MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Selasa, 10 September 2019 20:52
Seluk Beluk Investasi Saham
Memilih Perusahaan Sekuritas, Permudah Transaksi, Minim Investasi Palsu
EDUKASI: Sebagian mungkin masih tak begitu paham dengan saham. Namun, sekarang sudah ada kegiatan coaching clinic sebagai ajang mengedukasi masyarakat. Khususnya kaum muda. (ISTOCKPHOTO.COM)

PROKAL.CO, SAAT ini, banyak informasi yang tersebar perihal investasi. Mulai produk pasar modal hingga perbankan. Pasti ada saja yang melontarkan pertanyaan dasar tentang pentingnya berinvestasi, dan cara berinvestasi dengan baik, tepat, dan aman.

“Sebelum masuk ke investasi ada baiknya tahu dasarnya dulu. Sederhananya, saham itu bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan. Jika Anda memiliki saham, maka Anda bisa juga disebut sebagai pemilik, dan investor,” ucap Nur Alam, admin FAC Sekuritas cabang Samarinda

Pernyataan Alam ditambahkan rekannya, Yoga Triyantomo selaku praktisi pasar modal. Wujud saham merupakan selembar kertas yang diterbitkan perusahaan. Selembar kertas itu berguna untuk menyatakan, jika nama yang tercantum dalam surat tersebut merupakan pemilik perusahaan. Kepemilikan disesuaikan dengan porsi berapa persen atau berapa banyak penyertaan yang ditanamkan dalam perusahaan.

Berinvestasi saham memang tidak semudah transaksi benda berharga konvensional seperti emas atau perak yang dapat kita beli di pegadaian atau toko perhiasan. Untuk melakukan investasi saham, Anda hanya dapat melakukannya di bursa efek dengan perantara perusahaan broker atau pialang.

Alam menjelaskan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar untuk menjadi klien perusahaan sekuritas yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Dapat dilakukan secara online maupun offline.

Perusahaan sekuritas menjadi perantara transaksi antar investor. Keberadaan perusahaan mempermudah para investor melakukan transaksi investasi saham. Selain itu, meminimalisasi kemungkinan investor pemula terjebak dalam investasi bodong, alias palsu.

“Untuk memastikan kalau Anda telah memilih broker saham yang tepat, sebaiknya cek online dan mengetahui nama-nama perusahaan sekuritas yang terdaftar dalam BEI. Jangan sampai perusahaan sekuritas yang Anda pilih ilegal,” jelasnya. Selain perihal keamanan. Memilih perusahaan sekuritas yang legal, terpercaya, dan profesional juga akan mempengaruhi kesuksesan terjun dalam investasi pasar saham.

“Jangan takut untuk para investor pemula, sebab pihak perusahaan sekuritas akan menjelaskan secara detail mengenai proses jual beli saham. Perusahaan juga tidak akan mengambil tindakan (jual beli) tanpa konfirmasi atau perintah investor,” ucap Alam.

Tidak hanya memperkenalkan, pihak perusahaan sekuritas juga akan mengawasi proses investasi. Untuk menjadi investor, pastikan Anda sudah terdaftar di perusahaan sekuritas.

“Sederhananya seperti ini, Anda ke pasar ingin membeli ayam. Yang harus dikunjungi itu pihak penjual ayamnya, kan? Bukan pemilik pasar. Sama seperti peran perusahaan sekuritas. Maka dari itu barulah bisa terjadi proses jual beli,” tambahnya.

Alam dan Yoga satu suara ditanya mengenai animo anak muda yang masih rendah untuk berinvestasi. Edukasi perihal investasi saham pun masih cukup tabu. Padahal investasi merupakan hal yang berguna di masa depan.

“Contoh nyatanya, tidak semua orangtua zaman dulu mempersiapkan tabungan untuk masa tua. Walhasil saat dia mulai menua, dia malah merepotkan anak cucunya. Maka dari itu penting melakukan investasi agar sejarah kelam tidak terulang,” pungkas Yoga. (*/nul*/rdm2)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2012 10:16

Mitra Teras Mantap di Puncak

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Kesebelasan Mitra Teras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*