MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 12 September 2019 14:18
Khabib Nurmagomedov Menolak Kemewahan Amerika Serikat

Tetap Tinggal di Kampung Halamannya di Dagestan

Khabib saat menghajar Conor McGregor.

PROKAL.CO, DAGESTAN-Sejak sukses terjun di pentas UFC, Khabib Nurmagomedov jelas langsung bergelimang harta. Saat mampu mengalahkan Conor McGregor pada Oktober tahun lalu saja dia diganjar langsung dengan bayaran USD 2 juta (Rp 28 Miliar).

Sabtu kemarin, menurut pengakuan sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov, kepada Forbes, anaknya mendapat bayaran lebih tinggi. Mencapai USD 6 juta (Rp 84 Miliar) setelah mampu menumbangkan Dustin Poirier di Abu Dhabi.

Dengan bayaran semelimpah itu sekali tanding, Khabib bisa saja hidup glamor di Amerika Serikat (AS). Seperti halnya para petarung-petarung lain macam McGregor atau Floyd Mayweather Jr.

Tapi, dia memilih jalan berbeda yang jauh dari pilihan banyak orang umum. Khabib sama sekali tidak tertarik dengan gemarlap kehidupan kota besar. Sampai saat ini, petarung 30 tahun itu masih memilih tinggal di daerah asalnya yakni Dagestan, Rusia. Bersama kedua orang tua, istri, dan juga dua anaknya.

“Aku bertarung bukan untuk terkenal,” ucap Khabib dilansir The Sun. “Aku berlatih untuk berkompetisi dan menang. Ketenaran tidak berarti apapun untukku. Ini malah bisa membuat pikiranmu berubah dan hilang fokus,” tambahnya.

Dagestan bukan hanya sekadar kampung halaman untuk Khabib. Kondisi sosial yang keras dan kasar di Republik yang menjadi bagian dari federasi Rusia ini telah membentuk Khabib sebagai petarung ulung seperti sekarang.

Khabib kecil tumbuh di tengah kondisi Dagestan yang terus di rundung konflik perang. Pada medio 2000 hingga 2016, di wilayah itu masih kerap meletus pemberontakan sipil. Seperti Chechnya yang berada tepat di bagian utara Dagestan. “Kondisi itu yang memaksa kami di sini tumbuh sebagai pribadi tangguh,” ucap Khabib.

Anak laki-laki di wilayah tersebut dipaksa akrab dengan konflik sejak kecil. Itu juga yang menjadi alasan banyak berdiri gym-gym di Dagestan yang di dalamnya para pemuda belajar gulat. Salah stu gym itu adalah milik Abdulmanap ayah Khabib.

Sang ayah yang mantan tentara sekaligus atlet Judo dan Sambo menjual empat banteng peliharaannya agar bisa mendirikan gym tersebut. Dan Abdulmanap adalah pelatih yang sangat keras untuk anaknya sendiri.

Setelah kemenangannya melawan McGregor tahun lalu beredar video di Youtube yang menunjukkan Khabib kecil berlatih gulat dengan seekor beruang dalam pengawasan sang ayah. Di video itu tertulis tejadi pada 1997. Artinya saat itu Khabib masih berusia sembilan tahun. “Dia selalu melatihku untuk bertarung dengan yang terkuat,” ucap Khabib.

Dalam sebuah video dokumenter The Dagestan Chronicles, Khabib bercerita tentang kehidupan pribadinya. Dia lahir di desa pegunungan bernama Sildi. Saat itu keluarganya tinggal di rumah kecil yang masih harus berbagi tempat dengan 15 keponakannya yang lain.

Sejak mengalahkan McGregor tahun lalu, nama Khabib makin terkenal. Sosoknya begitu dielu-elukan seluruh Rusia. Presiden Vladimir Putin bahkan sampai merasa perlu mengundangnya secara langsung ke Moskow.

Bukan hanya Putin pejabat yang ingin lebih dekat dengannya. Pimpinan Chechnya Ramzan Kadyrov juga mengundangnya secara langsung ke istananya yang mewah. Bahkan Kadyrov memberi hadiah mobil Mercedes terbaru setelah pertemuan tersebut.

Tapi Khabib tetaplah Khabib. Dia sama sekali belum ada keinginan untuk mengubah gaya hidup menjadi bermewah-mewahan. Dengan bayaran miliaran, mobilnya pun masih Mercedes Benz lawas edisi W124 300E keluaran 1986 yang sudah tidak diproduksi. Dan dia nyaman dengan cara hidup seperti ini.

“Jujur saat ini aku merasa terlalu terkenal. Di satu sisi aku suka. Tapi sesungguhnya aku sama sekali tidak menyukai ini semua,” ucapnya.

Di satu malam Khabib boleh saja bertarung di venue bling-bling macam T-Mobile Arena Las Vegas. Atau hadir di kota super mewah macam Abu Dhabi. Tapi dia tetap akan pulang karena merindukan pedesan Dagestan dan berlatih bersama Beruang di kampung halamannya. (irr)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:43
Brunei Darussalam U-16 0 vs 8 Indonesia U-16

Modal Bagus Hadapi Tiongkok

JAKARTA– Seperti yang diprediksi, timnas Indonesia U-16 tak sulit menundukkan…

Sabtu, 21 September 2019 11:25

Dulu Maurito, Sekarang Lukaku

MARCELO Brozovic lagi-lagi muncul di balik disharmonisasi ruang ganti Inter…

Sabtu, 21 September 2019 11:24

Marquez Masih Kuasai Aragon

Dominasi pembalap Repsol Honda Marc Marquez di GP Aragon dalam…

Sabtu, 21 September 2019 11:23
Leicester City vs Tottenham Hotspur

Unjuk Gigi Si Nomor Sembilan Inggris

Jamie Vardy merupakan pelapis Harry Kane di tim nasional Inggris.…

Sabtu, 21 September 2019 11:13
AC Milan vs Inter Milan

“Ciuman” dari Derby Milan

MILAN – ''Derby perdana seperti ciuman pertama yang takkan terlupakan,''…

Sabtu, 21 September 2019 11:12
Manchester City vs Watford

Pilih Rotasi daripada Ubah Skema

MANCHESTER– Jika lini belakang Manchester City minim pilihan maka sebaliknya…

Sabtu, 21 September 2019 10:57

Selamat Datang, Chicharito

KEPUTUSAN Javier Hernandez hengkang dari West Ham United ke Sevilla…

Jumat, 20 September 2019 12:01
(2) Persik Kediri vs Persiba Balikpapan (0)

Masihkah Ada Asa untuk Papan Atas..??

F-OPEN BASALAMAH/RADAR KEDIRI Performa Persiba Balikpapan tetap di jalur negatif.…

Jumat, 20 September 2019 12:00

Cimot Siap Comeback

KABAR baik datang jelang laga tandang Mitra Kukar versus Persik…

Jumat, 20 September 2019 11:57

Awal Menjanjikan

Menorehkan empat poin di dua laga putaran kedua Liga 1…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*