MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 12 September 2019 14:18
Khabib Nurmagomedov Menolak Kemewahan Amerika Serikat

Tetap Tinggal di Kampung Halamannya di Dagestan

Khabib saat menghajar Conor McGregor.

PROKAL.CO, DAGESTAN-Sejak sukses terjun di pentas UFC, Khabib Nurmagomedov jelas langsung bergelimang harta. Saat mampu mengalahkan Conor McGregor pada Oktober tahun lalu saja dia diganjar langsung dengan bayaran USD 2 juta (Rp 28 Miliar).

Sabtu kemarin, menurut pengakuan sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov, kepada Forbes, anaknya mendapat bayaran lebih tinggi. Mencapai USD 6 juta (Rp 84 Miliar) setelah mampu menumbangkan Dustin Poirier di Abu Dhabi.

Dengan bayaran semelimpah itu sekali tanding, Khabib bisa saja hidup glamor di Amerika Serikat (AS). Seperti halnya para petarung-petarung lain macam McGregor atau Floyd Mayweather Jr.

Tapi, dia memilih jalan berbeda yang jauh dari pilihan banyak orang umum. Khabib sama sekali tidak tertarik dengan gemarlap kehidupan kota besar. Sampai saat ini, petarung 30 tahun itu masih memilih tinggal di daerah asalnya yakni Dagestan, Rusia. Bersama kedua orang tua, istri, dan juga dua anaknya.

“Aku bertarung bukan untuk terkenal,” ucap Khabib dilansir The Sun. “Aku berlatih untuk berkompetisi dan menang. Ketenaran tidak berarti apapun untukku. Ini malah bisa membuat pikiranmu berubah dan hilang fokus,” tambahnya.

Dagestan bukan hanya sekadar kampung halaman untuk Khabib. Kondisi sosial yang keras dan kasar di Republik yang menjadi bagian dari federasi Rusia ini telah membentuk Khabib sebagai petarung ulung seperti sekarang.

Khabib kecil tumbuh di tengah kondisi Dagestan yang terus di rundung konflik perang. Pada medio 2000 hingga 2016, di wilayah itu masih kerap meletus pemberontakan sipil. Seperti Chechnya yang berada tepat di bagian utara Dagestan. “Kondisi itu yang memaksa kami di sini tumbuh sebagai pribadi tangguh,” ucap Khabib.

Anak laki-laki di wilayah tersebut dipaksa akrab dengan konflik sejak kecil. Itu juga yang menjadi alasan banyak berdiri gym-gym di Dagestan yang di dalamnya para pemuda belajar gulat. Salah stu gym itu adalah milik Abdulmanap ayah Khabib.

Sang ayah yang mantan tentara sekaligus atlet Judo dan Sambo menjual empat banteng peliharaannya agar bisa mendirikan gym tersebut. Dan Abdulmanap adalah pelatih yang sangat keras untuk anaknya sendiri.

Setelah kemenangannya melawan McGregor tahun lalu beredar video di Youtube yang menunjukkan Khabib kecil berlatih gulat dengan seekor beruang dalam pengawasan sang ayah. Di video itu tertulis tejadi pada 1997. Artinya saat itu Khabib masih berusia sembilan tahun. “Dia selalu melatihku untuk bertarung dengan yang terkuat,” ucap Khabib.

Dalam sebuah video dokumenter The Dagestan Chronicles, Khabib bercerita tentang kehidupan pribadinya. Dia lahir di desa pegunungan bernama Sildi. Saat itu keluarganya tinggal di rumah kecil yang masih harus berbagi tempat dengan 15 keponakannya yang lain.

Sejak mengalahkan McGregor tahun lalu, nama Khabib makin terkenal. Sosoknya begitu dielu-elukan seluruh Rusia. Presiden Vladimir Putin bahkan sampai merasa perlu mengundangnya secara langsung ke Moskow.

Bukan hanya Putin pejabat yang ingin lebih dekat dengannya. Pimpinan Chechnya Ramzan Kadyrov juga mengundangnya secara langsung ke istananya yang mewah. Bahkan Kadyrov memberi hadiah mobil Mercedes terbaru setelah pertemuan tersebut.

Tapi Khabib tetaplah Khabib. Dia sama sekali belum ada keinginan untuk mengubah gaya hidup menjadi bermewah-mewahan. Dengan bayaran miliaran, mobilnya pun masih Mercedes Benz lawas edisi W124 300E keluaran 1986 yang sudah tidak diproduksi. Dan dia nyaman dengan cara hidup seperti ini.

“Jujur saat ini aku merasa terlalu terkenal. Di satu sisi aku suka. Tapi sesungguhnya aku sama sekali tidak menyukai ini semua,” ucapnya.

Di satu malam Khabib boleh saja bertarung di venue bling-bling macam T-Mobile Arena Las Vegas. Atau hadir di kota super mewah macam Abu Dhabi. Tapi dia tetap akan pulang karena merindukan pedesan Dagestan dan berlatih bersama Beruang di kampung halamannya. (irr)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers