MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 09 September 2019 13:22
Neraca Perdagangan Surplus Namun Terus Mengecil
Neraca perdagangan Kaltim tetap menunjukan nilai yang positif (surplus). Meskipun masih surplus nyatanya nilai perdagangan Kaltim terus mengecil, yang ditandai dengan menurunnya kegiatan ekspor-impor di Bumi Etam.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Neraca perdagangan Kaltim tetap menunjukan nilai yang positif (surplus). Meskipun masih surplus nyatanya nilai perdagangan Kaltim terus mengecil, yang ditandai dengan menurunnya kegiatan ekspor-impor di Bumi Etam. Pada Juli 2019 neraca perdagangan ekspor impor surplus sebesar USD 1,177 miliar, menurun dibandingkan surplus Juni USD 1,182 miliar.

Secara kumulatif dari Januari – Juli 2019, neraca perdagangan Kaltim tercatat surplus sebesar USD 8,08 miliar, angka ini mengalami penurunan jika dibanding dengan neraca perdagangan pada periode yang sama di tahun 2018 yang surplus sebesar 8,297 miliar.

Hal itu dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Anggoro Dwitjahyono. Dia mengatakan, dengan harga batu bara yang turun neraca perdagangan Kaltim tetap surplus. Dari sisi neraca perdagangan di Bumi Etam memang sangat baik, di Nasional masih defitsit cukup tinggi. Hanya saja Kaltim perlu hati-hati karena surplusnya masih berasal dari komoditas mentah.

“Jika dilihat 78 persen ekspor Kaltim masih berasal dari pertambangan. Ke depan sektor lain harus ditumbuhkan,” ujarnya Rabu (4/9).

Dia menjelaskan, perlu diperhatikan saat ini neraca perdagangan Kaltim memang selalu surplus. Namun secara ekspor terkadang masih menurun. Apalagi saat ini harga-harga komoditas ekspor Bumi Etam masih lemah seperti batu bara dan crude palm oil (CPO). Jika dilihat secara bulanan ekspor meningkat namun secara tahunan menurun.

BPS Kaltim mencatat, nilai ekspor Kaltim pada Juli 2019 mencapai USD 1,42 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 5,15 persen dibanding dengan ekspor Juni 2019. Secara kumulatif nilai ekspor Bumi Etam periode Januari-Juli 2019 mencapai USD 9,65 miliar atau turun 9,45 persen dibanding periode yang sama pada 2018. Begitu pula dengan kinerja impor, nilai impor pada Juli 2019 mencapai USD 240,77 juta atau mengalami kenaikan sebesar 44,63 persen dibandingkan dengan impor Juni 2019. Secara kumulatif nilai impor periode Januari-Juli 2019 mencapai USD 1,57 miliar atau turun sebesar 33,49 persen dibanding periode yang sama tahun 2018.

“Kita tau komoditas ini akan habis, sehingga diperlukan sektor baru yang bisa menggantikan batu bara,” katanya.

Menurutnya, dari sisi neraca perdagangan cukup baik. Apalagi dibandingkan dengan nasional yang masih sulit mencapai neraca perdagangan yang baik. Tahun ini saja, pihaknya memprediksikan Indonesia akan sulit mencapai target surplus neraca perdagangan.

“Kaltim jika neraca perdagangannya terus mengecil juga akan mengalami hal serupa. Sehingga diperlukan pertumbuhan sektor lain untuk mempertahankan neraca perdagangan Kaltim,” pungkasnya. (ctr)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 11:43

Triwulan III 2019, Kinerja Ekspor Terancam Melambat

Kinerja ekspor Kaltim pada triwulan III 2019 diperkirakan tumbuh lebih…

Jumat, 20 September 2019 11:36

Harga CPO Mulai Membaik

SAMARINDA- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit diharapkan segera…

Jumat, 20 September 2019 11:33
Buruan Datangi Mitsubishi Motors Auto Show

Banyak Promo Menarik dan Harga Spesial

BALIKPAPAN- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI)…

Jumat, 20 September 2019 11:04

Uang Muka Rumah dan Kendaraan Kian Rendah

JAKARTA – Ketegangan hubungan dagang AS dan Tiongkok yang diikuti…

Jumat, 20 September 2019 10:01

Porang Bisa Dibudidayakan di Kaltim, Punya Nilai Ekspor ke Jepang, Tiongkok, dan Vietnam

BALIKPAPAN – Kalimantan Timur diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sumber…

Jumat, 20 September 2019 09:59

BI Bisa Turunkan Suku Bunga Acuan

JAKARTA– Setelah dua kali memangkas 7-day reverse repo rate (7DRRR)…

Jumat, 20 September 2019 09:54

Pajak Lahan Progresif Bikin Resah

JAKARTA– Tahun ini diakui sebagai periode yang menantang bagi dunia…

Rabu, 18 September 2019 14:17
PT Taspen Ajak ASN Berwirausaha

Gandeng Pegawai Lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda

SAMARINDA-PT TASPEN Persero Cabang Samarinda Kaltim menyelenggarakan acara Program Wirausaha…

Rabu, 18 September 2019 13:07

Banyak Diserap Industri Rumahan, Daging Kerbau Laris di Kaltim

BALIKPAPAN- Sempat sulit diterima, permintaan daging kerbau di Kalimantan Timur…

Rabu, 18 September 2019 13:06

DPK Kaltim Capai Rp 94,45 Triliun

SAMARINDA-Jumlah penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di Kaltim mengalami peningkatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*