MANAGED BY:
SENIN
10 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 09 September 2019 13:24
Transaksi Nontunai Kaltim Menurun

PROKAL.CO,

SAMARINDA-Transaksi nontunai di Kaltim pada triwulan kedua mengalami penurunan. Penurunan tersebut disebabkan oleh menurunnya transaksi Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Penurunan transaksi nontunai merupakan hal wajar, apalagi saat hari besar keagamaan nasional (HBKN).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono mengatakan, pada triwulan II 2019 transaksi nontunai Kaltim tercatat sebesar Rp 10,24 triliun dengan volume sebesar 254,05 ribu transaksi. Capaian ini lebih rendah dibandingkan triwulan I 2019 yang mencapai Rp15,96 triliun, dengan volume sebesar 267,40 ribu transaksi.

“Penurunan transaksi nontunai di Kaltim disebabkan penurunan transaksi BI-RTGS,” ujarnya di kantornya Jalan Gajah Mada, Samarinda.

BI-RTGS merupakan sistem transfer dana elektronik yang penyelesaian transaksinya dilakukan dalam waktu seketika, khususnya untuk memproses transaksi pembayaran High Value Payment System (HVPS) atau transaksi yang bernilai besar, yaitu di atas Rp 100 juta. Menurut Tutuk, periode libur panjang dalam rangka HBKN yaitu Idul Fitri, menjadi faktor penyebab rendahnya transaksi RTGS yang umumnya dilakukan oleh korporasi. Penurunan juga terjadi pada transaksi SKNBI Kaltim triwulan II 2019. SKNBI adalah sarana transfer dana nontunai secara ritel dengan nominal transaksi sampai dengan Rp 500 juta.

“Kedua transaksi tersebut menurun, sehingga wajar jika transaksi nontunai Kaltim menurun. Namun jika kita melihat transaksi tunai kita mengalami pertumbuhan,” katanya.

Dia menjelaskan, transaksi tunai Kaltim periode Juli 2019 masih berada dalam posisi net outflow setelah pada periode sebelumnya mengalami net inflow. Pada Juli 2019, nilai uang kartal yang diedarkan BI atau biasa disebut outflow mencapai Rp 1,30 triliun atau tumbuh 39,34 persen (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, nilai uang kartal yang kembali ke BI (inflow) di wilayah Kaltim mencapai Rp 1,22 triliun pada Juli 2019 atau turun minus 1,07 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers