MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 13 September 2019 22:18
Kakak-Adik Begal Bersama
SINDIKAT KEJAHATAN: Satreskrim Polresta Samarinda membeberkan kasus pencurian dalam kekerasan (curas) yang kerap beraksi di Kota Tepian, kemarin.

PROKAL.CO, DI bawah kendali alkohol, Mahendra Saputra (21) beringas. Sementara kakak kandungnya, Junaidi (25), mampu lincah di atas aspal. Keduanya beraksi sebagai penjahat jalanan. Keduanya memang sudah sejak 14 Agustus lalu berstatus tersangka Polsek Samarinda Seberang. Namun, Kamis (12/9) dibeberkan kembali.

Hal itu lantaran sejak Selasa (10/9) lalu, polisi juga meringkus Mapiasse (48) dan Arifin (48), yang memiliki peran sebagai penadah curian kakak-beradik itu. “Keduanya kami ringkus di kawasan Sempaja, Samarinda Utara. Posisinya tidak berjauhan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa.

Jika dalam pemeriksaan penyidik Polsek Samarinda Seberang mengaku sebanyak 20 kali beraksi jambret, dan sekali mencuri motor, ada tambahan lokasi lain. “Jalan P Suryanata, Sungai Kunjang, dan Samarinda Kota,” ucap perwira balok tiga itu.

Berdasarkan penuturan Arifin, dia memang sehari-harinya bekerja sebagai penjual emas. “Dia datang tawarkan itu (emas),” ujarnya. Tegas Damus, dari empat TKP tersebut, kakak-beradik itu berhasil menggondol emas gelang dan cincin seberat 100 gram. “Kerugian korban mencapai Rp 80 juta,” timpal Damus.

Dijelaskan eks kasat reskrim Polres Kukar itu bahwa, modusnya terbilang sadis. Pelaku nekat melukai korbannya menggunakan pisau cutter. Seperti Titin Verawaty yang pernah menjadi korban di Jalan Pangeran Suryanata, Rabu (24/7).

Dia dengan anaknya tiba-tiba diserempet. Tas yang berisi barang berharga dirampas. Siku kanan tangannya pun mengalami luka robek karena disayat pelaku. “Mahendra jadi eksekutor, Junaidi jadi joki motor,” jelasnya. 

Dari pengakuan kakak-beradik tersebut, sebelum melakukan aksi, mereka menenggak minuman beralkohol. "Kami minum dulu, makanya berani sampai sayat orang," ucap kemarin.

Barang bukti satu Suzuki Satria FU dan cutter.  Sedangkan dari tangan Mapiasse berupa handphone (HP) dan uang Rp 385 ribu.

Dilanjutkan Arifin, emas 45 gram yang dibeli dari tangan pelaku dihargai Rp 18,5 juta. Totalnya 45 gram dari satu gelang dan dua cincin.

Kini, Junaidi dan Mahendra terjerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sedangkan untuk Mapiasse dan Arifin terjerat Pasal 480 KUHP tentang Penadahan dengan ancaman kurungan badan selama empat tahun. (*/dad/dra/dns/k8)


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers