MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 12 September 2019 14:12
Saudi Resmi Cabutan Biaya Visa Progresif Umrah

PROKAL.CO,

JAKARTA– Simpang siur kabar penghapusan biaya visa progresif umrah terjawab sudah. Pemerintah Arab Saudi resmi meniadakan biaya tambahan bagi jamaah yang ingin umrah kesekian kali itu. Pengumuman disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi Sulaiman Al-Massaath, Selasa (10/9) petang waktu Arab Saudi.

”Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah mencabut aturan tersebut,” ujar Konjen RI di Jeddah Hery Sarifudin saat dikonfirmasi, kemarin (11/9).

Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Endang Djumali menambahkan, bersamaan dengan pencabutan visa progressif tersebut, Pemerintah Saudi mengumumkan aturan baru tentang pemberlakuan biaya pembuatan visa umrah.  Yang meliputi, Electronic (e-Visa) Processsing Fee sebesar SAR93,19, Basic Ground Services SAR105, dan Government Fee SAR300. Biaya ini berlaku untuk setiap pengajuan visa umrah, baik yang pertama maupun kali kedua dan seterusnya.

”Totalnya menjadi SAR498,19 (sekitar Rp 1,86 juta, red),” tutur Endang. Hal ini juga meluruskan informasi sebelumnya, bahwa kebijakan bukan mengurangi besaran tariff visa progressif dari SAR2000 menjadi SAR300. ”Tapi, mencabut aturan visa progressif dan menerbitkan ketentuan baru,” sambungnya.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim mengamini. Dia menjelaskan, dengan ketentuan ini, maka tidak ada lagi keharusan membayar visa progressif sebesar SAR2000 atau sekitar Rp 7,6 juta bagi jemaah yang pernah melaksanakan ibadah umrah pada periode tertentu. ”Namun, seluruh pengajuan visa umrah sekarang dikenakan biaya SAR300. Biaya ini khusus untuk pemvisaan, di luar biaya electronic service dan layanan lainnya,” jelasnya.

Di sisi lain, para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tentu perlu melakukan penyesuaian harga paket umrah yang telah dipasarkan secara proporsional. Terkait hal tersebut Arfi mewanti-wanti agar PPIU tidak menambahkan harga di atas biaya yang telah ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi tesebut.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 11 Agustus 2020 12:11

Polda Bakal Kerahkan Brimob, Tindak Pelaku Penyerangan di Situbondo

SITUBONDO- Polres Situbondo telah berkomunikasi dengan Polda Jawa Timur dalam…

Selasa, 11 Agustus 2020 10:40

Kurangi Potensi Calon Tunggal, Ambang Batas Pencalonan Cukup 5-10 Persen

JAKARTA– Fenomena calon tunggal yang melawan kotak kosong diprediksi bermunculan…

Jumat, 07 Agustus 2020 09:45

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Dorong SMSI Mencerdaskan Bangsa

JAKARTA- Bimbingan teknis untuk penguatan news room SMSI yang dilaksanakan…

Kamis, 06 Agustus 2020 11:45

Protokol Covid-19 di Pesantren, Paling Sulit Terapkan Jaga Jarak

JAKARTA– Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan hasil pemantauan penerapan protokol kesehatan…

Kamis, 06 Agustus 2020 10:23

Pelanggar Protokol Kesehatan Pasti Disanksi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya mengeluarkan Inpres terkait sanksi…

Rabu, 05 Agustus 2020 12:21

Presiden Jokowi Tambah Cucu

ANGGOTA keluarga Presiden Joko Widodo kembali bertambah. Putri kedua presiden,…

Selasa, 04 Agustus 2020 11:08

Kejagung Tegaskan Status Djoko Tjandra Terpidana

JAKARTA– Dorongan agar Polri menggunakan Undang Undang Nomor 20 Tahun…

Senin, 03 Agustus 2020 12:00

Rahmad Pribadi Dinobatkan Sebagai Top Leader on CSR Top Commitment 2020

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menerima…

Senin, 03 Agustus 2020 11:52

Solusi Pembelajaran Jarak Jauh, Perlu Produksi Gawai untuk Siswa

JAKARTA- Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah berjalan beberapa bulan. Banyak…

Senin, 03 Agustus 2020 11:26

Menko Polhukam Minta Usut Dugaan Suap Surat Jalan Djoko Tjandra

JAKARTA – Terpidana kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers