MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Sabtu, 07 September 2019 13:51
Polisi Kejar Aktor Intelektual Kerusuhan

Bersama Sepakati Deklarasi Damai

ilustrasi rusuh Papua

PROKAL.CO, JAKARTA– Aparat kepolisian bersama TNI dan seluruh komponen masyarakat di Papua maupun Papua Barat terus berusaha mendinginkan situasi. Walau masih ada potensi gangguan, pelan-pelan aktivitas masyarakat sudah kembali normal. Sejalan dengan itu, proses hukum terhadap orang-orang yang diduga berada dibalik kerusuhan juga terus berjalan. Baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjenpol Dedi Prasetyo menyampaikan, instansinya terus mendalami keterangan dan informasi dari semua tersangka. Di Papua, Papua Barat, maupun Surabaya. ”Polri masih melakukan mapping, pendalam terhadap aktor intelektual di balik kerusuhan tersebut,” terang dia kemarin (6/9). Mereka melakukan itu untuk mendapatkan fakta utuh terkait dengan desain yang dibuat untuk membuat kerusuhah.

Sebagaimana disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Dedi menyatakan bahwa ada dugaan yang keterlibatkan pihak-pihak di luar negeri dalam mendesain kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Target mereka tidak lain adalah agenda internasional. Termasuk di antaranya sidang umum PBB yang akan dilaksanakan di Amerika Serikat. ”Mereka setting, memunculkan isu-isu tentang Papua. Isu tentang HAM, isu tentang kerusuhan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, isu terkait rasisme yang memicu aksi massa berujung rusuh di Papua dan Papua Barat juga menjadi sasaran. Dedi juga menyampaikan, pihak-pihak yang berada di balik kerusuhan Papua dan Papua Barat sudah punya agenda sampai 1 Desember mendatang. Untuk itu, pihaknya harus tetap awas dan waspada. ”Polri juga tidak harus terburu-buru,” ungkap jenderal bintang satu tersebut.

Bersama instansi lain yang juga terlibat dalam penanganan persoalan di Papua, Polri akan berhati-hati. Mereka juga bakal terus mencari fakta hukum untuk memproses hukum para tersangka. ”Pak Kapolri sudah menegaskan akan mengungkap secara tuntas terhadap kerusuhan Papua,” terang dia. Apabila tidak diungkap, bukan tidak mungkin peristiwa serupa kembalu terulang. Polri tidak ingin itu terjadi.

Sebab, yang dirugikan bukan hanya masyarakat. Banyak pihak turut dirugikan atas kerusuhan yang terjadi. Untuk itu, Mabes Polri belum memastikan kapan pasukan tambahan dari luar Papua serta Papua Barat ditarik. ”Tergantung pada dinamika di sana,” imbuhnya. Keberadaan mereka juga didukung oleh pasukan dari TNI. Selain memastikan keamanan, seruan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi juga terus disampaikan.

Kapolri bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berdialog langsung dengan masyarakat Papua. Mereka sudah melaksanakan deklarasi damai di Jayapura. Dalam kesempatan itu, Hadi menekankan pentingnya menjaga Bhineka Tunggal Ika. ”Mari perkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan kesatuan dalam merajut Bhineka Tunggal Ika,” kata mantan KSAU tersebut.

Dalam deklarasi damai itu, ada empat poin penting yang disepakati bersama masyarakat Papua. Yakni menjaga kesatuan dan persatuan di Tanah Papua. Kemudian hidup berdampingan, rukun, dan damai. Serta bersepakat untuk tidak terpengaruh isu-isu tidak benar. Terakhir, melalui deklarasi itu semua pihak sepakat menolak kelompok radikal dan kelompok separatis di Tanah Papua.  (syn/)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 11:02

30 Juta PBI Tak Masuk DTKS

JAKARTA– Persoalan data penerima bantuan iuran (PBI) program Jaminan Kesehatan…

Rabu, 19 Februari 2020 11:00

Istri Kapten Anwar Pingsan Usai Pemakaman

SEMARANG– Pemakaman empat jenazah korban kecelakaan Helikopter MI-17 yang jatuh…

Rabu, 19 Februari 2020 10:54

Singapura Larang Warga China Masuk, Kini Andalkan Kunjungan Turis Indonesia

JAKARTA– Kebijakan pemerintah Singapura terkait dengan wabah korona bakal berdampak…

Rabu, 19 Februari 2020 10:39

Kemenag Lobi Penambahan Toilet di Mina

JAKARTA – Ketersediaan toilet di tenda-tenda jamaah haji Indonesia di…

Rabu, 19 Februari 2020 10:23

Bahaya Rokok Perlu Masuk Kurikulum

JAKARTA– Peraturan tentang kawasan tanpa rokok (KTR) di sekolah tidak…

Rabu, 19 Februari 2020 10:22

Buron KPK Diduga Ada di Apartemen Mewah

JAKARTA– Belum adanya sikap tegas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Rabu, 19 Februari 2020 10:19

Hindari Anjing Pelacak, Ganja 1 Ton Ganja Dilapisi Serbuk

JAKARTA– Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengagalkan peredaran 1 ton…

Rabu, 19 Februari 2020 10:03

Gagal di Perseorangan, Boleh Maju Via Partai

JAKARTA- Bagi bakal calon perseorangan yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS),…

Selasa, 18 Februari 2020 12:22

Pemilik Motor Ikut Bakar Diri, Akhirnya Tewas

Pada Sabtu (15/2) lalu warga di seputaran Pantai Siyut, Desa…

Selasa, 18 Februari 2020 12:16

Beri Insentif Pariwisata Tutup Dampak Corona

JAKARTA – Pariwisata menjadi salah satu sektor yang berpotensi paling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers