MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 09 September 2019 16:35
Padahal Banyak Untungnya, Kenapa Warga Tolak Jargas?

Instalasi Rawan Bocor, Sempat Timbulkan Kobaran Api

ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Trauma atas munculnya kobaran api akibat kebocoran instalasi jaringan gas (jargas) di permukiman mereka, warga RT 20 Sumber Rejo ramai-ramai menolak beroperasinya jargas.

“Dari awal kami sudah khawatir karena lihat hasil kerja instalasi tak beres. Waktu diprotes kontraktornya bilang yang penting jaringan masuk dulu. Perbaikan di belakang. Di belakang apa? Yang datang malah api,” kata Majid, salah satu warga RT 20.

Hal senada diungkapkan Ade Setiawan. Dia malah meminta jaringan gas distop saja. Sebab bikin bahaya permukiman tempatnya tinggal. “Kerjanya nggak beres. Pipa atau selang harusnya minimal 40 sentimeter di bawah tanah. Yang ada malah 40 sentimeter di atas tanah. Sama saja mau bunuh warga,” kata pria yang disapa Awan ini.

Zainab warga lainnya menyoal kerja kontraktor instalasi yang asal-asalan. Kepada media ini dia menunjukkan selang jaringan gas warna kuning yang tak tertanam persis di bawah tangga rumahnya. “Kalau ada yang usil, selang tinggal dipotong, dilempar korek api, habis rumah saya,” keluhnya.

Ketua RT 20 Hasan menyatakan, sejumlah warga sudah bertanda tangan keberatan, dan suara itu akan dibawanya ke kelurahan.

Ia menyebut, kebocoran pipa gas yang menimbulkan kobaran api di salah satu rumah warganya pada Jumat (6/9) malam adalah penyebab utama.

Saat itu ada warganya sedang membakar sampah. Tiba-tiba api berkobar dan merambat tinggi karena ada gas yang muncul dari kebocoran pipa jargas. Warga bahu-membahu mematikan api yang sangat sulit dipadamkan. Baru setelah berkarung-karung pasir ditimbunkan ke pipa jargas yang bocor api bisa padam.

Bambang, staf PT Noorel Idea, kontraktor pemborong galian instalasi yang dikonfirmasi menyebut, pihaknya kini tengah mengivestigasi kebocoran tersebut.

Namun ia menggarisbawahi, pekerjaan memang belum tuntas. Masih masa pemeliharaan hingga Desember.

“Nanti kami perbaiki, terutama yang terekspose. Yang jelas, warga juga harus paham, pipa dan selang instalasi jargas sudah diuji-coba, tahan 50 tahun. Tapi harus dijaga bersama,” sebutnya. (ms/k18)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 09:11

Butuh Pompa Punggung dan Tandon

BALIKPAPAN - Asap yang sudah beberapa pekan terakhir menyelimuti Kota…

Senin, 23 September 2019 09:10

Hirup Asap, Kakek Meninggal

BALIKPAPAN - Ada tiga lahan terbakar, Sabtu (21/9). Peristiwa tersebut…

Sabtu, 21 September 2019 11:22

Aktifkan Tangki Air di Rumah

Mengantisipasi musim kemarau seperti sekarang, masyarakat seharusnya jauh-jauh hari bisa…

Sabtu, 21 September 2019 11:22

Air Tandon Menjamur, Harga Mahal Tetap Dibeli

JAM 7 pagi, Rusdi segera memanaskan mesin mobil pikap hitam…

Sabtu, 21 September 2019 11:07

Ancaman Bom di Areal Kilang Diamankan

BALIKPAPAN- PT Pertamina menggelar simulasi keadaan darurat level 1, Jumat…

Jumat, 20 September 2019 10:47

Sembilan Tahun Cuma Dapat Angin PDAM

APA yang dialami warga Gunung Guntur Asri terasa mengecilkan kesusahan…

Jumat, 20 September 2019 10:39

Tahapan Pilwali 2020 Dimulai, KPU Dapat Dana Hibah Rp 53,9 M

BALIKPAPAN – KPU Balikpapan, Kamis (19/9) menandatangani naskah perjanjian hibah…

Jumat, 20 September 2019 10:36

Hari Ini, Jalan Minyak Ditutup 3 Jam, Ada Apa Ya....

BALIKPAPAN– Pertamina Refinery Unit V Balikpapan, Jumat (20/9) akan melaksanakan…

Kamis, 19 September 2019 11:07

Dalam Kelas Pun Pakai Masker

BALIKPAPAN- Mengantisipasi dampak kabut asap yang akhir-akhir ini terasa mengganggu,…

Kamis, 19 September 2019 11:07

Tak Ada PDAM Air Bendali Pun Jadi

DEMI menjamin terpenuhinya kebutuhan akan air bersih, sejumlah pengembang tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*