MANAGED BY:
MINGGU
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Minggu, 08 September 2019 11:43
Buyar di Empat Besar
SUDAH MAKSIMAL: Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus puas mengakhiri perjuangannya di semifinal Chinese Taipei Open 2019. PBSI

PROKAL.CO, TAIPEI–Perjuangan wakil Indonesia di Chinese Taipei Open 2019 terhenti di rentetan partai empat besar yang tersaji kemarin. Para wakil tersisa–yang tersebar di tiga sektor, tak sanggup mempertahankan tren positif yang dibangun sejak turnamen dimulakan pada 3 September.

Satu sektor yang sejatinya paling berpeluang membawa pulang gelar dari Taipei yakni ganda putri. Sebab, di semifinal, ada dua wakil yang menjejakkan kaki di babak itu. Hanya, mereka berada di pool berbeda. Sayangnya, mereka sama-sama tumbang.

Mereka adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Gryesia/Apriani kandas di tangan pasangan asal Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Meski menyandang titel unggulan pertama, Greysia/Apriyani harus mengakui kebolehan lawannya. Bertanding selama 64 menit, Greysia/Apriyani menyerah dalam persaingan rubber game 18-21, 21-12, 17-21.

Sementara itu, Siti Ribka lebih pelik. Mereka kalah dalam straight game dari pasangan delegasi Korea, Kim So-yeong/Kong Hee-yong dengan skor 20-22, 14-21.

Adapun dari sektor ganda campuran, ada Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja yang perjuangannya dikandaskan oleh pasangan asal Korea, Seo Seung-jae/Chae Yujung dengan skor 17-21, 18-21.

Sementara itu, dari sektor tunggal putra yang diwakili Shesar Hiren Rhustavito, Indonesia juga tak berdaya. Sebagai wakil terakhir Indonesia dalam rentetan partai empat besar kemarin, dia kedodoran pada dua game terakhir setelah sempat memaksakan game pertama dengan kemenangan. Laga berakhir dengan 25-23, 10-21, 13-31.

Dilansir dari badmintonindonesia.org, Hafiz Faisal mengatakan, mereka kesulitan berkonsentrasi karena kerap kehilangan poin pada pengujung game. “Mereka ulet dan hampir enggak pernah mati sendiri. Poin-poin mepet kami enggak bisa mencuri poin. Ke depannya kami harus lebih yakin di poin-poin akhir,” ungkap Hafiz. (ndy2/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers