MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Sabtu, 07 September 2019 12:28
Ketika Warga Buruan Budidaya Ikan Hias di Sungai Depan Rumah

Saking Sering Kasi Makan Tahu Ikan Hilang

IKAN : Salah satu warga memberikan pakan ikan di sepanjang telabah Subak Dukuh di Banjar Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Kamis (5/9). Putu Agus Adegrantika

PROKAL.CO, Sebanyak 800-an ikan di aliran Subak Dukuh, Banjar Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh layaknya sudah menjadi bagian masyarakat setempat. Keluar rumah disambut ikan indah.

 

PUTU ADE GRANTIKA, Gianyar

 

Sehingga kedepan, pihak desa akan mejadikan lokasi itu sebagai desa wisata di Desa Buruan.

Hal itu terungkap saat Bali Express (Jawa Pos Group) mewawancarai Sekretaris Desa, I Ketut Sumardika, Kamis (5/9). Ia mengaku sudah beberapa kali dilakukannya rapat koordinasi dan perencanaan, bagaimana kedepannya dengan peluang yang ada itu supaya bisa menjadi daya tarik untuk wisata. “Sudah diajukan itu mau seperti apa nantinya, agar menarik minat pengunjung, entah ditata atau bagaiamana karena ini peluang untuk desa wisata,” ungkapnya.

Pria asli Banjar Bangunliman itu pun mengaku rencana itu baru sebatas perencanaan saja. Belum lagi pihaknya akan membuat sebuah kajian, dan lengkapnya bagaiamana agar kedepannya ada bayangan. Mengingat dengan adanya budidaya ikan seperti sekarang ini merupakan peluang besar bagi masyarakat untuk memperkenalkan desanya. Selain itu juga dapat dimanfaatkan oleh warga untuk menambah pemasukkan desa, khususnya yang memiliki warung di sepanjang aliran sungai Subak Dukuh itu.

“Selain penataan tempat dan ruang, kita juga membutuhkan dengan regenerasi dari ikan – ikan yang ada. Yang sudah besar dan tua kita bawa kemana, sehingga selanjutnya bisa kita isi lagi dengan bibit-bibit yang baru, dengan demikian sepajang sungai akan tampak lebih berwarna dengan bermunculnya ikan-ikan tersebut,” tandas dia.

Sejauh ini, Sumardika mengaku masih mengalami beberapa kendala yang kerap ditemuinya. Kendala yang paling susah ditangani adalah masyarakat yang masih belum sadar akan lingkungannya. Pasalnya meraka yang memiliki rumah dekat sungai tersebut masih saja ada yang membuang sampah. Meski secara kucing-kucingan, Sumardika pun masih mencari langkah meyadarkan lagi.

“Kalau himbauan sudah kita pajang juga setiap sekat malah. Selain dilarang memancing ikan, juga diisi dilarang membuang sampah di sungai. Namun masih ada saja sampah nyangkut di sekat-sekat yang kita pasang itu,” bebernya.

Sedangkan sekat-sekat itu berfungsi untuk mengetahui tinggiya air. Khususnya ketika musim penghujan datang air yang lokasinya lebih tinggi dari pekarangan warga kerap meluber dan mengakibatkan banjir. Makanya pada ujung selokan diisi alat pengatur besar-kecilnya air yang mengalir. “Di sini rumah warga lebih rendah dari pada selokan, makanya kita isi pengatur itu. Supaya tidak menjadi banjir saat hujan,” imbuhnya.

Ditemui terpisah, salah satu warga yang bernama I Komang Suardika merupakan warga yang pemberi makan ikan-ikan tersebut. Dia menyampaikan ratusan ikan yang ada makannya tidak tentu bahkan tidak teratur. Karena setiap ada orang yang makan di rumahnya, sisa-sisa makanan pasti bawa ke luar rumah untuk diberika ikan.

Namun berbeda dengan dirinya, ia sengaja memesan sisa roti dari restaurant yang ada di Ubud khusus akan diberikan ikan-ikan yang ada di depan rumahnya itu. “Kalau saya biasanya beri makan pagi dan sore, makannya juga roti yang saya pesan dari teman distributor roti ke Ubud. Sisa –sisanya itu saya beli untuk diberikan ikan ini,” ungkapnya.

Ratusan ikan itu pun sempat dikatakan hilang beberapa, karena saat memberi makan mereka tidak nampak ke permukaan air. “Saking seringnya kita beri makan pasti tau mana yang ada dan mana yang ilang. Kemarin sempat mujair ilang kurang lebih 10, karena saya kasi makan pada sisi selatan saja sudah hafal, dan mereka lama tidak nongol,” tandas Suardika. (*/art)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 November 2019 09:43
Amanda Putri Witdarmono, Dirikan We The Teachers untuk Guru di Indonesia

Ibarat Helikopter, Ajak Guru Kembangkan Anak lewat Potensi di Sekitar

GURU memiliki peran penting dalam pendidikan karakter anak sejak usia…

Kamis, 14 November 2019 10:44
Ningrum, Juru Ketik Rental Komputer di Zaman Kiwari

Pelanggannya Didominasi Mahasiswa Pemalas

Kemajuan teknologi tak membuat juru ketik di rental komputer kehilangan…

Selasa, 12 November 2019 13:06
Isu Dunia Kesehatan di Pulau-Pulau Terpencil Indonesia (2-Habis)

Dua Anak Sepiyana Terdiagnosis Stunting

Namanya Coralina. Di usia 6 tahun ini, berat badannya hanya…

Kamis, 07 November 2019 11:54
Achmad Zulkarnaen, Kekurangan Fisik yang Jadi Fotografer

Berguru ke Darwis Triadi, Pegang Kalimat Ali bin Abi Thalib

Achmad Zulkarnaen, pria ini patut menjadi panutan. Memiliki kekurangan fisik…

Sabtu, 02 November 2019 21:28

Selamat Jalan Alfin Lestaluhu, Pemain Timnas U-16 Bersuara Merdu

Kesehatan Alfin Lestaluhu menurun saat berada di pengungsian akibat jarang…

Kamis, 31 Oktober 2019 11:48

Cara Felix K. Nesi Melahirkan Orang-Orang Oetimu

Orang-Orang Oetimu lahir lewat kertas folio, lalu dipindah ke laptop…

Jumat, 25 Oktober 2019 12:03
Komunitas Bocah Pelawak Ngapak Polapike

Mau Jadi Tuntunan, Tak Sekedar Tontonan

Para bocah berbahasa Ngapak ini sekarang sudah jadi selebriti. Mereka…

Jumat, 11 Oktober 2019 11:43

Menghafalkan Alquran Hanya Setahun di Pesantren Asy-Syahadah Surabaya

Menghafalkan Alquran sering terasa berat. Namun, itu tidak berlaku bagi…

Jumat, 04 Oktober 2019 09:33

Fadil Muzakki Syah setelah Foto Bersama Tiga Istri di Gedung DPR Jadi Sorotan

Ketiga istrinya ikut jadi tim sukses yang mengantarkan Achmad Fadil…

Rabu, 02 Oktober 2019 13:44

Sepenggal Kemeriahan Menuju Pesta Perayaan HUT Ke-20 Kutim, Dari Tradisional Ingatkan Milenial

Bisa dihitung jari, bahkan sudah benar-benar tidak diketahui. Permainan tradisional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*