MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 12 September 2019 14:12
Saudi Resmi Cabutan Biaya Visa Progresif Umrah

PROKAL.CO, JAKARTA– Simpang siur kabar penghapusan biaya visa progresif umrah terjawab sudah. Pemerintah Arab Saudi resmi meniadakan biaya tambahan bagi jamaah yang ingin umrah kesekian kali itu. Pengumuman disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi Sulaiman Al-Massaath, Selasa (10/9) petang waktu Arab Saudi.

”Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah mencabut aturan tersebut,” ujar Konjen RI di Jeddah Hery Sarifudin saat dikonfirmasi, kemarin (11/9).

Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah Endang Djumali menambahkan, bersamaan dengan pencabutan visa progressif tersebut, Pemerintah Saudi mengumumkan aturan baru tentang pemberlakuan biaya pembuatan visa umrah.  Yang meliputi, Electronic (e-Visa) Processsing Fee sebesar SAR93,19, Basic Ground Services SAR105, dan Government Fee SAR300. Biaya ini berlaku untuk setiap pengajuan visa umrah, baik yang pertama maupun kali kedua dan seterusnya.

”Totalnya menjadi SAR498,19 (sekitar Rp 1,86 juta, red),” tutur Endang. Hal ini juga meluruskan informasi sebelumnya, bahwa kebijakan bukan mengurangi besaran tariff visa progressif dari SAR2000 menjadi SAR300. ”Tapi, mencabut aturan visa progressif dan menerbitkan ketentuan baru,” sambungnya.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim mengamini. Dia menjelaskan, dengan ketentuan ini, maka tidak ada lagi keharusan membayar visa progressif sebesar SAR2000 atau sekitar Rp 7,6 juta bagi jemaah yang pernah melaksanakan ibadah umrah pada periode tertentu. ”Namun, seluruh pengajuan visa umrah sekarang dikenakan biaya SAR300. Biaya ini khusus untuk pemvisaan, di luar biaya electronic service dan layanan lainnya,” jelasnya.

Di sisi lain, para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tentu perlu melakukan penyesuaian harga paket umrah yang telah dipasarkan secara proporsional. Terkait hal tersebut Arfi mewanti-wanti agar PPIU tidak menambahkan harga di atas biaya yang telah ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi tesebut.

”Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap besaran harga referensi yang telah ditetapkan sebesar Rp 20 juta rupiah,” ungkapnya. Jika dianggap perlu, besaran harga referensi tersebut akan segera disesuaikan.

Kebijakan visa progressif bagi jemaah umrah ini telah diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi sejak 2016. Jemaah yang akan berumrah untuk kedua kalinya atau lebih di tahun yang sama dikenakan biaya tambahan untuk visa sebesar SAR2000 atau setara Rp7,6juta. (mia)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 10:58

Keberadaan Pesawat Rimbun Air Masih Belum Jelas

JAYAPURA-Pencarian terhadap pesawat Rimbun Air jenis Twin Otter DHC6 dengan…

Jumat, 20 September 2019 10:57

Sopir Taksi Perkosa Bocah 9 Tahun

GIANYAR – Bejat. Kata ini nampaknya pantas disematkan atas perilaku…

Jumat, 20 September 2019 09:55

Data Penumpang Bocor, Lion Group Investigasi

JAKARTA– Puluhan juta data penumpang maskapai milik Lion Air Group…

Kamis, 19 September 2019 00:32

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Imam Nahrawi Bantah Terima Duit Suap Sebesar Rp26,5 M

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga…

Rabu, 18 September 2019 12:13

PBB Akui Papua Bagian dari Indonesia

JAKARTA- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menegaskan tidak ada lagi pembahasan…

Selasa, 17 September 2019 16:30

RUU MD3 Disahkan, Pimpinan MPR Resmi Bertambah

JAKARTA– DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga…

Selasa, 17 September 2019 16:17

Minta Tak Serahkan Mandat di Tengah Jalan

JAKARTA– Lima pimpinan KPK hasil pemilihan Komisi III DPR hadir…

Selasa, 17 September 2019 15:11

Kado Hari Anak Nasional, Revisi UU Perkawinan Sah

JAKARTA– Wajah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise…

Senin, 16 September 2019 12:12

Merasa Ditipu Dosennya Sendiri, Dijanjikan PNS Bayar Rp 100 Juta

SLEMAN, - “Malu!”. Itulah yang berulang kali dikatakan Akbar, bukan…

Minggu, 15 September 2019 10:53

Veronica Jawab Tuduhan Polisi Soal Papua dan Rekening Gendut

Veronica Koman akhirnya angkat bicara terkait penetapan dirinya sebagai tersangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*