MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Sabtu, 07 September 2019 12:28
Ketika Warga Buruan Budidaya Ikan Hias di Sungai Depan Rumah

Saking Sering Kasi Makan Tahu Ikan Hilang

IKAN : Salah satu warga memberikan pakan ikan di sepanjang telabah Subak Dukuh di Banjar Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Kamis (5/9). Putu Agus Adegrantika

PROKAL.CO, Sebanyak 800-an ikan di aliran Subak Dukuh, Banjar Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh layaknya sudah menjadi bagian masyarakat setempat. Keluar rumah disambut ikan indah.

 

PUTU ADE GRANTIKA, Gianyar

 

Sehingga kedepan, pihak desa akan mejadikan lokasi itu sebagai desa wisata di Desa Buruan.

Hal itu terungkap saat Bali Express (Jawa Pos Group) mewawancarai Sekretaris Desa, I Ketut Sumardika, Kamis (5/9). Ia mengaku sudah beberapa kali dilakukannya rapat koordinasi dan perencanaan, bagaimana kedepannya dengan peluang yang ada itu supaya bisa menjadi daya tarik untuk wisata. “Sudah diajukan itu mau seperti apa nantinya, agar menarik minat pengunjung, entah ditata atau bagaiamana karena ini peluang untuk desa wisata,” ungkapnya.

Pria asli Banjar Bangunliman itu pun mengaku rencana itu baru sebatas perencanaan saja. Belum lagi pihaknya akan membuat sebuah kajian, dan lengkapnya bagaiamana agar kedepannya ada bayangan. Mengingat dengan adanya budidaya ikan seperti sekarang ini merupakan peluang besar bagi masyarakat untuk memperkenalkan desanya. Selain itu juga dapat dimanfaatkan oleh warga untuk menambah pemasukkan desa, khususnya yang memiliki warung di sepanjang aliran sungai Subak Dukuh itu.

“Selain penataan tempat dan ruang, kita juga membutuhkan dengan regenerasi dari ikan – ikan yang ada. Yang sudah besar dan tua kita bawa kemana, sehingga selanjutnya bisa kita isi lagi dengan bibit-bibit yang baru, dengan demikian sepajang sungai akan tampak lebih berwarna dengan bermunculnya ikan-ikan tersebut,” tandas dia.

Sejauh ini, Sumardika mengaku masih mengalami beberapa kendala yang kerap ditemuinya. Kendala yang paling susah ditangani adalah masyarakat yang masih belum sadar akan lingkungannya. Pasalnya meraka yang memiliki rumah dekat sungai tersebut masih saja ada yang membuang sampah. Meski secara kucing-kucingan, Sumardika pun masih mencari langkah meyadarkan lagi.

“Kalau himbauan sudah kita pajang juga setiap sekat malah. Selain dilarang memancing ikan, juga diisi dilarang membuang sampah di sungai. Namun masih ada saja sampah nyangkut di sekat-sekat yang kita pasang itu,” bebernya.

Sedangkan sekat-sekat itu berfungsi untuk mengetahui tinggiya air. Khususnya ketika musim penghujan datang air yang lokasinya lebih tinggi dari pekarangan warga kerap meluber dan mengakibatkan banjir. Makanya pada ujung selokan diisi alat pengatur besar-kecilnya air yang mengalir. “Di sini rumah warga lebih rendah dari pada selokan, makanya kita isi pengatur itu. Supaya tidak menjadi banjir saat hujan,” imbuhnya.

Ditemui terpisah, salah satu warga yang bernama I Komang Suardika merupakan warga yang pemberi makan ikan-ikan tersebut. Dia menyampaikan ratusan ikan yang ada makannya tidak tentu bahkan tidak teratur. Karena setiap ada orang yang makan di rumahnya, sisa-sisa makanan pasti bawa ke luar rumah untuk diberika ikan.

Namun berbeda dengan dirinya, ia sengaja memesan sisa roti dari restaurant yang ada di Ubud khusus akan diberikan ikan-ikan yang ada di depan rumahnya itu. “Kalau saya biasanya beri makan pagi dan sore, makannya juga roti yang saya pesan dari teman distributor roti ke Ubud. Sisa –sisanya itu saya beli untuk diberikan ikan ini,” ungkapnya.

Ratusan ikan itu pun sempat dikatakan hilang beberapa, karena saat memberi makan mereka tidak nampak ke permukaan air. “Saking seringnya kita beri makan pasti tau mana yang ada dan mana yang ilang. Kemarin sempat mujair ilang kurang lebih 10, karena saya kasi makan pada sisi selatan saja sudah hafal, dan mereka lama tidak nongol,” tandas Suardika. (*/art)

 


BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 11:05

Lebih Dekat dengan Aktivis Lingkungan Muda Aeshina Azzahra Aqilani

Terlahir dari orang tua yang merupakan pejuang lingkungan memunculkan kepedulian…

Senin, 20 Januari 2020 14:19
Menikmati Family Fun Rally Sambut Kejuaraan Provinsi Kaltim 2020

Memperkuat Pariwisata, Ingin Lebih Banyak Orang Datang ke Balikpapan

Family Fun Rally 2020 gelaran Kaltim Post berakhir meriah, Ahad…

Kamis, 16 Januari 2020 16:10

Cerita Mengharukan, Kembar Identik yang Terpisah 16 Tahun Akhirnya Bertemu

Kisah hidup dua remaja kembar ini begitu mengharukan. Enam belas…

Rabu, 15 Januari 2020 13:45
Keraton Baru ”Calon Pemersatu Dunia”, Nasibmu Kini...

Nasib Keraton Agung Sejagat, "Keraton" Disegel Pemkab, Sang Raja dan Ratu Ditangkap Polisi

Keraton Agung Sejagat boleh menyebut diri sebagai pendamai bumi, pemulih…

Selasa, 14 Januari 2020 14:39

Inovator Semen Geo Fast Sotya Astuningsih, Pakai Limbah Smelter, 5 Jam Sudah Kuat

Semen biasa butuh waktu 28 hari untuk bisa kuat optimal.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:24
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (4-habis)

Warisan Tiongkok-Thailand hingga Surga Belanja Tepi Sungai

Sungai Chao Phraya adalah nadi kehidupan dan transportasi di Bangkok.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:21
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (3)

Berpose di Puncak Tertinggi, Selfie dengan 75 Tokoh Sedunia

PIngin berjalan di atas kaca dari tinggi 314 meter? Menyaksikan…

Jumat, 27 Desember 2019 00:19
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (2)

Balet Atas Air dan Habiskan Malam bersama Waria

Informasi umum jika Thailand populer dengan waria atau lady boys…

Jumat, 27 Desember 2019 00:16
Wisata Baru Negeri Gajah Putih (1)

Taman Terluas Se-Asia Tenggara hingga Lukisan Bergerak

Pattaya dikenal sebagai kota wisata dengan hiburan malam tiada henti.…

Kamis, 26 Desember 2019 11:34

Kiprah Bripka Riko Rizki Masri dan FKPM Teman Hati

Membantu sesama tak perlu menunggu punya jabatan tinggi atau uang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers