MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 10 September 2019 11:52
Efek IKN Mulai Terasa Tahun Depan

Diversifikasi Investasi, Perizinan di Kaltim Masih Bermasalah

Realisasi investasi penanaman modal dalam negeri sektor tambang batu bara periode April - Juni 2019 di Kaltim mencapai Rp 10.55 triliun atau 86,76 persen.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Ketergantungan terhadap pertambangan batu bara mesti dilepas Kaltim. Seiring pemindahan ibu kota negara (IKN), ceruk lain penggerak ekonomi daerah mesti diubah. Di antaranya, perdagangan, jasa, dan konstruksi. Namun, diversifikasi ekonomi masih dihantui banyak kendala. Utamanya mengenai online single submission (OSS).

Untuk diketahui, OSS merupakan terobosan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). OSS dianggap karpet merah untuk pemodal menamakan investasinya di Kaltim. Tujuannya, mempermudah investor mengurus perizinan. Baik izin usaha skala kecil, menengah, maupun besar.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DPMPTSP Kaltim Awaluddin mengatakan, urusan perizinan via OSS memangkas birokrasi. Urusan lebih canggih, lebih cepat, dengan sistem data yang terpadu dan terintegrasi secara online. “Namun belum berjalan dengan maksimal. Ke depan kita akan membuat project untuk membuat aplikasi rekomendasi teknis,” tuturnya.

Lanjut dia, perizinan yang diajukan lewat OSS bisa terus dipantau lewat identity (ID) tracking. Pemberian ID tracking memudahkan investor mengecek perkembangan izinnya sudah sampai mana. Dampaknya, terobosan ini diharapkan dapat menggenjot daya tarik investor ke Kaltim.

“Kaltim menjadi IKN tentunya kita akan memberikan kenyamanan bagi investor. Lewat izin yang lebih mudah, insentif bagi sektor tertentu dan sebagainya,” katanya. Awaluddin mengungkapkan, meskipun Presiden Joko Widodo sudah mengatakan IKN dipindah ke Kaltim, belum banyak pergerakan yang dilakukan investor. “Pengusaha masih wait and see. Masih menunggu. Kan belum jelas di mana dan sebagainya,” ungkap Awaluddin.

Dia memprediksi, geliat investasi dampak IKN baru terasa pada 2020. Pasalnya, saat itu pembangunan mulai berjalan. Terlebih saat ini, belum jelas terkait regulasi-regulasi pemindahan IKN. Merespons masuknya keran investasi ke Kaltim pada tahun depan, DPMPTSP telah merencanakan beberapa hal.

“Kami mau bikin focus group discussion (FGD) soal regulasi,” imbuhnya. Melalui, FGD masalah yang menghambat, termasuk regulasi-regulasi yang tak sinkron akan dicarikan solusinya.

Menurut dia, hal yang paling penting saat ini adalah perizinan berbasis aplikasi internet. Namun, perlu waktu untuk masyarakat menerimanya. Akan tetapi, dengan seiring perkembangan zaman, masyarakat tentu bisa menerimanya.

Ditemui terpisah, Wakil Ketua Umum Kamar dagang dan Industri (Kadin) Kaltim Alexander Soemarno mengatakan, untuk awal pemindahan IKN jelas akan menarik perhatian investor bidang konstruksi. Selama masa pembangunan itu, otomatis sub-bidang pengerjaannya, maupun pengadaannya pasti akan meningkat.

“Investor masih akan sebatas melirik konstruksi dulu. Setelah dipindah baru akan bermunculan investasi lain seperti perdagangan dan jasa,” ujarnya Senin (9/9). Menurut dia, pemindahan IKN yang turut memindahkan 1,5 juta jiwa menjadi pasar potensial. Khususnya di sektor makanan dan minuman. “Sehingga akan muncul investasi-investasi baru. Jika infrastruktur daerah ini lebih baik karena IKN, maka tidak hanya batu bara yang menarik investor, tapi juga sektor lain,” katanya.

Diakuinya, masih mendominasinya sektor pertambangan di Kaltim karena sektor tersebut masih paling menarik dibandingkan sektor lain di Kaltim. Sehingga diperlukan perbaikan infrastruktur agar sektor lain bisa dilirik. “Jika IKN terealisasi, investor bisa melirik sektor lain seiring dengan tumbuhnya jumlah penduduk dan perbaikan infrastruktur,” tutupnya. (*/ain/ctr/nyc/riz/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:45

Dilumpuhkan setelah Kejar-kejaran

SAMARINDA–Penyelundupan narkoba di Samarinda masuk radar Badan Narkotika Nasional (BNN)…

Sabtu, 21 September 2019 11:40

Ketika Ribuan Mahasiswa Menyuarakan Penolakan RUU KUHP dan UU KPK

Keprihatinan yang sama terhadap isu RUU KUHP dan UU KPK…

Sabtu, 21 September 2019 11:26
RUU KUHP Hanya Ditunda, Bukan Dibatalkan

Jokowi Minta 14 Pasal RUU KUHP Dikaji Ulang

JAKARTA– Makin tingginya gelombang penolakan pada Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang…

Jumat, 20 September 2019 12:13

Walhi Yakin Korporasi Terlibat Karhutla

SAMARINDA–Dugaan lahan dibakar untuk kepentingan perkebunan menguat. Kebun sawit diindikasikan…

Jumat, 20 September 2019 11:39

Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltim-Kaltara Sudah Tembus..!! Tapi...

BALIKPAPAN- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap…

Jumat, 20 September 2019 11:11

YESSS..!! Transportasi IKN: Kereta Tanpa Awak dan Rel

Semenjak penetapan ibu kota negara (IKN) di Kaltim, kementerian satu…

Jumat, 20 September 2019 11:10

Beri Tenggat hingga Akhir Bulan

BALIKPAPAN–Rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim tampaknya hanya…

Jumat, 20 September 2019 11:09

19 Hari, 36 Kasus Karhutla di PPU

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) masih mengancam Kabupaten Penajam Paser…

Jumat, 20 September 2019 10:49

Pedagang Sex Toys Ditangkap, Padahal Lagi Laris-larisnya Dibeli Pria dan Perempuan Paruh Baya

BALIKPAPAN – Melakoni pekerjaan sebagai pedagang sex toys alias alat…

Jumat, 20 September 2019 10:45

Jokowi Diminta Tunjuk Koordinator Pemindahan Ibu Kota

JAKARTA – Rencana pemindahan ibu kota negara ditargetkan terlaksana pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*