MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Selasa, 10 September 2019 11:28
Belum Siap Ubah Jam Buang

PROKAL.CO, PERSOALAN sampah tak melulu di TPA. Di hulu, persoalan juga tak sedikit. Jam buang sampah salah satunya. Mengacu peraturan daerah (Perda) sampah saat ini, buang sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) boleh dilakukan pada pukul 18.00-06.00 Wita.

Kini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan tengah mengajukan perubahan jam buang sampah. Kian dipersempit, hanya boleh dilakukan pukul 18.00-00.00 Wita. Dengan harapan tak ada lagi timbunan sampah di TPS pada pagi hari.

Dalam Perda Nomor 13 Tahun 2015 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga tersebut telah diatur, bagi pelanggar peraturan bisa dikenakan jeratan hukum pidana kurungan paling lama 6 bulan, atau pidana denda paling banyak Rp 50 juta. 

Dirasa berlebihan, Kepala DLH Suryanto ingin mengubah sanksi yang ada jadi tindak pidana ringan (tipiring). Tidak ada pidana kurungan dalam usulan perda baru tersebut. Hanya saja warga yang melanggar akan ditahan KTP-nya dan langsung disidangkan dengan membayar denda Rp 50 ribu.

“Yang kita harap efek malu dan jera itu. Tetangga mereka sendiri yang akan jadi saksi,” ucapnya.

 Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi pun mendorong masyarakat dan komunitas untuk dapat mengolah sampah dengan pendekatan 3R (reuse, recycling dan reduce). Ia berharap sampah mengalami reduksi sekitar 35 persen, atau sampah yang sampai ke TPA hanya 65 persen dari volume sampah yang mencapai 342 ton per hari.

Namun, menurut penggiat lingkungan, Sri Ismudiati pengolahan 3R tidak maksimal. Masyarakat belum siap. Karena dari 1.517 RT baru ada 127 bank sampah. Rumah kompos di Balikpapan juga masih minim, hanya ada enam titik yang berada di Teritip, Manggar, Sepinggan (aktif), Karang Rejo (aktif), Graha Indah (aktif), dan Margo Mulyo.

Disebutkan, untuk 1 kg sampah botol plastik bersih yang dijual ke bank sampah dihargai Rp 1.500 dan bila dalam kondisi masih kotor dihargai Rp 1.000 per kilo. "Kalau masalah nilai jual itu adalah yang ke sekian. Kalau ingin membentuk bank sampah pun jangan berpikir nilai uangnya dulu, tetapi bagaimana lingkungan kita menjadi bersih dari sampah," tegasnya.

TPS LIAR

Selain persoalan jam buang, TPS liar juga jadi masalah serius. Warga membuang sampah di pinggiran jalan, dengan harapan ada petugas yang akan mengangkut.

Kondisi itu terlihat di kawasan Kelurahan Damai Bahagia.

“Sudah kami pasang spanduk untuk tidak buang di lokasi TPS liar,” terang Junaidy, Lurah Damai Bahagia. Padahal pemerintah telah menyediakan TPS. Lokasinya tak jauh dari TPS liar ini.

Soal TPS liar juga dikeluhkan warga bernama Andi kawasan Sumber Rejo, RT 19. Dirinya tak mengetahui secara rinci, kapan sampah bisa menumpuk di pinggir jalanan.

“Tidak tahu siapa yang memulai. Tiba-tiba sampah sudah mulai menumpuk. Lambat laun dijadikan TPS liar,” sesalnya. Selain berhamburan, juga tak dilengkapi bak sampah besar. “Dibuang begitu saja di pinggir jalan,” ujarnya.

Penumpukan sampah juga terlihat di pertigaan Jalan Indrakila-Wonorejo, Balikpapan Utara. Pada pagi hari, saat jam sekolah, sampah yang masih menumpuk belum seluruhnya diangkut. Imbasnya, kemacetan kerap terjadi.

Permasalahan sampah juga selalu terjadi di daerah pesisir. Banyak warga membuang sampah seenaknya ke laut. Seperti diungkapkan Lurah Baru Ulu Muhammad Rizal. Kurangnya TPS bisa jadi salah satu penyebab.

Belum lagi kebiasaan warga yang malas membuang di TPS, sehingga sampah kerap dibuang langsung dari rumah mereka yang berdiri di atas perairan.

“Ini kembali ke pola pikir. Memang sulit sekali buat mereka buang sampah ke TPS karena sudah terbiasa. Inilah yang jadi tantangan. Walau sudah dilakukan sosialisasi kebersihan lingkungan,” tuturnya. (lil/aim/ms/k15)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 09:47

Jangkau PRSE, Dissos Bidik Kube

BALIKPAPAN – Tidak hanya mengurus anak telantar dan lansia, Dinas…

Senin, 18 November 2019 09:43

Satgas AMB Lidik ke Kaltim, Juga Incar Pelaku Judi Bola

Satgas AMB berkunjung ke Balikpapan. Mereka berkoordinasi agar dapat mengawasi…

Senin, 18 November 2019 09:30

Kisah Sersan Mayor yang Menjadi Perajin, Tak Ada Latihan, Cuma Lihat-Lihat

Usia bukan tolok ukur semangat juang. Seperti Asiman, yang pantang…

Senin, 18 November 2019 09:28

Warna Baru Fashion Pria

SEJUMLAH penggiat fashion memadati Borneo Bay Park di Plaza Balikpapan…

Sabtu, 16 November 2019 11:34

BALIKPAPAN MEMANG TOP..!! Ada Ruang Terbuka Dilengkapi Wifi, Cek Nih Ada 6 Lokasi

Predikat Balikpapan sebagai kota yang nyaman untuk ditinggali makin terasa.…

Sabtu, 16 November 2019 11:32

Jual Ayam dan Telur Harus Ditimbang, Tak Boleh Lagi Per Ekor dan Per Butir

BALIKPAPAN – Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mengimbau kepada pedagang khususnya…

Sabtu, 16 November 2019 11:31

Pengantin Baru Segera Disidangkan

BALIKPAPAN- Pasangan suami istri yang baru dua pekan resmi menikah,…

Sabtu, 16 November 2019 11:27

Jangan Terkecoh, Ada yang Telepon Pura-Pura Menangis, Itu Penipuan

BALIKPAPAN-Aksi penipu melalui telepon mulai beraksi lagi. Meski belum ada…

Jumat, 15 November 2019 13:25

Wakapolda: Adukan jika Polisi Peras Pengusaha

BALIKPAPAN – Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Kapolda…

Kamis, 14 November 2019 10:53

Teror Bom Markas Polisi, Kaltim Siaga

Korps Bhayangkara bersiaga. Teror bom di markas Polrestabes Medan berimbas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*