MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 13 September 2019 22:19
Kasus Pencabulan Tak Hanya Sekali Terjadi, Orangtua Harus Lebih Perhatian
Pelaku cabul di Samarinda diamankan.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Setidaknya sudah tiga kali kasus pencabulan yang dilakukan oleh lansia selama 2019. Orangtua dituntut harus lebih peka.  Kasus pencabulan Hasyim (63) kepada cucunya yang mencuat ke publik belakangan ini sedang hangat dibicarakan. Pasalnya, banyak yang tidak menyangka, lansia itu tega berbuat tidak senonoh. Kasus pencabulan yang dilakukan Hasyim sebenarnya bukan kasus pertama pada tahun ini. Setidaknya sudah tiga kali kasus serupa terjadi di Kota Tepian.

Salah satunya MJ, kasus pencabulan yang terjadi, Mei 2019 lalu. Dia mencabuli anak kandungnya yang berusia 11 tahun. Parahnya lagi, perbuatan keji tersebut dilakukan secara bergantian dengan anak laki-lakinya. Yang tidak lain merupakan kakak kandung korban.

Melihat penyimpangan yang terjadi, Psikolog Ayunda Ramadhani yang aktif dalam melakukan kampanye perlindungan perempuan dan anak, angkat bicara. "Anak yang menjadi korban itu bisa trauma. Bisa jadi malah traumanya bukan saat ini, tapi pada masa mendatang," ucapnya. Psikolog yang juga merupakan dosen di Universitas Mulawarman menambahkan, orangtua harus lebih peka terhadap anak. Dia menyarankan jika terjadi kejanggalan terhadap anak harus langsung berdiskusi dengan anak. Jika perlu datang ke instansi terkait atau ke psikolog. "Jangan anggap sepele jika ada kelakuan yang janggal sama anak. Orangtua harus rajin berbincang dengan anak. Harus sigap dong dan bertanggung jawab," terangnya.

Selain itu, Ayunda menyarankan, kasus seperti pencabulan ini segera dilaporkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pelayanan Perempuan dan Anak (P2TP2A) agar korban dapat didampingi. Sedangkan untuk orangtua dapat meminta penyuluhan dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). “Ini sebagai bentuk pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan orangtua dapat lebih sigap,” singkatnya. (*/dad/dns/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 22:47

Warga SMP 38 Pakai Air Kolam Eks Tambang

Pembebasan lahan menjadi polemik utama SMP 38, Kelurahan Loa Bakung.…

Rabu, 20 November 2019 22:45

Seminggu Tiga Motor Digondol

SAMARINDA–Jajaran Satreskrim Polresta Samarinda berhasil meringkus Sofyan (32), Senin (11/11).…

Rabu, 20 November 2019 22:43

Mengaku Tak Tahu Izin Jual Kosmetik

SAMARINDA–Perkara peredaran kosmetik tanpa izin edar hasil inspeksi Balai Besar…

Rabu, 20 November 2019 22:41

Jelang Tutup Tahun, Progres Mahakam IV Baru 60 Persen

SAMARINDA–Tidak mudah, apabila proyek progres baru mencapai 60 persen, sedangkan…

Rabu, 20 November 2019 16:47

45 Burung Khas Kalimantan Mau Diselundupkan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sebanyak 45 burung berbagai jenis di Kalimantan…

Rabu, 20 November 2019 13:15

Sudah Dipecat, Oknum ASN Masih Terima Gaji

Pemprov Kaltim tampaknya masih setengah hati memberikan sanksi pemotongan gaji…

Rabu, 20 November 2019 13:14

Revisi SK, Pemkot Siap Bebaskan Lahan 1 Desember

SAMARINDA–Ihwal pembebasan lahan sebagai akses menuju SMP 38 Loa Bakung…

Rabu, 20 November 2019 13:12

Baru Bebas April Lalu, Residivis Curanmor Masuk Bui Lagi

SAMARINDA–Meski pernah menjalani masa hukuman penjara selama 1,5 tahun lantaran…

Rabu, 20 November 2019 13:11

Nestapa Muhammad Arrayyan Alfarizqi, Balita 16 Bulan yang Terjangkit Kanker LHC

Tangis Muhammad Arrayyan Alfarizqi mulai terdengar dari balik dinding rumah…

Rabu, 20 November 2019 13:10

DPRD Kaltim Siap Panggil BPJS Kesehatan

SAMARINDA–Persoalan naiknya iuran BPJS Kesehatan bukan persoalan utama bagi kalangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*