MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Rabu, 11 September 2019 11:45
Timnas Kalah Alasan Fisik, Butuh Pelatih Fisik..?
ilustrasi

PROKAL.CO,

SIMON McMenemy menuding faktor kelelahan menjadi biang keladi jebloknya performa timnas di dua laga awal kualifikasi Piala Dunia 2022. Dia beranggapan, jadwal yang padat di Liga 1 membuat pemain datang ke training camp dalam kondisi tidak fit.

Meski menyebut faktor fisik, timnas justru tak punya sosok yang diberi tugas membenahi fisik Andritany Ardhiyasa dkk. Ya, selama gelaran Kualifikasi Piala Dunia 2022, skuad Garuda tak didampingi pelatih fisik McMenemy hanya dibantu tiga asisten pelatih. Yakni Yeyen Tumena, Joko Susilo, dan pelatih kiper Alan Haviludin. Dari ketiga asisten itu, Yeyen bertugas merangkap sebagai pelatih fisik.

 Berbeda dengan zaman Luis Milla, timnas saat itu punya pelatih fisik khusus. Yakni Miguel Gandia. Rekan Milla itu bisa dikatakan sukses membenahi fisik pemain Indonesia yang kerap kedodoran. Salah satu buktinya adalah penampilan Merah Putih yang sangat prima di Asian Games 2018 lalu.

 Lantas apakah timnas berencana merekrut pelatih fisik untuk pertandingan sisa di Kualifikasi Piala Dunia? Manajer Timnas AKBP Sumardji angkat bicara. Menurutnya, hal tersebut tidak akan dilakukan. Dia menilai hadirnya pelatih fisik di timnas tidak akan berpengaruh apapun. ’’Mau pelatih fisiknya sehebat dan terkenal, tetap tidak akan mengubah apapun di tim,’’ tegasnya.

 Alasannya, karena jadwal Liga 1 yang padat. Sumardji menjelaskan dropnya fisik pemain gara-gara jadwal kompetisi yang sangat tidak manusiawi. Seminggu, pemainnya bisa bertanding 2-3 kali. ’’Kompetisi negara lain libur, sedangkan di Indonesia masih jalan. Padat juga, pemain datang dalam kondisi yang sangat capek,’’ paparnya.

 Dia berencana akan berdiskusi dengan PSSI dan PT LIB. Terutama untuk jadwal Liga 1 musim depan. Sumardji berharap Liga 1 bisa digelar pada awal tahun. Artinya sekitaran Januari hingga Maret. ’’Agar kompetisi panjang. Klub juga tidak dirugikan karena kontrak pemain benar-benar semusim penuh,’’ paparnya. ’’Biar sisa pertandingan di kualifikasi Piala Dunia hasilnya maksimal juga,’’ lanjutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers