MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 11 September 2019 10:57
Kaji Penghapusan PPN Kayu-Rotan
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA- Perang dagang antara Amerika Serikat - Tiongkok membuat pasokan industri furnitur ke negeri Paman Sam berkurang. Pasalnya, produk Tiongkok yang selama ini mendominasi terhambat atas ketegangan kedua negara. Indonesia mencoba mamasuki peluang tersebut.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (10/9). Jokowi menilai, kondisi itu harus dimaksimalkan. "Inilah yang jadi kesempatan kita," ujarnya. Jika merujuk data, ekspor furnitur Tiongkok ke AS mencapai 96 miliar dollar.

Apalagi, lanjut dia, berdasarkan informasi yang disampaikan World Bank, produk mebel, kayu dan rotan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengakselerasi pasar. Oleh karenanya, Jokowi menilai perlu kebijakan khusus untuk merangsang kesempatan tersebut.

"Kita ingin ada tindakan konkret dan policy dari kementerian yang meberikan dukungan terhadap ini," imbuhnya. Terkait kebijakan apa yang disiapkan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah sudah menyerap berbagai aspirasi dari pelaku usaha kayu dan rotan. Salah satu persoalan yang disampaikan adalah masih tingginya pajak pertambahan nilai (PPN). Untuk kayu log misalnya, besaran PPN mencapai 10 persen. 

Atas masukan tersebut, pemerintah pun melakukan kajian untuk potensi keringanan. "Menperin katakan sedang dibahas dengan Kemenkeu," ujarnya.

Selain pajak, hal lain yang dikaji adalah kebijakan financing. Berdasarkan cerita pengusaha, kata Darmin, mereka mengeluhkan jomplangnya bunga simpan dan pinjam. "Masa kita naruh uang dikasih bunga 5 persen, kalau pinjam 12 persen," imbuhnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers