MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 12 September 2019 14:44
Kakek Cabul Terindikasi Pedofilia

Pelaku Bantah Melakukan, Bukti Visum Menjelaskan

TAK MERASA BERSALAH: Hasim (kopiah) santai menyikapi tuduhan yang dilayangkan orangtua korban setelah menyebut dirinya sudah menyetubuhi cucunya.

PROKAL.CO, Ancaman 15 tahun penjara menanti Hasim. Dia dipersangkakan dengan kasus pencabulan terhadap Cantik–bukan nama sebenarnya–remaja yang kini duduk di bangku SMP.

 

SAMARINDA–Banyak yang mengecam perbuatan Hasim. Dalam laporan yang dituduhkan kepadanya, sejak korban berusia 13 tahun, Hasim melakukan perbuatan bejat. Menggerayangi hingga menyetubuhi korban. Namun saat ditemui harian ini, pria 63 tahun itu tampak santai.

Psikolog klinis Ayunda Ramadhani begitu terkejut mendengar kasus yang sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda itu. “Sungguh menyesalkan. Itu perbuatan sangat biadab. Kasihan lho dengan korban yang statusnya cucu tiri,” ujarnya.

Dari ilmu psikologi, perbuatan Hasim, dilihat dari usianya yang terpaut jauh dengan korban, Hasim terindikasi pedofilia. “Kalau korbannya di bawah 16 tahun, pelakunya sudah pasti mengidap pedofilia,” sambungnya.

Meski belum diketahui pasti apakah ada korban lain selain cucu tirinya. Ayunda menilai, ada kecenderungan hypersex atau seks menyimpang. “Memang harus ditelusuri, dicari tahu juga, konsumsi video mesum atau tidak. Kesehariannya seperti apa,” ujarnya.

Perempuan yang juga dosen di beberapa universitas itu menjelaskan, perlu pemeriksaan kejiwaan pelaku secepatnya. Terkhusus ke korban, ketakutan yang dialami memang sangat wajar. “Posisinya tidak berdaya. Anak-anak juga enggak tahu kalau perbuatan itu ada ancaman hukumannya,” jelasnya.

Psikolog yang aktif mengabarkan informasi melalui dunia maya itu justru mempertanyakan keberadaan orangtua korban. “Kasihan lho, jangan terlalu cuek dengan pendidikan anak, keluarga adalah tempat belajar paling cepat bagi anak-anak,” tegasnya.

Ditemui lagi  (11/9), dari balik jeruji besi, Hasim tidak begitu serius menanggapi pertanyaan Kaltim Post. “Saya sedang sakit,” kilahnya. Dia tetap mengelak dengan sangkaan yang diarahkan kepadanya. “Pagi-pagi saya dijemput di rumah sama polisi. Apa salah saya, bukti harus yang sebenarnya dong,” tambahnya.

Dia mempersilakan bukti visum et repertum (VER) korban bisa menjeratnya. Namun, dia tetap mengelak disebut sebagai orang yang paling bertanggung jawab.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Samarinda Iptu Rihard Nixon juga tidak menanggapi pembelaan korban. “Itu hak setiap orang,” ujar perwira balok dua itu. Saksi lain yang pernah memergoki pelaku, lanjut Nixon, adalah tante korban. “Intinya bukti kami sudah jelas,” kuncinya.

Disinggung adanya korban lain, dia belum bisa memastikan. Pasalnya, sejauh ini baru satu laporan yang dibuat orangtua korban di Polresta Samarinda. (*/dad/*/dra/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers