MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 13 September 2019 22:18
Kakak-Adik Begal Bersama
SINDIKAT KEJAHATAN: Satreskrim Polresta Samarinda membeberkan kasus pencurian dalam kekerasan (curas) yang kerap beraksi di Kota Tepian, kemarin.

PROKAL.CO, DI bawah kendali alkohol, Mahendra Saputra (21) beringas. Sementara kakak kandungnya, Junaidi (25), mampu lincah di atas aspal. Keduanya beraksi sebagai penjahat jalanan. Keduanya memang sudah sejak 14 Agustus lalu berstatus tersangka Polsek Samarinda Seberang. Namun, Kamis (12/9) dibeberkan kembali.

Hal itu lantaran sejak Selasa (10/9) lalu, polisi juga meringkus Mapiasse (48) dan Arifin (48), yang memiliki peran sebagai penadah curian kakak-beradik itu. “Keduanya kami ringkus di kawasan Sempaja, Samarinda Utara. Posisinya tidak berjauhan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa.

Jika dalam pemeriksaan penyidik Polsek Samarinda Seberang mengaku sebanyak 20 kali beraksi jambret, dan sekali mencuri motor, ada tambahan lokasi lain. “Jalan P Suryanata, Sungai Kunjang, dan Samarinda Kota,” ucap perwira balok tiga itu.

Berdasarkan penuturan Arifin, dia memang sehari-harinya bekerja sebagai penjual emas. “Dia datang tawarkan itu (emas),” ujarnya. Tegas Damus, dari empat TKP tersebut, kakak-beradik itu berhasil menggondol emas gelang dan cincin seberat 100 gram. “Kerugian korban mencapai Rp 80 juta,” timpal Damus.

Dijelaskan eks kasat reskrim Polres Kukar itu bahwa, modusnya terbilang sadis. Pelaku nekat melukai korbannya menggunakan pisau cutter. Seperti Titin Verawaty yang pernah menjadi korban di Jalan Pangeran Suryanata, Rabu (24/7).

Dia dengan anaknya tiba-tiba diserempet. Tas yang berisi barang berharga dirampas. Siku kanan tangannya pun mengalami luka robek karena disayat pelaku. “Mahendra jadi eksekutor, Junaidi jadi joki motor,” jelasnya. 

Dari pengakuan kakak-beradik tersebut, sebelum melakukan aksi, mereka menenggak minuman beralkohol. "Kami minum dulu, makanya berani sampai sayat orang," ucap kemarin.

Barang bukti satu Suzuki Satria FU dan cutter.  Sedangkan dari tangan Mapiasse berupa handphone (HP) dan uang Rp 385 ribu.

Dilanjutkan Arifin, emas 45 gram yang dibeli dari tangan pelaku dihargai Rp 18,5 juta. Totalnya 45 gram dari satu gelang dan dua cincin.

Kini, Junaidi dan Mahendra terjerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sedangkan untuk Mapiasse dan Arifin terjerat Pasal 480 KUHP tentang Penadahan dengan ancaman kurungan badan selama empat tahun. (*/dad/dra/dns/k8)


BACA JUGA

Senin, 11 November 2019 23:27

Hari Pahlawan, Pendidikan Moral Paling Utama

Pandangan Masyarakat tentang Peringatan Hari Pahlawan   Kemarin, 10 November…

Senin, 11 November 2019 23:23

Bikin Aplikasi untuk PJU Bermasalah

SAMARINDA–Kewenangan penerangan jalan berada di dua organisasi perangkat daerah (OPD).…

Senin, 11 November 2019 23:21

Laka di Mahkota II, Satu Remaja Tewas

SAMARINDA–Jembatan Mahkota II yang menjadi penghubung Palaran-Sambutan selalu dipadati lalu…

Senin, 11 November 2019 23:19

Kebakaran Keempat di Sungai Keledang, Tiga Bangunan Sisa Arang

Pekikan penjual minuman keliling mencuri perhatian warga yang tengah mempersiapkan…

Senin, 11 November 2019 22:27

BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Adakan Monitoring dan Evaluasi

SAMARINDA- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda mengadakan…

Senin, 11 November 2019 17:17

Jaga Persatuan dan Kesatuan, Warga Dayak di Kaltim Mendukung Program Pemerintah Wujudkan IKN

PROKAL.CO, SAMARINDA - Meski pemindahan pusat pemerintahan ke Kaltim baru…

Senin, 11 November 2019 13:54

Gadis 18 Tahun Diperkosa Ayah Tirinya, Begini Kronologisnya

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran Polres Samarinda menahan seorang pria, Arman…

Senin, 11 November 2019 12:54

Ada Hotel 60 Kamar, Tapi Tak Ada Tempat Parkir Mobil

Jalur pejalan kaki, masih sangat minim tersedia di beberapa hotel…

Senin, 11 November 2019 12:04

Interpelasi yang Diusulkan DPRD Kaltim, Djailani : Seperti Meriam Menembak Nyamuk

SAMARINDA-Ketua Aliansi Ormas Daerah Kaltim M Djaelani mengibaratkan, hak interpelasi…

Minggu, 10 November 2019 23:33

Teknologi Harus Diimbangi Pendidikan Karakter

SAMARINDA - Masalah SDM kerap menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*