MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 10 September 2019 09:50
Pengembang Properti Masih Wait and See

IKN Diharapkan Berikan Dampak Positif

Jumlah pengembang perumahan yang mengajukan perizinan site plan ke Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Balikpapan untuk perumahan komersial terbilang sedikit. Sepanjang 2019, hanya tiga yang mengajukan. (DOK)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN—Jumlah pengembang perumahan yang mengajukan perizinan site plan ke Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Balikpapan untuk perumahan komersial terbilang sedikit. Sepanjang 2019, hanya tiga yang mengajukan.

Mereka adalah pengembang perumahan Kumala Residence seluas 10.077 meter persegi dan Puri Karang Joang seluas 10.788 meter persegi. Kemudian satu perumahan untuk MBR, yaitu Karang Joang Asri seluas 78.210 meter persegi. Masing-masing telah mengajukan permohonan pada 11 Januari 2019, 15 April 2019 dan 22 Juni 2019.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Balikpapan I Ketut Astana mengatakan, perumahan komersial, utamanya segmen menengah atas memang masih cooling down atau menunggu situasi pasar saat ini.

Dia menuturkan, kondisi di lapangan, pengembang justru banyak yang beralih menggarap rumah murah karena sepinya pangsa pasar di kelas menengah ke atas.

Hal itu sebagai dampak ekonomi yang mengalami perlambatan pada 2017, 2018 dan awal 2019, sehingga tren permohonan pengajuan perumahan semakin menurun.

Ketut menambahkan, kendati sektor andalan Kaltim, yakni pertambangan mulai membaik. Hal itu belum memengaruhi peminat rumah komersial atau menengah ke atas di Kota Balikpapan. Bahkan geliatnya hingga akhir tahun ini diproyeksikan masih minim.

"Kami harapkan ada progres yang lebih maju setelah isu pemindahan ibu kota. Kemungkinan sampai akhir tahun investor mulai melirik, tetapi belum mendongkrak perumahan komersial. Mungkin akan terlihat pada tahun depan," ujarnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Timur, Bagus Susatyo mengatakan, saat ini rumah yang laku dijual, di harga di bawah Rp 500 juta.

“Sekarang paling laris rumah murah. Namun hanya di Balikpapan yang paling gencar menjual rumah ini. Pasarnya sangat bagus. Samarinda dan wilayah lainnya masih kesulitan membangun rumah karena lahan yang ada terlalu jauh,” tuturnya.

Dia menerangkan, industri properti mati suri sejak 5 tahun ke belakang. Sektor properti di kawasan tersebut terutama ditopang kegiatan tambang batu bara. Namun, belakangan bisnis batu bara lesu dan turut menghantam bisnis properti.

Ia membeberkan, penjualan properti untuk kelas menengah atas turun sampai 70-80 persen. Para pengembang pun kemudian lari ke sektor rumah murah atau rumah subsidi untuk mengatasi hal tersebut.(aji/tom/k15)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 09:01
Bandar Narkoba Tewas

Satu Proyektil Bersarang di Kepala Bandar Narkoba

SAMARINDA–Irwan (35), pengedar narkoba yang ditangkap di kawasan simpang empat…

Senin, 23 September 2019 08:52

Bangun Ibu Kota, Perhatikan Kota Penyangga

Pembangunan ibu kota negara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 21 September 2019 11:45

Dilumpuhkan setelah Kejar-kejaran

SAMARINDA–Penyelundupan narkoba di Samarinda masuk radar Badan Narkotika Nasional (BNN)…

Sabtu, 21 September 2019 11:40

Ketika Ribuan Mahasiswa Menyuarakan Penolakan RUU KUHP dan UU KPK

Keprihatinan yang sama terhadap isu RUU KUHP dan UU KPK…

Sabtu, 21 September 2019 11:28

Jalan Ibu Kota Negara Dibagi Lima Zona

Ada banyak alasan mengapa kereta dipilih dibanding moda transportasi lain.…

Sabtu, 21 September 2019 11:27

Ancam Kebebasan Berekspresi, Banyak Masalah di RKUHP

BALIKPAPAN- Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) masih menjadi sorotan.…

Sabtu, 21 September 2019 11:26
RUU KUHP Hanya Ditunda, Bukan Dibatalkan

Jokowi Minta 14 Pasal RUU KUHP Dikaji Ulang

JAKARTA– Makin tingginya gelombang penolakan pada Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang…

Jumat, 20 September 2019 12:13

Walhi Yakin Korporasi Terlibat Karhutla

SAMARINDA–Dugaan lahan dibakar untuk kepentingan perkebunan menguat. Kebun sawit diindikasikan…

Jumat, 20 September 2019 11:39

Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltim-Kaltara Sudah Tembus..!! Tapi...

BALIKPAPAN- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap…

Jumat, 20 September 2019 11:11

YESSS..!! Transportasi IKN: Kereta Tanpa Awak dan Rel

Semenjak penetapan ibu kota negara (IKN) di Kaltim, kementerian satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*