MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Minggu, 08 September 2019 11:43
Buyar di Empat Besar
SUDAH MAKSIMAL: Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus puas mengakhiri perjuangannya di semifinal Chinese Taipei Open 2019. PBSI

PROKAL.CO, TAIPEI–Perjuangan wakil Indonesia di Chinese Taipei Open 2019 terhenti di rentetan partai empat besar yang tersaji kemarin. Para wakil tersisa–yang tersebar di tiga sektor, tak sanggup mempertahankan tren positif yang dibangun sejak turnamen dimulakan pada 3 September.

Satu sektor yang sejatinya paling berpeluang membawa pulang gelar dari Taipei yakni ganda putri. Sebab, di semifinal, ada dua wakil yang menjejakkan kaki di babak itu. Hanya, mereka berada di pool berbeda. Sayangnya, mereka sama-sama tumbang.

Mereka adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Gryesia/Apriani kandas di tangan pasangan asal Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Meski menyandang titel unggulan pertama, Greysia/Apriyani harus mengakui kebolehan lawannya. Bertanding selama 64 menit, Greysia/Apriyani menyerah dalam persaingan rubber game 18-21, 21-12, 17-21.

Sementara itu, Siti Ribka lebih pelik. Mereka kalah dalam straight game dari pasangan delegasi Korea, Kim So-yeong/Kong Hee-yong dengan skor 20-22, 14-21.

Adapun dari sektor ganda campuran, ada Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja yang perjuangannya dikandaskan oleh pasangan asal Korea, Seo Seung-jae/Chae Yujung dengan skor 17-21, 18-21.

Sementara itu, dari sektor tunggal putra yang diwakili Shesar Hiren Rhustavito, Indonesia juga tak berdaya. Sebagai wakil terakhir Indonesia dalam rentetan partai empat besar kemarin, dia kedodoran pada dua game terakhir setelah sempat memaksakan game pertama dengan kemenangan. Laga berakhir dengan 25-23, 10-21, 13-31.

Dilansir dari badmintonindonesia.org, Hafiz Faisal mengatakan, mereka kesulitan berkonsentrasi karena kerap kehilangan poin pada pengujung game. “Mereka ulet dan hampir enggak pernah mati sendiri. Poin-poin mepet kami enggak bisa mencuri poin. Ke depannya kami harus lebih yakin di poin-poin akhir,” ungkap Hafiz. (ndy2/k16)


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 12:31

Pantang Remehkan Persiba

KEDIRI–Persik Kediri punya modal bagus saat akan menjamu Persiba Balikpapan…

Kamis, 19 September 2019 12:30

Siap Hadapi Mantan

MELADENI tuan rumah Persik Kediri dipastikan tidak akan mudah. Selain…

Kamis, 19 September 2019 12:07
(2) Borneo FC vs Madura United (1)

Sihran, The Man!

Muhammad Sihran kembali menciptakan keajaiban. Dia menjadi penentu kemenangan Borneo…

Kamis, 19 September 2019 12:05

Sorot Kinerja Wasit

PERFORMA wasit Nusur Fadillah yang memimpin pertandingan Borneo FC dan…

Kamis, 19 September 2019 12:05

Naga Mekes Gaet Escobar?

MITRA Kukar dikaitkan dengan pemain Persija Jakarta, Silvio Escobar. Kabar…

Kamis, 19 September 2019 11:14
15 Indonesia U-16 vs Kep Mariana Utara 1

Pesta yang Tak Sempurna

JAKARTA– Prediksi bahwa timnas U-16 bakal berpesta saat menghadapi Kepulauan…

Kamis, 19 September 2019 11:10

Sukses Berkat Ikuti Insting

Kapten Borussia Dortmund Marco Reus adalah mantan rekan seklub kiper…

Kamis, 19 September 2019 10:43

Bangkit Setelah Pensiun

TIDAK banyak petenis yang mampu menciptakan comeback hebat setelah menjalani…

Kamis, 19 September 2019 10:41
Kim Clijsters Comeback Pasca Tujuh Tahun Pensiun

Si Mama yang Masih Penasaran

NEW YORK-Rennae Stubbs, mantan petenis ranking satu dunia ganda putri…

Kamis, 19 September 2019 10:34

Kisah Berbeda Dua Penalti

NAPLES – Dua wakil Inggris mengalami kekalahan di matchday pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*