MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 11 September 2019 16:46
KAI-KAI BEJAT..!! Dua Tahun Cabuli Cucu
TAK MENGAKU BERBUAT: Hasim (baju oranye) ditahan di Polresta Samarinda dengan sangkaan kasus pencabulan yang dilakukan selama bertahun-tahun. RESTU/KP

PROKAL.CO, Cantik, bukan nama sebenarnya, gadis remaja itu kini berusia 15 tahun. Namun, sejak dua tahun terakhir, ada peristiwa nahas yang menerpanya. Membuat Hasim (63), sang kakek, terseret ke penjara.

 

JANUARI lalu, istri Hasim pergi menghadap Sang Khalik. Kini di sebuah rumah di kawasan Sungai Kapih, Sambutan, tinggalah si Cantik bersama sepupunya yang masih kecil menemani Hasim.

Wajah Cantik kerap dirundung takut ketika melihat kakeknya. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda Iptu Rihard Nixon tidak bisa menyembunyikan kekesalan terhadap Hasim. “Saya heran, ada saja tingkah manusia sudah berumur seperti itu (cabul). Sedih lihatnya,” ungkap perwira balok dua tersebut. Bukan hitungan jari, perbuatan keji Hasim terjadi sejak dua tahun terakhir.

“Kejadian itu awalnya dua tahun lalu, korban memang terkadang tidur di rumah pelaku, tidurnya bersama nenek korban (istri pelaku) semasa hidup,” tambahnya. Ketika tidak diketahui istri, Hasim menjalankan perbuatan tak senonoh ke cucunya.

“Semasa istri pelaku masih hidup, berjualan nasi kuning. Nah aksinya selalu dilakukan pagi hari, tepat sebelum berangkat ke sekolah,” jelas Nixon. “Enggak setiap hari, perbuatan asusilanya juga tak melulu menyetubuhi, kadang diraba-raba,” sambungnya.

Saat sang nenek masih ada, perlakuan Hasim sudah disampaikan. Namun kala itu, tak begitu ditanggapi serius. “Nanti dipukul,” ucap Nixon mengulang penjelasan korban saat dimintai keterangan.

Kasus itu mulai terungkap beberapa bulan lalu. Saat itu, Hasim nyaris menggerayangi cucunya itu saat malam. “Waktu itu, korban yang tidur sama tantenya, mendapati pelaku masuk. Tapi beralasan cari foto istrinya,” jelas perwira yang pernah bertugas di Bontang tersebut.

Namun, korban tak berani menceritakan kisahnya kepada orangtua. “Alasannya adalah setiap hari yang antar-jemput korban adalah kakeknya. Dia (korban) juga diancam untuk tidak bicara dengan siapa pun,” tegasnya.

Kasus ini mulai menemui titik terang setelah sang tante menceritakan kejadian tersebut kepada ibu Cantik yang kemudian berlanjut dengan berkoordinasi dengan psikolog dan memeriksakan anaknya ke rumah sakit. Dari penyampaian itu barulah sang ibu memutuskan melaporkan ke polisi pada 12 Agustus.

Sejak dilaporkan 12 Agustus lalu, Hasim baru dibekuk 4 September. Namun, pelaku bersikeras tidak mengakui perbuatannya. Ditemui kemarin (10/9), Hasim menyebut kondisinya sedang sakit. “Batuk dan pilek,” ujarnya.

Awalnya dia membantah tuduhan yang dilaporkan orangtua korban. “Saya kerja setiap hari sopir angkot, mana bisa berbuat seperti itu,” jelasnya. Dia merasa heran dengan hasil visum et repertum (VER). “Enggak ada berbuat seperti itu (cabul),” kilahnya. Hanya dari keterangan yang diperoleh kepolisian, pelaku memberi Rp 7 ribu kepada korban, sebagai uang tutup mulut, setiap selesai beraksi. (*/dad/*/dra/dns/k8)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 08:47

Tantangan Jadi Daya Tarik

 Mengayuh Harapan menggantung di tembok Pameran Besar Seni Rupa di…

Senin, 23 September 2019 08:46

Harus Diakui, Sebaran SMP Belum Merata

SAMARINDA–Jumlah lulusan siswa SD untuk dua tahun ke depan sudah…

Senin, 23 September 2019 08:45

Parkir Belum Tertib, yang Liar Masih Ada

SAMARINDA–Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda melakukan penertiban terhadap warga yang parkir…

Jumat, 20 September 2019 19:26

Mobil Bawa Sabu 1 Kg Nyungsep Setelah Kejar-Kejaran dengan Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Aksi kejar-kejaran sebuah mobil merk Ayla plat…

Jumat, 20 September 2019 12:09

Aktivitas di SPBU Mendadak Sepi

Bukan hanya sekali, setidaknya dalam waktu dekat ini tiga kali…

Jumat, 20 September 2019 12:07

Tak Ada Toleransi..!! Selama Proses Hukum, Hak-Hak Hakim Kayat Dicabut

SAMARINDA–Integritas pengadil di Kaltim mendapat sorotan tajam selepas Kayat. Hakim…

Jumat, 20 September 2019 12:06

BEDALAH WAL...!! Di Perumahan Ini Punya Penampungan Air Terpadu, Air Lancar dan Aman

Air bersih yang tidak mengalir di beberapa daerah, tak membuat…

Jumat, 20 September 2019 12:04

Tiga Kali Mulus Beraksi, Dua Pelaku Curanmor Diciduk Polisi

SAMARINDA–Dua pelaku curanmor, Akbar Abdullah (36) dan Alfian (35), dibekuk…

Jumat, 20 September 2019 11:14

Dijerat Pasal Suap dan Gratifikasi

JAKARTA– Imam Nahrawi harus bersiap dengan jeratan pasal berlapis. Komisi…

Kamis, 19 September 2019 14:20

Pencanangan HBDI ke 111, Para Istri Dokter Gelar Penyuluhan Stunting di Posyandu Ayu Sempaja

PROKAL.CO, SAMARINDA - Memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*