MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Sabtu, 07 September 2019 10:28
Muharam dan Nikah

Berbeda dengan Zulhijah, bulan setelahnya, Muharam justru dianggap sebagian masyarakat sebagai bulan yang dihindari untuk melaksanakan pernikahan. Bulan ini banyak yang “puasa” nikah. Lebih baik menunggu bulan selanjutnya. Anggapan seperti ini pun ternyata lebih berakar dari dalil sejarah turun-temurun yang susah dicarikan dalil spesifiknya. Sebagian masyarakat tidak merasa nyaman menikah pada bulan ini.

Bagi mereka yang menghindari bulan haji, semacam ada keyakinan, tidak baik menikah pada bulan tersebut. Ada anggapan, nikahnya tidak langgeng. Alasannya macam-macam. Hampir semuanya dihubungkan dengan peristiwa sama yang terjadi pada bulan yang sama.

Misalnya, ada yang beranggapan pada bulan yang sama banyak peristiwa yang tidak baik, seperti peperangan dan terbunuhnya tokoh-tokoh tertentu. Jadi, ada yang menyematkannya dengan label bulan “sial”. Untuk menghindari peristiwa yang tidak baik dan berulangnya siklus waktu “sial” tersebut, hindari pula melangsungkan hajatan pada waktu yang sama.

Menghubung-hubungkan peristiwa satu dengan yang lain inilah yang dijadikan patokan untuk merasa nyaman dan tidak nyaman melangsungkan acara pernikahan. Semua dikembalikan pada pendapat pribadi. Ada yang nyaman menikah pada bulan haji dan ada yang tidak nyaman menikah di bulan Muharam. Sekali lagi, berdasar pada dalil dan hitungan pribadi atau masyarakat tertentu.

Sementara jika merujuk pada dalil nash, tidak ada anjuran spesifik tentang bulan yang baik untuk menikah. Atau sebaliknya, tidak ada larangan untuk menikah pada bulan tertentu. Dua belas bulan yang diciptakan Tuhan tidak ada yang buruk. Bahkan bulan Muharam, termasuk satu di antara empat bulan haram yang diagungkan oleh Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, siapa yang berbuat buruk, akan lebih besar dosanya. Sebaliknya, bagi yang berbuat kebajikan akan lebih besar pahalanya. Menikah adalah perbuatan baik, pahalanya insyaallah akan lebih besar pula sesuai informasi dari hadis.

HUBUNGAN SEKS DI LUAR NIKAH

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2020 11:27

Pagebluk: Adanya seperti Tiadanya

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Kamis, 10 September 2020 11:42

Pengalaman Melawan Covid-19

  R i s w a d i (Sekretaris Pengurus…

Jumat, 04 September 2020 14:02

Bu Tejo dan Kita

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Jumat, 04 September 2020 13:37

Milenial dan Gig Economy, Secercah Harapan Melawan Resesi Imbas Pandemi

Muhamad Fadhol Tamimy, SPsi Penulis Buku Sharing Mu Personal Branding…

Sabtu, 29 Agustus 2020 10:52

Alip Terhormat dengan Sederhana

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Jumat, 28 Agustus 2020 13:04

Membangun Budaya Merdeka Menuju Indonesia Bahagia

Kristoforus Gustian,  Kepala SMA Katolik Santo Fransiskus Assisi Samarinda  …

Jumat, 28 Agustus 2020 11:31

Kekuatan Keluarga di Masa Pandemi

Maradona Sirajuddin, SPd MPd Dosen Universitas Mulawarman   Banyak yang…

Rabu, 19 Agustus 2020 11:06

Indonesia Sudah 75 Tahun Merdeka, Ah Masa Iya?

Oleh: Abd. Kadir Sambolangi, S.S., M.A. Kepala Subbagian Komunikasi Pimpinan…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:41

Syukur Merdeka

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Selasa, 28 Juli 2020 12:06

Menyoal Sampah Plastik di Tengah Pandemi

Oleh: Muhammad Wahdini Pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Setidaknya sampai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers