MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 07 September 2019 14:12
Konversi Jargas Baru 56,9 Persen

Sudah 2.363 SR Nikmati Gas Bumi, Targetkan Rampung Akhir September

BERTAHAP : Pengoperasian jaringan gas (jargas) di Kabupaten PPU sudah dimulai sejak 18 Juli 2019. Dimulai dari Sektor 1 di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Penajam.

PROKAL.CO, PENAJAM- Progres konversi jaringan gas (jargas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hamper rampung. Sebanyak 2.428 sambungan rumah (SR) di Kecamatan Penajam sudah bisa menikmati gas bumi yang disuplai PT Pertamina Hulu Kaltim (PHKT) (eks. PT Chevron Indonesia Company). Dari jumlah keseluruhan yang telah dipasangi sambungan jargas 4.260 SR.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab PPU Ahmad Usman menuturkan hingga Rabu (4/9) lalu, progress konversi jargas tersebut telah mencapai 55 persen. Dan diharapkan dapat rampung seluruhnya, hingga akhir bulan ini. “Saat ini, tim masih bekerja. Untuk mengaktifkan sambungan jargas di Sektor IB. Sekitar Kelurahan Gunung Steleng,” kata dia saat ditemui Kaltim Post.

Berdasarkan data yang dimilikinya, baru dua sektor di Kecamatan Penajam yang konversi hampir tuntas. Sektor 2 di Kelurahan Gunung Seteleng dan Kelurahan Penajam sudah ada 1.066 SR yang telah difungsikan. Dari jumlah 1.159 SR. Sedangkan Sektor 4 Kelurahan Nenang dan Kelurahan Nipahnipah sudah ada sebanyak 224 SR dari 262 SR. “Sektor 4 sudah dimulai lebih dulu. Sejak 1 Agustus 2019. Sedangkan Sektor 2, baru dimulai tanggal 5 Agustus 2019,” kata mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) ini.

Sedangkan Sektor 1 di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Penajam sudah ada 631 SR dari 716 SR yang sudah difungsionalkan sejak 18 Juli 2019. Sementara Sektor 3 di Kelurahan Gunung.Seteleng dan Kelurahan Penajam baru mencapai 505 SR dari 1.104 SR. Yang telah dikerjakan sejak 28 Agustus 2019 lalu. Tinggal Sektor 5 yang belum dimulai pengerjaannya. Ada 1.019 SR yang ada di Kelurahan Nenang, Kelurahan Nipahnipah dan Kelurahan Sungai Parit. “Konversi ini dilakukan secara bertahap. Oleh karenanya, kami meminta masyarakat yang belum beropearasi, agar bersabar,” pesan dia.

Untuk survei pemasangan jargas pada tahun 2020, hingga penutupan kegiatan pada 27 Agustus 2019 lalu, sudah ada 4.150 SR yang telah didata. Sedangkan target lokasi yang akan dipasangi jargas sebanyak 4 ribu SR. Kegiatan tersebut PT Solusi Energy Nusantara (SENA), yang merupakan anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN). “Artinya melebihi target,” ujarnya.

Dia menambahkan berdasarkan informasi dari PT SENA, Kabupaten PPU mendapat tambahan kuota sebanyak seribu SR lagi. Sehingga jatah pemasangan jargas pada tahun 2020 sebanyak 5 ribu SR. Dengan jumlah 4.150 SR yang telah didata, maka masih membutuhkan tambahan sebanyak 850 SR lagi. Untuk pemasangan jargas pada tahun depan. “Sisanya akan diisi dari kelurahan dan desa yang sudah memiliki jargas. Seperti Kelurahan Nipahnipah, Kelurahan Sungai Parit, Kelurahan Nenang, Kelurahan Penajam dan Kelurahan Gunung Steleng,” tandasnya.

Sebelumnya, PT SENA tengah melakukan survei di wilayah Kelurahan Penajam, Kelurahan Gunung Seteleng, Kelurahan Nenang, Kelurahan Nipahnipah, Kelurahan Sungai Parit, Kelurahan Sesumpu, Kelurahan Kampung Baru, Kelurahan Pejala, Kelurahan Saloloang, Kelurahan Tanjung Tengah, Desa Sidorejo, Desa Giri Mukti, Desa Giri Purwa, Kelurahan Petung yang ada di Kecamatan Penajam hingga Kelurahan Waru hingga Desa Bangun Mulya di Kecamatan Waru. Syarat untuk mendaftar pada program pemasangan jargas ini, cukup menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi KTP beserta nomor ponsel yang dapat dihubungi. Syarat lainnya adalah fotokopi kartu rekening listrik. (*/kip)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Atlet Berprestasi Terancam Tidak Ikuti World Cup

SANGATTA - Sering mengharumkan nama Kutim bahkan nama besar Indonesia…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*