MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 10 September 2019 09:50
Pengembang Properti Masih Wait and See

IKN Diharapkan Berikan Dampak Positif

Jumlah pengembang perumahan yang mengajukan perizinan site plan ke Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Balikpapan untuk perumahan komersial terbilang sedikit. Sepanjang 2019, hanya tiga yang mengajukan. (DOK)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN—Jumlah pengembang perumahan yang mengajukan perizinan site plan ke Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Balikpapan untuk perumahan komersial terbilang sedikit. Sepanjang 2019, hanya tiga yang mengajukan.

Mereka adalah pengembang perumahan Kumala Residence seluas 10.077 meter persegi dan Puri Karang Joang seluas 10.788 meter persegi. Kemudian satu perumahan untuk MBR, yaitu Karang Joang Asri seluas 78.210 meter persegi. Masing-masing telah mengajukan permohonan pada 11 Januari 2019, 15 April 2019 dan 22 Juni 2019.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Balikpapan I Ketut Astana mengatakan, perumahan komersial, utamanya segmen menengah atas memang masih cooling down atau menunggu situasi pasar saat ini.

Dia menuturkan, kondisi di lapangan, pengembang justru banyak yang beralih menggarap rumah murah karena sepinya pangsa pasar di kelas menengah ke atas.

Hal itu sebagai dampak ekonomi yang mengalami perlambatan pada 2017, 2018 dan awal 2019, sehingga tren permohonan pengajuan perumahan semakin menurun.

Ketut menambahkan, kendati sektor andalan Kaltim, yakni pertambangan mulai membaik. Hal itu belum memengaruhi peminat rumah komersial atau menengah ke atas di Kota Balikpapan. Bahkan geliatnya hingga akhir tahun ini diproyeksikan masih minim.

"Kami harapkan ada progres yang lebih maju setelah isu pemindahan ibu kota. Kemungkinan sampai akhir tahun investor mulai melirik, tetapi belum mendongkrak perumahan komersial. Mungkin akan terlihat pada tahun depan," ujarnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Timur, Bagus Susatyo mengatakan, saat ini rumah yang laku dijual, di harga di bawah Rp 500 juta.

“Sekarang paling laris rumah murah. Namun hanya di Balikpapan yang paling gencar menjual rumah ini. Pasarnya sangat bagus. Samarinda dan wilayah lainnya masih kesulitan membangun rumah karena lahan yang ada terlalu jauh,” tuturnya.

Dia menerangkan, industri properti mati suri sejak 5 tahun ke belakang. Sektor properti di kawasan tersebut terutama ditopang kegiatan tambang batu bara. Namun, belakangan bisnis batu bara lesu dan turut menghantam bisnis properti.

Ia membeberkan, penjualan properti untuk kelas menengah atas turun sampai 70-80 persen. Para pengembang pun kemudian lari ke sektor rumah murah atau rumah subsidi untuk mengatasi hal tersebut.(aji/tom/k15)


BACA JUGA

Selasa, 19 November 2019 14:41

Polisi Berjaga di Ruko Penjual Parfum di Jalan Cendana, Ada Apa?

SAMARINDA - Sejumlah polisi bersenjata lengkap berjaga di salah satu…

Selasa, 19 November 2019 11:04
Mengunyah Draniki di Antara Sastra dan Seni

Minsk Itu Terbuat dari Bulba, Dingin, dan Kenangan

Di Minsk, legasi masa lalu dirawat dalam bentuk fisik dan…

Selasa, 19 November 2019 10:53

Warga Malaysia Dilarang Jual Tiket ke Suporter Indonesia

FEDERASI Sepak Bola Malaysia (FAM) tak ingin suporter tamu mendominasi…

Selasa, 19 November 2019 10:37
Malaysia vs Indonesia

Bismillah..!! Revans, Demi Harga Diri

KUALA LUMPUR – ’’Revans, Bismillah,’’ ujar Karteker Pelatih Timnas Indonesia…

Senin, 18 November 2019 12:48

Desember, Tol Bakal Beroperasi Sebagian

Warga Kaltim tampaknya harus bersabar. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) yang…

Senin, 18 November 2019 12:47
Terkait Pencurian dan Penyulingan Minyak Mentah Ilegal

AYO..!! Mabes Polri hingga KPK Diminta Turun Tangan

BALIKPAPAN-Pencurian minyak mentah dengan cara melubangi pipa milik Pertamina Sangasanga,…

Senin, 18 November 2019 12:19
Jelajah Sabakkatang, Pulau di Mamuju yang Lebih Dekat ke Kaltim (2-Habis)

Sebulan sebelum Melahirkan, Mesti Sudah di Balikpapan

Ikan di laut Kepulauan Balabalakang masih sangat potensi. Banyak yang…

Senin, 18 November 2019 12:13

BERUBAH LAGI KAN....Mendikbud Susun Rancangan Perubahan Kurikulum

JAKARTA – Kurikulum pendidikan bisa jadi bakal berubah. Menteri Pendidikan…

Senin, 18 November 2019 12:09

Wisata ”Plus” di Puncak, Langganan Pria Timur Tengah

Prostitusi spesialis pelancong asal Timur Tengah (Timteng) di kawasan Puncak…

Senin, 18 November 2019 11:41

Jadi Calo Vila dan PSK gara-gara Lapak Digusur

SOLUSI kasus perdagangan orang spesialis wisatawan Timur Tengah (Timteng) tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*