MANAGED BY:
KAMIS
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 13 September 2019 09:38
TNI Bakal Tambah Lagi Alutsista Modern

Pemerintah Puas Pelaksanaan Latgab TNI

PROKAL.CO, SITUBONDO- Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha berjalan sesuai rencana, walau tanpa kehadiran Presiden Joko Widodo, semua prajurit TNI mengerahkan kemampuan terbaik mereka kemarin (12/9). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang mewakili presiden mengaku puas terhadap kesiapan institusi militer tanah air dalam menghadapi segala potensi ancaman. 

Wiranto menjelaskan bahwa satu di antara banyak hal yang bisa membikin negara merasa bangga adalah kekuatan militer atau angkatan bersenjata. "Kita bisa saksikan tadi bahwa Indonesia telah memiliki satu kekuatan angkatan bersenjata yang dapat dibanggakan, yang dapat mengimbangi kekuatan negara-negara lain," terang dia usai menyaksikan langsung Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha di Puslatpur Korps Marinir, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur. 

Menurut Wiranto, latihan kemarin TNI bukan cuma mampu menunjukan kesiapan menghadapi ancaman. Melainkan turut menjadi salah satu strategi untuk merawat, menjaga, dan meningkatkan profesionalitas prajurit dari tiga matra. "Dan hari ini kita menyaksikan satu manuver, satu latihan lengkap. Baik manuver darat, manuver laut, maupun manuver udara yang tergabung dalam satu operasi yang rumit, yang sulit," terang dia. Meski tidak mudah, semua prajurit mampu menuntaskan latihan dengan baik.

 Mantan panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu menyatakan, belasan ribu prajurit TNI yang ikut andil dalam Latihan Gabungan Dharma Yudha menunjukan bahwa mereka mampu menghancurkan target. Itu sekaligus menegaskan, semua prajurit tersebut sudah siap menghadapi berbagai ancaman. "Yang mungkin kita hadapi di masa depan," imbuhnya. Dia pun menambahkan, ke depan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI harus terus diperkuat menggunakan teknologi terbaru.

 Contohnya drone jenis medium altitude long endurance atau MALE yang turut diperlihatkan dalam latihan gabungan kemarin. Menurut dia, alutsista itu merupakan satu lompatan baru di tubuh TNI. Sebab punya kemampuan intai dan tempur. Bisa memetakan medan tempur juga mampu menyerang musuh. "Mudah-mudahan ke depan nanti teknologi-teknologi militer yang sekarang berkembang di dunia dapat kita miliki," kata Wiranto. Khusus drone itu, TNI memang punya niat membeli sebanyak enam unit. 

Menurut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, drone tersebut dibutuhkan oleh TNI untuk menambah kekuatan mereka. "'Enam itu untuk memenuhi dua sistem," ungkap Hadi. Pengadaan drone jenis MALE sudah turut dibahas oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan). Apabila tidak meleset dari target, enam unit drone tersebut sudah menjadi bagian keluarga besar TNI melalui pengadaan alutsista pada rencana strategis (renstra) kedua saat ini. TNI sengaja mengerahkan drone tersebut pada latihan kemarin untuk menunjukkan kemampuannya. 

Sementara itu, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Besar Harto Karyawan menjelaskan secara terperinci jumlah pasukan yang ikut andil pada Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha. Yakni sebanyak 1.307 personel ikut serta dalam latihan posko dan 10.409 prajurit terlibat langsung dalam latihan di lapangan. Sepertiga alutsista TNI yang dikerahkan dalam latihan kemarin, lanjut dia, berasal dari masing-masing matra. Seluruhnya saling melenglapi dalam latihan tempur tersebut. 

Besar Harto menyebutkan, dari TNI AD tidak kurang 12 Tank Leopard dikerahkan. Demikian pula helikopter yang diturunkan oleh matra darat. "Ada dua unit Apache, dua unit MI-35, empat unit AS-550 Fennech, dan empat unit Bell-412," jelasnya. Sedangkan dari TNI AL, ada belasan KRI yang juga ikut ambil bagian. Berikut dengan beragam alutsista lainnya. Untuk TNI AU, mereka mengirim puluhan pesawat tempur andalan ke medan latihan. Mulai Sukhoi SU 27/30, F-16, sampai Hercules C-130. 

Lebih lanjut, Besar Harto menyampaikan, Latihan posko dan latihan lapangan yang dilaksanakan dalam latihan gabungan kemarin berlangsung secara berangkai. "Dengan menampilkan seluruh kemampuan tempur prajurit TNI beserta alut dan alutsista yang dimiliki," bebernya. Tujuan latihan kemarin tidak lain untuk menguji kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi kemungkinan kontijensi yang diprediksi bisa terjadi. (syn/)


BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 13:24

Ujian Nasional Akhirnya Dihapus, Ini Gantinya....

JAKARTA– Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim memastikan ujian…

Kamis, 12 Desember 2019 12:11

Selamat Tinggal Koruptor..!! MK Tunda Hak Politik eks Terpidana

JAKARTA– Publik Patut mengapresiasi KPK atas status terdakwa residivis koruptor…

Rabu, 11 Desember 2019 13:25

Efek IKN, Investasi ke PPU Meningkat

SAMARINDA–Pembangunan jalan tol Balikpapan–Samarinda menyisakan 2,2 kilometer lagi. Posisinya…

Rabu, 11 Desember 2019 13:25

Bekas Lokasi Penyulingan Kembali Ditemukan

TENGGARONG–Penindakan demi penindakan untuk memutus mata rantai pencurian minyak mentah…

Rabu, 11 Desember 2019 13:24

Membongkar Teka-teki dari Kasus Tewasnya Yusuf Ahmad Gazali

Senyum tipis Yusuf Ahmad Gazali jadi penyemangat Melisari selepas pulang…

Rabu, 11 Desember 2019 13:23

Bakal Pakai Bendungan, Enam PLTA Suplai IKN Baru

BALIKPAPAN–Kelistrikan di lokasi ibu kota negara (IKN) direncanakan mengandalkan pasokan…

Rabu, 11 Desember 2019 13:15

Masuk ke Pusat Suaka Orang Utan, Jangan Pakai Parfum, Lihat Wanita Gelisah karena Belum Pernah Kawin

Sebagai orang utan, yang mereka butuhkan adalah hutan. Belasan tahun…

Rabu, 11 Desember 2019 13:12

Rombongan Eks Pejabat Garuda Diperiksa KPK

JAKARTA- Upaya pemerintah "bersih-bersih" di lingkungan PT Garuda Indonesia (Persero)…

Rabu, 11 Desember 2019 13:07

Matangkan Infrastruktur Pelabuhan untuk IKN, Ini yang Dilakukan Pelindo

BALIKPAPAN- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV berencana menyiapkan beberapa proyek…

Rabu, 11 Desember 2019 11:23

Presiden Janjikan Ungkap Kasus Novel dalam Hitungan Hari

JAKARTA- Presiden Joko Widodo meminta Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.