MANAGED BY:
JUMAT
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Sabtu, 07 September 2019 10:28
Muharam dan Nikah

Berbeda dengan Zulhijah, bulan setelahnya, Muharam justru dianggap sebagian masyarakat sebagai bulan yang dihindari untuk melaksanakan pernikahan. Bulan ini banyak yang “puasa” nikah. Lebih baik menunggu bulan selanjutnya. Anggapan seperti ini pun ternyata lebih berakar dari dalil sejarah turun-temurun yang susah dicarikan dalil spesifiknya. Sebagian masyarakat tidak merasa nyaman menikah pada bulan ini.

Bagi mereka yang menghindari bulan haji, semacam ada keyakinan, tidak baik menikah pada bulan tersebut. Ada anggapan, nikahnya tidak langgeng. Alasannya macam-macam. Hampir semuanya dihubungkan dengan peristiwa sama yang terjadi pada bulan yang sama.

Misalnya, ada yang beranggapan pada bulan yang sama banyak peristiwa yang tidak baik, seperti peperangan dan terbunuhnya tokoh-tokoh tertentu. Jadi, ada yang menyematkannya dengan label bulan “sial”. Untuk menghindari peristiwa yang tidak baik dan berulangnya siklus waktu “sial” tersebut, hindari pula melangsungkan hajatan pada waktu yang sama.

Menghubung-hubungkan peristiwa satu dengan yang lain inilah yang dijadikan patokan untuk merasa nyaman dan tidak nyaman melangsungkan acara pernikahan. Semua dikembalikan pada pendapat pribadi. Ada yang nyaman menikah pada bulan haji dan ada yang tidak nyaman menikah di bulan Muharam. Sekali lagi, berdasar pada dalil dan hitungan pribadi atau masyarakat tertentu.

Sementara jika merujuk pada dalil nash, tidak ada anjuran spesifik tentang bulan yang baik untuk menikah. Atau sebaliknya, tidak ada larangan untuk menikah pada bulan tertentu. Dua belas bulan yang diciptakan Tuhan tidak ada yang buruk. Bahkan bulan Muharam, termasuk satu di antara empat bulan haram yang diagungkan oleh Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, siapa yang berbuat buruk, akan lebih besar dosanya. Sebaliknya, bagi yang berbuat kebajikan akan lebih besar pahalanya. Menikah adalah perbuatan baik, pahalanya insyaallah akan lebih besar pula sesuai informasi dari hadis.

HUBUNGAN SEKS DI LUAR NIKAH

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Juni 2021 12:51

Menjaga Asa Lansia di Masa Pandemi

Oleh: Rinnelya AgustienPerawat di Balikpapan Bagaimana bila perpisahan terakhir kali…

Kamis, 17 Juni 2021 11:38

Beberapa Catatan Perihal Polemik SMA 10

Polemik antara Yayasan Melati dan SMA 10 Samarinda belum juga …

Kamis, 17 Juni 2021 11:26

Ibu Kota Negara Harapan Baru Sektor Pertanian di Kaltim

Oleh: M Hidayanto Peneliti & Pemerhati Pertanian Kaltim   Presiden…

Rabu, 16 Juni 2021 18:23

Pertahankan Kawasan Bertutupan Hutan di Lahan Peruntukan Perkebunan

Oleh :  M. Windrawan Inantha*  Kalimantan Timur adalah provinsi yang terdepan…

Rabu, 16 Juni 2021 18:12

ASN sebagai Pelayan Publik Penguat KPK

Prof Sarosa Hamongpranoto Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mulawarman Samarinda…

Selasa, 15 Juni 2021 11:33

PTM dalam Perspektif SKB 4 Menteri

Oleh: Suwoto Kepala SMP 31 Samarinda   Sekitar 85 persen…

Minggu, 13 Juni 2021 13:30

Tanah Datar yang Tak Datar

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …

Senin, 07 Juni 2021 10:57

Revitalisasi dan Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila

Oleh: Jamil Badaing Sunusi Dosen Universitas Mulawarman   Revitalisasi Pancasila…

Minggu, 06 Juni 2021 12:02

Pilih Al-Qur’an atau Pancasila?

Oleh; Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris  …

Selasa, 01 Juni 2021 11:59

PPDB, Zonasi Adalah Solusi atau Masalah?

Oleh: Suwardi Sagama Dosen, Peneliti, Konsultan, dan Pendamping Hukum  …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers